Paket Liburan Bali

Sewa Mobil -Driver -Tour di Bali

Promo Liburan ke Bali

Hasil liga inggris pekan ke-7 - 26 september 2009, Chelsea tumbang,MU dan Liverpool menang

MU pimpin klasemen setelah chelsea tersingkir di tangan wigan..
liverpool mengintip di tempat ketiga..

Fulham 0 - 1 Arsenal
Robin van Persie (52)

Blackburn Rovers 2 - 1 Aston Villa
David Dunn (88) Gabriel Agbonlahor (3)
Christopher Samba (24)

Wigan Athletic 5 - 2 Chelsea
Hugo Rodallega (53) Didier Drogba (47)
Hugo Rodallega (53) Didier Drogba (47)
Paul Scharner (90)
Titus Bramble (16)
Titus Bramble (16)

Stoke 0 - 2 Manchester United
Dimitar Berbatov (62)
John O'Shea (77)

Liverpool 6 - 1 Hull
Steven Gerrard (61) Marcio Geovanni (15)
Fernando Torres (47)
Fernando Torres (28)
Fernando Torres (12)
Ryan Babel (90)
Ryan Babel (88)

Birmingham City 1 - 2 Bolton Wanderers
Kevin Phillips (84) Tamir Cohen (10)
Chung-yong Lee (86)

Tottenham Hotspur 5 - 0 Burnley
Robbie Keane (87)
Robbie Keane (77)
Robbie Keane (74)
Robbie Keane (18)
Jermain Jenas (33)

Portsmouth 0 - 1 Everton
Louis Saha (42)


MU KE PUNCAK

Manchester United untuk pertama kalinya di musim ini menduduki tampuk klasemen sementara Liga Inggris setelah anak-anak Old Trafford mengalahkan Stoke City 2-0 di Britannia Stadium, Sabtu (26/9/2009) malam WIB.

Puncak klasemen direbut MU juga dikarenakan Chelsea di saat bersamaan menyerah 1-3 dari tuan rumah Wigan Athletic. Itulah kekalahan pertama The Blues setelah memenangi enam pertandingan pertamanya di era manajer Carlo Ancelotti.

Kedua tim sama-sama memiliki 18 poin dari jumlah pertandingan yang sama, namun MU unggul sedikit dalam selisih gol. 'Setan Merah' memasukkan 17 gol dan kemasukan enam, sedangkan Chelsea mencetak 16 gol dan kebobolan enam.

Dimitar Berbatov menjadi pembuka jalan untuk kemenangan MU atas Stoke. Gol dari kaki striker Bulgaria itu mengakhiri deadlock selama satu jam.

Di menit 62 Darren Fletcher mengirim umpan terobosan ke sisi kiri kotak penalti Stoke, mengarahkannya pada Ryan Giggs. Begitu menerima bola, winger veteran itu langsung mengoper ke tengah dan Berbatov dengan mudah menceploskannya ke gawang Thomas Sorensen, walaupun diapit dua bek lawan.

Gol tersebut membuat MU tampak lebih tenang dalam melanjutkan dominasi permainan dan serangannya. Hasilnya, di menit 77 skuad Sir Alex Ferguson berhasil menambah gol dari sebuah set piece.

Dari tendangan bebas Giggs di sektor kiri pertahanan Stoke, John O'Shea berhasil menyundul bola dan menggetarkan jala Sorensen. Bek asal Republik Irlandia itu mengubah skor menjadi 2-0, sekaligus mencetak gol pertamanya dalam dua setengah tahun.

Susunan pemain
Stoke City: Thomas Sorensen, Abdoulaye Faye, Ryan Shawcross, Danny Collins, Robert Huth, Dean Whitehead (James Beattie 72), Glenn Whelan, Rory Delap, Liam Lawrence (Danny Pugh 86), Dave Kitson (Tuncay Sanli 72), Matthew Etherington

Man Utd: Ben Foster, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, John O'Shea, Paul Scholes (Michael Carrick 81), Darren Fletcher, Nani (Ryan Giggs 56), Antonio Valencia, Wayne Rooney (Michael Owen 80), Dimitar Berbatov


CHELSEA KALAH
Wigan - Catatan raihan poin sempurna yang ditorehkan Chelsea sejak awal musim terhenti sudah. Diwarnai dengan diusirnya, Peter Cech, The Blues menyerah dari tuan rumah Wigan 1-3.

Hasil ini membuat posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris yang dalam beberapa pekan terakhir dimiliki Chelsea berpindah ke Manchester United yang di saat bersamaan menekuk Stoke City 2-0. 'Si Biru' melorot ke posisi dua karena kalah selisih gol.

Dalam pertandingan di DW Stadium, Sabtu (26/9/09) Chelsea tertinggal lebih dulu melalui gol Titus Bramble di menit 16. Skor bertahan sampai turun minum.

Chelsea berhasil mencetak gol penyeimbang di menit 47 melalui aksi Drogba yang berhasil menyelesaikan umpan mendatar dari Florent Malouda.

Namun lima menit berselang pendukung tuan rumah kembali bersorak riang setelah wasit Philip Dowd menghadiahi tuan rumah tendangan penalti. Dalam insiden itu Peter Cech dikeluarkan karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Rodallega.

Rodallega yang bertindak sebagai eksekutor tanpa kesulitan menaklukkan Henrique Hilario yang masuk menggantikan Malouda.

Namun penderitaan Chelsea rupanya belum berakhir. Paul Scharner sukses menambah angka bagi Wigan di menit 90 untuk mengunci kemenangan tuan rumah menjadi 3-1. Hasil ini bertahan sampai pertandingan berakhir.


Susunan pemain

Wigan: Kirkland, Melchiot, Boyce, Bramble, Figueroa, Thomas, Rodallega, Diame, N'Zogbia, Scharner, Scotland (King '85)

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Essien, Mikel (Belleti 45') , Malouda (Hilario '52), Lampard, Drogba, Anelka,


TORRES HATTRICK
Liverpool sukses membenamkan Hull City dengan skor telak 6-1, Sabtu(26/9/2009) malam WIB. Tiga gol Fernando Torres mewarnai pesta gol The Reds itu.

Dalam laga yang dihelat di Anfield, Torres mencetak gol-golnya tersebut pada menit 12, 28 dan 47. Hat-trick Torres itu membawa dirinya untuk sementara memimpin daftar topskorer Liga Inggris dengan total delapan gol.

Tiga gol Liverpool lainnya diciptakan oleh Steven Gerrard dan dua gol borongan Ryan Babel. Gol hiburan bagi Hull City dilesakkan Geovanni.

Dengan hasil ini, 'Si Merah' untuk sementara tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 15 poin dari tujuh laga. The Tigers terpuruk di urutan ke-19 dengan empat poin.

Jalannya pertandingan

Dua menit laga berjalan, Torres sudah dapat peluang meneruskan umpan terobosan Gerrard. Tapi, kiper Hull, Myhill, bergerak lebih cepat untuk mengamankan bola.

Torres membuka keunggulan timnya pada menit ke-12. Diawali crossing datar Albert Riera dari sisi kiri, bola pun diterima Torres. Dengan sekali kontrol, Torres dengan kaki kirinya menempatkan bola di tiang jauh gawang Hull.

Tiga menit berselang, Hull menyamakan kedudukan. Adalah Geovanni yang menjebol gawang Pepe Reina memanfaatkan bol hasil umpan sundulan Jan Venegoor of Hesselink di dalam kotak penalti yang gagal disapu dengan baik oleh Martin Skrtel.

Lucas pada menit ke-22 berkesempatan untuk mencetak gol. Namun tendangannya memaksimalkan umpan Insua masih terlalu lemah dan mudah ditangkap Myhill.

Liverpool kembali unggul pada menit ke-28, lagi-lagi melalui Torres. Setelah mendapat umpan Benayoun, Torres pun mengecoh tiga pemain Hull untuk kemudian dengan sontekan kaki kanannya menceploskan bola.

Di menit ke-40 Kuyt berpeluang untuk membawa Liverpool menjauh, namun sepakannya dari jarak dekat masih mengarah tepat ke pelukan Myhill. Skor 2-1 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Torres menciptakan hat-trick pertamanya musim ini ketika babak kedua baru berusia dua menit. Lolos dari jebakan offside, ia berlari ke arah kotak penalti Hull. Setelah menipu seorang bek lawan, pemain berjulukan 'El Nino' ini melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya untuk merobek jala Myhill.

Di menit ke-57 Torres nyaris mencetak gol keempatnya andai saja sundulannya di dalam kotak penalti tak melayang di atas mistar gawang Hull.

Di menit ke-60, Gerrard memaksa Myhill memungut bola untuk keempat kalinya dalam laga ini. Sebuah tendangan melengkung dari sisi kanan pertahanan Hull merangsek masuk ke pojok kiri atas gawang Myhill.

Andriy Voronin gagal melesakkan gol pada menit ke-79 setelah tendangannya di dalam kotak penalti masih tak menemui sasaran. Begitu pun Riera tiga menit kemudian setelah tendangan kaki kiri melengkungnya masih melebar dari gawang Hull.

Glen Johnson pada menit ke-86 masih gagal menambah gol bagi Liverpool setelah tendangannya di dalam kotak penalti masih berada di menyamping.

Gol kelima pun hadir tiga menit jelang laga usai lewat Babel. Meneruskan umpan Kuyt dari sayap kiri, dengan sontekan kaki kanannya dengan mudah Babel menempatkan bola ke jala Myhill.

Di masa injury time, Liverpool menggenapkan kemenangannya jadi 6-1. Tendangan keras Riera di dalam kotak penalti membentur badan Babel dan Myhill yang berusaha menepis bola tak mampu mencegahnya.

Susunan pemain:

Liverpool: Reina, Insua, Carragher, Skrtel, Johnson, Leiva, Gerrard (Mascherano 73'), Benayoun (Voronin 76'), Riera, Kuyt, Torres (Babel 67').

Hull: Myhill, McShane, Sonko, Cooper, Dawson, Geovanni (Altidore 82'), Boateng, Kilbane (Marney 66'), Hunt, Hesselink (Cousin 63'), Ghilas


POMPEY MASIH MEMBLE
Sudah tujuh pertandingan dilakoni, belum satu poin pun diraih Portsmouth. Di laga terakhirnya, Sabtu (26/9/2009) malam WIB, anak-anak Pompey ditundukkan Everton 0-1 di kandang sendiri.

Portsmouth kehilangan angka lagi oleh gol tunggal Louis Saha tiga menit menjelang turun minum. Striker Prancis itu menaklukkan kiper David James lewat tendangan datar yang membungkam publik Fratton Park.

Perjuangan Portsmouth untuk menyamakan kedudukan selalu kandas di penyelesaian akhir. Yang paling dramatis adalah ketika sundulan keras Hassan Yebda di menit-menit terakhir masih bisa dihalau oleh seorang pemain Everton dari garis gawang.

Kekalahan ini membuat Pompey "setia" di dasar klasemen sementara. Dalam kondisi ini biasanya manajer akan dalam tekanan. Paul Hart, yang sudah memimpin Portsmouth sejak 9 Februari 2009, harus bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki performa tim asuhannya, jika tak ingin posisinya diutak-atik lagi oleh sang pemilik klub, Sulaiman Al Fahim.

Sementara itu Everton memetik kemenangan tandang pertamanya di musim ini setelah dua yang pertama selalu kalah. Skuad arahan David Moyes ini telah mengantongi sembilan angka dari enam pertandingan.

Susunan pemain
Portsmouth: David James, Marc Wilson, Younes Kaboul, Aaron Mokoena (Hassan Yebda 73), Tal Ben-Haim, Anthony Vanden Borre, Kevin-Prince Boateng, Jamie O'Hara, Michael Brown (Nwankwo Kanu 82), Tommy Smith (Danny Webber 90), Aruna Dindane

Everton: Tim Howard, Sylvain Distin, Joseph Yobo, Leighton Baines, Johnny Heitinga, Marouane Fellaini, Tim Cahill, Jack Rodwell, Steven Pienaar (Diniyar Bilyaletdinov 60), Leon Osman (Tony Hibbert 75), Louis Saha (Jo 90)

Hasil seri a pekan ke 4 , Juve,inter,milan,roma menang..H

HNapoli 0 - 0 Udinese
Juventus 2 - 0 Livorno
Cagliari 1 - 2 Internazionale
Chievo Verona 3 - 1 Genoa
Sampdoria 4 - 1 Siena
Bari 4 - 1 Atalanta
Catania 1 - 1 Lazio
AC Milan 1 - 0 Bologna
Parma 1 - 0 Palermo
AS Roma 3 - 1 Fiorentina

MILAN ATASI BOLOGNA
AC Milan menang atas Bologna 1-0 lewat gol tunggal Clarence Seedorf. Sementara Sampdoria memimpin klasemen Seri A setelah mengalahkan Siena 4-1.

Pada laga di San Siro, Minggu (20/9/2009), Milan mampu mengamankan tiga poin. Pelatih Leonardo patut berterima kasih kepada Seedorf yang mencetak gol kemenangan di menit ke-75.

Hasil tersebut membuat I Rossoneri berada di posisi kedelapan dengan mengumpulkan tujuh poin. Sementara pimpinan klasemen Seri A sementara diambil alih oleh Sampdoria.

Il Samp baru saja memetik kemenangan besar 4-1 atas Siena di Stadio Ferraris. Marco Padalino menyumbangkan dua gol dan gol lainnya dicetak oleh Angelo Palombo dan Daniele Mannini.

Kini Sampdoria mengumpulkan 12 poin atau sama dengan Juventus. Namun Il Samp unggul dalam selisih gol dari skuad besutan Ciro Ferrara sehingga mereka berhak memimpin klasemen.

Sementara Genoa tetap berada di posisi keempat setelah dikalahkan Chievo 1-3. Sedangkan Lazio hanya meraih satu poin setelah ditahan seri 1-1 oleh tuan rumah Catania


JUVE PIMPIN KLASEMEN

Juventus masih memperpanjang rekor 100 persen kemenangannya. Kemenangan 2-0 atas Livorno membuat Bianconeri belum terkalahkan di musim ini.

Dua gol Juve dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Vincenzo Iaquinta dan Claudio Marchisio. Hasil itu membuat skuad besutan Ciro Ferrara memimpin klasemen dengan 12 poin.

Pada laga di Olimpico, Turin, Minggu (20/9/2009) dinihari WIB, Livorno punya peluang lebih dulu. Namun Francesco Tavano gagal memanfaatkan peluangnya sebelum digagalkan Buffon.

Setelah itu Juve mulai balik menekan. Mauro German Camoranesi mencoba mengancam gawang Livorno namun masih gagal setelah tendangannya masih melebar.

Meski demikian, Camoranesi berperan penting tercipta gol pertama bagi Juve. Ia melepaskan crossing kotak penalti sehingga disambut oleh Iaquinta dengan sundulan di menit ke-8.

Tertinggal 0-1 membuat Livorno mencoba bangkit namun Buffon mampu menggagalkan usaha Antonio Candreva. Sementara usaha David Trezeguet menekan gawang Livorno masih melebar.

Juve justru semakin unggul atas tamunya ini. Claudio Marchisio membuat Juve unggul 2-0 setelah menyelesaikan dengan baik umpan passing Camoranesi di menit ke-30.

Livorno masih mencoba memberikan perlawanan. Namun Buffon masih terlalu tangguh di bawah mistar gawang setelah menggagalkan peluang Cristiano Lucarelli dan juga Francesco Tavano.

Sementara Trezeguet gagal memperbesar kemenangan La Vecchia Signora setelah tendangan tertahan tiang gawang. Satu lagi peluang striker Prancis ini berada di atas mistar gawang.

Livorno masih sempat memberikan tekanan. Namun skor 2-0 bagi kemenangan Juve tetap tidak tergoyahkan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Sementara di pertandingan lainnya Napoli dan Udinese bermain imbang tanpa gol.

Susunan Pemain :

Juventus: Buffon; Grygera, Grosso, Chiellini, Legrottaglie; Poulsen, Camoranesi (Marrone 72), Marchisio; Giovinco (De Ceglie 60); Trezeguet (Amauri 80), Iaquinta

Livorno: De Lucia; Miglionico, Diniz, Pieri, Moro; Mozart (A Filippini 46), Raimondi, Pulzetti; Candreva; Lucarelli (Danilevicius 62), Tavano (Cellerino 69)


INTER MENANG, MAURINHO KARTU MERAH
Diego Milito mencetak dua gol saat membawa Inter Milan mengatasi Cagliari 2-1. Namun pelatih Jose Mourinho mendapat kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Inter mendapatkan perlawanan ketat saat bertandang ke Stadio Sant'Elia, Minggu (20/9/2009). I Nerazzurri tertinggal lebih dulu setelah Cagliari mendapatkan hadiah penalti.

Wasit menunjuk titik putih setelah Douglas Maicon dinyatakan melakukan pelanggaran kepada Matri di menit ke-16. Jeda yang menjadi eksekutor akhirnya melakukan tugasnya dengan baik.

Inter sempat kesulitan menghadapi tuan rumah di babak pertama. Mourinho akhirnya melakukan pergantian di babak kedua guna mempertajam serangan skuadnya.

Hasilnya cukup mumpuni. Di menit ke-51, Milito berhasil menyamakan kedudukan setelah melakukan penyelesaian yang baik setelah menggiring bola ke kotak penalti.

Empat menit kemudian, Milito membuat Inter balik memimpin menjadi 2-1. Dia berhasil lolos dari jebakan off isde sebelum mencukil bola dari sudut sempit ke dalam gawang lawang.

Namun kemenangan Inter sedikit terganggu. Pelatih Mourinho mendapatkan kartu kuning kedua karena memprotes wasit setelah Mario Balotelli dijatuhkan pemain lawan.

Hasil 2-1 bagi kemenangan Inter tetap tak berubah hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut membuat Inter berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 10 poin.

Susunan Pemain :

Cagliari: Marchetti; Marzoratti, Astori, Canini, Agostini; Biondini (Lazzari 67), Conti, Dessena; Cossu (Larrivey 92), Jeda; Matri (Nene' 76)

Inter: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Lucio, Santon (Balotelli 46); Zanetti, Cambiasso (Thiago Motta 46) (Chivu 65), Stankovic; Sneijder; Milito, Eto'o


TOTTI INSPIRASI ROMA
- AS Roma sukses menaklukkan Fiorentina 3-1. Sang kapten Francecso Totti menjadi inspirasi kemenangan Il Lupi dengan mencetak dua gol dan satu asists.

Kemenangan ini membuat posisi Roma mulai merangkak naik ke peringkat ke-11 dengan enam poin. Ini juga adalah kemenangan kedua Roma di tangan pelatih barunya, Claudio Ranieri.

Pada laga di Olimpico, Senin (21/9/2009)dinihari, Totti mencetak gol pembuka di menit ke-27. Gol itu dicetak dari titik penalti setelah Mirko Vucinic dijatuhkan pemain lawan.

Tak beberapa lama kemudian, Totti berhasil mencetak gol dari jarak lima meter. Namun gol tersebut dianulir karena wasit melihat Il Capitano Roma ini lebih dulu off side.

Meski demikian, gol Totti di menit ke-32 tidak terbantahkan lagi. Totti yang tidak terjaga di kotak penalti sukses melepaskan tendangan keras ke dalam gawang Fiorentina.

Pada menit ke-41, Daniele De Rossi memperbesar kemenangan Roma menjadi 3-0. De Rossi sukses menyelesaikan umpan crossing cantik yang dilepaskan oleh Totti dengan sundulannya.

Sementara Fiorentina sempat memberikan perlawanan di akhir pertandingan. Pada menit ke-84, Alberto Gilardino mencetak gol ke gawang Roma setelah Perrotta gagal membuang bola liar.

Susunan Pemain :

Roma: Julio Sergio; Cassetti, Burdisso, Juan (Mexes 76), Riise; Taddei, De Rossi, Pizarro (Faty 69), Perrotta; Totti, Vucinic (Okaka 58)

Fiorentina: Frey; Comotto, Gamberini, Dainelli, Pasqual; Zanetti, Montolivo (Donadel 68); Santana (Jorgensen 61), Mutu (Jovetic 61), Marchionni; Gilardino


Hasil liga inggris 20 september 2009- Liverpool dan Arsenal Menang


Thomas Vermaelen terus mencatat performa gemilang bersama arsenal..dia mencetak 2 gol melawan Wigan, sementara torres berhasil mencetak 2 gol untuk liverpool..OWEN memenangkan MU di derby Manchester..Sedangkan Chelsea Terus Melaju

Chelsea 3 -0 Tottenham Hotspur

Wolverhampton - - - Fulham

Manchester United 4 - 3 Manchester City


West Ham United 2 - 3 Liverpool
Carlton Cole (45) Fernando Torres (75)
Alessandro Diamanti (29) Fernando Torres (20)
Dirk Kuyt (41)

Hull 0 - 1 Birmingham City
Gary O'Connor (75)

Bolton Wanderers 1 - 1 Stoke
Matthew Taylor (89) Dave Kitson (53)

Arsenal 4 - 0 Wigan Athletic
Cesc Fabregas (90)
Thomas Vermaelen (49)
Thomas Vermaelen (25)
Emmanuel Eboue (59)

Everton 0 - 0 Blackburn Rovers
Villa Park
Aston Villa 2 - 0 Portsmouth
Gabriel Agbonlahor (43)
James Milner (34)

Burnley 3 - 1 Sunderland
Graham Alexander (13) Darren Bent (39)
David Nugent (86)
David Nugent (67)

Arsenal memetik kemenangan besar setelah memukul Wigan Athletic 4-0. Pada pertandingan tersebut Thomas Vermaelen menyumbangkan dua gol bagi The Gunners.

Arsenal mencoba bangkit setelah dipekan sebelumnya dikalahkan oleh Manchester City. Tampil di depan para pendukungnya The Gunners sukses menang empat gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut tentu saja mendongkrak posisi Arsenal ke peringkat keenam dengan sembilan poin. Sedangkan Wigan berada di posisi ke-13 dengan enam poin.

Pada pertandingan di stadion Emirates, Sabtu (19/9/2009), The Gunners langsung menekan. Sebuah peluang Robin Van Persie dan juga Eduardo masih belum juga tepat pada sasaran.

Sementara Emmanuel Eboue mendapatkan kartu kuning di menit ke-22. Ia mencoba memegang bola di kotak penalti saat mencoba menjangkau umpan silang Eduardo.

Namun, para suporter The Gunners akhirnya bisa bersorak. Pada menit ke-25, Vermaelen akhirnya sukses menjebol gawang Wigan lewat sundulannya memanfaatkan sebuah sepak pojok.

Arsenal masih banyak menghadirkan serangan lewat Van Persie dan Eduardo ke gawang Wigan di babak pertama. Namun sampai turun minum kedudukan tetap tak berubah 1-0 bagi Arsenal.

Babak kedua, The Gunners kembali menekan. Serangan-serangan yang dibangun oleh skuad besutan Arsene Wenger akhirnya membuahkan hasil di menit ke-49.

Vermaelen kembali menjebol gawang Wigan. Bek internasional Belgia ini dengan baik melepaskan tendangan melambung kaki kirinya setelah mendapatkan umpan dari Eboue di menit ke-49.

Pada menit ke-59 The Gunners sudah unggul 3-0. Gol ini dicetak Eduardo lewat tendangan keras kaki kanannya setelah usaha pertamanya lewat tendangan kaki kirinya mengenai tiang.

Menjelang akhir pertandingan Arsenal unggul 4-0. Gol tersebut dicetak oleh Cesc Fabregas setelah dia meneruskan umpan Nicklas Bendtner di depan gawang Wigan.

Pada pertandingan lainnya, Aston Villa juga sukses meraih poin penuh usai mengatasi Portsmouth 2-0. Gol Villa dicetak oleh James Milner dari titik penalti dan Gabriel Agbonlahor.

Susunan pemain:

Arsenal: Mannone, Sagna, Vermaelen, Gallas, Clichy, Eboue (Rosicky 73), Diaby (Ramsey 66), Fabregas, Song Billong, Eduardo (Bendtner 73), Van Persie.

Wigan: Kirkland, Boyce, Bramble, Melchiot, Figueroa, Thomas, Koumas (Scharner 57), N'Zogbia, Gomez (Scotland 57), Diame, Rodallega (Sinclair 87)



LIVERPOOL PETIK POIN PENUH
Liverpool akhirnya mengatasi West Ham United 3-2. Fernando Torres menjadi bintang kemenangan The Reds setelah mencetak dua gol ke gawang lawan.

The Reds harus bersusah payah mengatasi West Ham. Setelah West Ham sempat menahan mereka 2-2 di babak pertama akhirnya gol Torres membuat skuad besutan Rafael Benitez memenangi laga ini.

Kemenangan tersebut membuat Liverpool sementara berada di posisi ketiga klasemen LIga Inggris dengan 12 poin. Sedangkan The Hammer berada di posisi ke-14 dengan empat poin.

Pada pertandingan di Upton Park, Sabtu (19/9/2009) West Ham United langsung menekan. Sebuah peluang dimiliki Zavon Hines namun sepakannya mengenai tiang sebelum diamankan oleh Pepe Reina.

Namun, The Kop mencoba bangkit. Sebuah serangan dibangun Insua dan peluang dimiliki Yossi Benayoun. Namun tendangannya terlalu lemah sehingga dapat diamankan kiper Robert Green.

Sementara tercatat dua peluang yang dimiliki oleh Torres masih melebar. Meski demikian striker internasional Spanyol ini akhirnya mampu juga menjebol gawang West Ham di menit ke-20.

Ia membawa bola dari sayap kiri menusuk ke kotak penalti. Meski sempat dibayang-bayangi pemain lawan namun Torres mampu menjebol gawang West Ham leat tendangan kaki kanannya.

Namun pada menit ke-28 West Ham mendapatkan hadiah penalti. Wasit menyatakan Jamie Carragher melakukan pelanggaran kepada Hines di kotak penalti dan memberikannya kartu kuning.

Sementara Alessandro Diamanti yang menjadi eksekutor akhirnya melakukan tugasnya dengan baik. Sementara Reina terkecoh sehingga bola mulus menembus gawangnya dan skor menjadi 1-1.

Namun Dirk Kuyt membuat Liverpool unggul 2-1 di menit ke-41. Ia menjebol gawang Green setelah meneruskan bola di depan gawang hasil sundulan Steven Gerrard yang menyambut sebuah sepak pojok.

Meski demikian West Ham dapat menyamakan kedudukan. Adalah Carlton Cole yang sukses menaklukkan Reina lewat sundulannya setelah menyambut sepak pojok di akhir babak pertama.

Di babak kedua, pertandingan berlangsung cukup alot. Kedua tim sama sama mencoba saling menyerang. Namun Liverpool akhirnya yang mampu kembali memimpin di menit di menit ke-75.

Torres kembali menjebol gawang West Ham. Ia memanfaatkan sebuah crossing Ryan Babel sebelum menyambutnya dengan sundulan kerasnya ke kiri bawah gawang West Ham.

Pertandingan masih tetap berjalan ketat. Namun hingga akhir pertandingan tak ada gol lagi yang masuk ke dalam gawang dan skor 3-2 bagi Liverpool bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain :

West Ham: Green, Upson (Gabbidon 25), Ilunga, Tomkins, Parker, Noble, Faubert, Behrami (Kovac 27), Cole, Alessandro Diamanti (Dyer 65), Hines

Liverpool: Reina, Johnson, Insua, Carragher, Skrtel, Gerrard, Benayoun (Aurelio 85), Mascherano, Lucas, Torres (Riera 90+2), Kuyt (Babel 60)

CHELSEA SUKSES

Chelsea akhirnya menang telak 3-0 atas Tottenham Hostpur. Kemenangan tersebut membuat The Blues tetap kokoh di puncak klasemen Premier League.

Chelsea masih membuktikan bahwa mereka masih tetap perkasa dari Spurs. Tiga gol Chelsea di laga ini masing-masing dicetak oleh Ashley Cole, Michael Ballack dan Didier Drogba.

Hasil ini membuat The Blues masih memimpin klasemen dengan meraih 18 poin atau unggul tiga poin dari Manchester United. Sementara Spurs berada di posisi keempat dengan 12 poin.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2009), Chelsea membuka peluang untuk meraih poin penuh. Hingga turun minum skuad besutan Carlo Ancelotti ini masih memimpin 1-0.

Gol tersebut terjadi di menit ke-32. Cole dengan baik menjebol gawang Spurs dengan sundulannya setelah menyambut crossing rendah dari Didier Drogba.

Meskipun sering melakukan serangan namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum. The Blues baru menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Michael Ballack di menit ke-58

Berawal dari usaha Drogba melepaskan tendangan namun digagalkan oleh Cudicini. Bola lepas disambut Frank Lampard dan diteruskan ke Ballack sebelum diselesaikan menjadi gol.

Pertandingan tersebut sempat terhenti beberapa menit setelah Sebastien Bassong terjatuh setelah berbenturan dengan Anelka. Ia akhirnya mendapatkan perawatan medis dan ditarik keluar.

Sementara di kubu Chelsea, Drogba harus ditandu keluar. Striker Chelsea ini merasa sakit pada kakinya saat melepaskan tendangan ke gawang Spurs saat mendapatkan umpan dari Anelka.

Chelsea masih terus melancarkan serangan. Sebuah peluang Salomon Kalou masih mengenai tiang gawang sebelum membentur tubuh Cudicini di saat pertandingan memasuki menit ke-88.

Di akhir pertandingan Peter Croch yang masuk menjadi pemain pengganti sempat menjebol gawang Cech. Namun gol itu dianulir karena wasit menganggapnya telah lebih dulu off side.

Susunan Pemain:

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack (Mikel Obi 63), Essien, Lampard, Malouda, Anelka (Borini 90), Drogba (Kalou 85).

Tottenham: Cudicini, Corluka, King (Hutton 48), Bassong(Kranjcar 82), Assou-Ekotto, Lennon, Jenas, Huddlestone, Palacios, Defoe (Crouch 67), Keane.


MU MENANGI DERBY
Manchester United akhirnya memenangi laga seru derby Manchester. Gol Michael Owen di akhir pertandingan membawa MU menaklukkan Manchester City 4-3.

MU harus bekerja keras untuk meraih poin penuh setelah mendapatkan perlawanan ketat dari City. Namun The Red Devils akhirnya keluar sebagai pemenang setelah terjadi tujuh gol di Old Trafford.

Owen menjadi pahlawan kemenangan bagi MU setelah Darren Fletcher mencetak dua gol dan satu gol lagi dari Wayne Rooney. Sedangkan di kubu City dua gol disumbangkan oleh Craig Bellamy dan satu gol dari Gareth Barry.

Kemenangan dalam derby Manchester tersebut membuat MU sementara berada di puncak klasemen Premier League dengan mengumpulkan 15 poin. Sedangkan City yang sebelumnya belum pernah kalah, berada di posisi kelima dengan 12 poin.

Pada laga di Old Trafford, Minggu (20/9/2009), MU sudah unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan dua menit. Rooney dengan tenang menceploskan bola ke gawang City setelah mendapatkan umpan dari Patrice Evra.

Sedangkan di menit ke-13, Dimitar Berbatov mencoba melepaskan tendangan lambungnya dari luar kotak penalti. Namun usaha striker internasional Bulgaria ini masih melambung di atas mistar gawang.

Pada menit ke-16, Gareth Barry menyamakan kedudukan. Berawal dari Tevez mendapat bola dari Ben Foster di sisi kanan kotak penalti. Bola diumpan ke Gareth Barry dan diteruskan gawang MU yang sudah tanpa kiper.

Sementara Rio Ferdinand tampaknya tidak menyadari datang Tevez yang mencoba merebut bola dari Foster. Sementara Nemanja Vidic yang ada di depan gawang gagal menjangkau bola yang dilepaskan oleh Barry.

Para pemain MU tampak kesulitan untuk melakukan serangan di kotak penalti lawan. Para pemain City cukup disiplin mengamankan pertahanannya. Sementara Tevez dan Craig Bellamy terus mencoba menggedor pertahanan MU.

Pada menit ke-37, sebuah usaha dilakukan oleh Ryan Giggs lewat tendangan bebasnya ke kotak penalti City. Namun Berbatov belum dapat memanfaatkan kesemptan itu sundulannya masih berada di atas mistar gawang.

Sebuah peluang emas di miliki oleh Tevez di menit ke-44 setelah mendapatkan bola ke di depan gawang. Namun mantan pemain MU ini masih kurang beruntung setelah bola hasil sepakannya tertahan tiang gawang.

Menjelang akhir pertandingan City masih menekan namun sepakan Lescott setelah mendapatkan bola pantul dari hasil tendangan bebas, masih melambung di atas gawang MU. Skor tetap tak berubah 1-1

Di awal babak kedua, MU kembali memimpin. Darren Fletcher berhasil menjebol gawang City lewat sundulannya setelah memanfaatkan crossing Giggs di menit 49. Fans MU di Old Trafford bersorak menyambut gol itu

MU terus menekan sebuah usaha Giggs lewat tendangannya masih dapat digagalkan Given dengan tangannya. Namun City mampu melakukan serangan cepat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-52.

Setelah mendapatkan umpan dari Tevez, Bellamy mencoba menekan dari sisi kiri luar kotak dan akhirnya melepaskan tendangan lambung ke gawang MU. Sedangkan Fosters sudah tak kuasa untuk menjangkaunya.

Serangan-serangan masih terus diusahankan oleh para pemain MU. Sebuah sepakan Park Ji Sung masih meleset dari target, sedangkan sundulan keras Berbatov hasil sepak pojok masih dapat dibendung Given.

Pada menit ke-68, kembali sundulan Berbatov masih dapat digagalkan kiper City. Given pantas mendapatkan acungan jempol kini tendangan Giggs yang berhasil digagalkannya dan hanya menjadi sepak pojok.

Di menit ke-77, Alex Ferguson menggantikan Berbatov dengan Michael Owen. MU akhirnya unggul 3-2 dan Fletcher kembali mencetak gol lewat sundulannya setelah menyambut tendangan bebas Giggs.

Anderson sempat mengancam gawang City. Namun City kembali menyamakan kedudukan setelah Bellamy menjebol gawang MU. Ia dengan cepat membawa bola tersebut ke kotak penalti dan melepaskannya dari sudut sempit.

Gol tersebut berawal dari blunder yang dilakukan oleh Ferdinand yang mencoba mencukil bola melewati Bellamy. Namun bola malah didapat oleh Bellamy dan dengan cepat pemain tersebut menusuk ke pertahanan MU.

Luar biasa, Owen akhirnya menjadi pahlawan bagi MU. Setelah mendapatkan bola dari Giggs, Owen yang masuk sebagai pemain pengganti, dengan cepat menceploskan bola menaklukkan Given di saat waktu sudah memasuki injury time.

Susunan pemain:

MU: Foster, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Park (Valencia 62), Anderson (Carrick 90), Fletcher, Giggs, Berbatov (Owen 77), Rooney

City: Given, Richards, Lescott, Toure, Bridge, Wright-Phillips, Barry, De Jong (Petrov 83), Ireland, Bellamy, Tevez


Jadwal dan Prediksi Liga Itaia 2009/2010 - Milan siap bangkit lagi, kalahkan Bologna

JADWAL LIGA ITALIA
Senin, 21/09/2009
Stadio Olimpico
AS Roma - - - Fiorentina


Minggu, 20/09/2009
Stadio Angelo Massimino
Catania - - - Lazio
San Siro
AC Milan - - - Bologna
Stadio San Elia
Cagliari - - - Inter
Stadio Marc Antonio Bentegodi
Chievo - - - Genoa
Stadio Luigi Ferraris
Sampdoria - - - Siena
San Nicola
Bari - - - Atalanta
Stadio Ennio Tardini
Parma - - - Palermo
Stadio Olimpico Grande Torino
Juventus - - - Livorno


Sabtu, 19/09/2009
San Paolo
Napoli - - - Udinese

JUVE VS LIVORNO
Akhir pekan ini, Juventus akan terjun ke Seri A dengan kondisi pincang usai sejumlah pemain absen akibat cedera. Namun, allenatore Ciro Ferrara tidak khawatir dengan keadaan yang tengah menimpa pasukannya.

Juventus akan menjamu tim papan bawah Livorno dalam laga lanjutan Seri A, Minggu (20/9/2009) dinihari WIB. Sang tamu merupakan lawan yang selalu ditaklukkan Bianconeri dalam empat perjumpaan terakhir.

Dalam dua perjamuan terakhir, Juve menang masing-masing dengan skor 3-0 dan 5-1.

Itu artinya Livorno di atas kertas merupakan lawan yang bisa ditaklukkan La Vecchia Signora. Namun, jalan untuk mewujudkan ambisi itu cukup terjal.

Pasalnya, Juve akan melakoni laga ini dengan kondisi pincang. Di antara pemain yang absen terdapat Diego yang menjadi nyawa permainan tim Zebra sejauh ini. Tanpa Diego, Juve ditahan Bordeaux 1-1 di Liga Champions tengah pekan lalu.

"Saya tidak khawatir dengan cedera yang melanda kami. Kondisi ini saya ambil aspek positifnya. Para pemain cadangan selalu siap ketika mereka diperlukan," tukas Ferrara seperti dilansir dari ESPNSTAR.com.

"Saya berharap kami bisa tampil lebih garang dan tidak mempedulikan posisi Livorno di klasemen sementara saat ini," lanjut pelatih Juve sejak akhir musim lalu itu.

Dalam kondisi pincang, Ferrara mengingatkan pasukannya bahwa poin penuh merupakan wajib hukumnya. "Kami tak boleh kehilangan poin. Sebab, musim lalu kami sering sekali mengalami hal ini," tuntasnya


MILAN VS BOLOGNA
Sempat ciamik di awal musim, performa AC Milan melempem sesudahnya. Kini ketika Rossoneri sedang berada dalam kondisi mental yang tinggi, momentum bagus tak ingin mereka lewatkan.

Milan akan menjamu Bologna dalam lanjutan kompetisi Seri A pada Minggu (20/9/09) waktu setempat. Massimo Ambrosini dkk tentu membidik poin penuh guna memperbaiki peringkatnya di klasemen sementara yang terseok di urutan 10.

Dalam laga itu Milan akan mendapat suntikan moral berharga pasca sukses membekuk tuan rumah Marseille 2-1 di ajang Liga Champions pada tengah pekan ini.

Filippo Inzaghi, pemain yang memborong sepasang gol Diavolo Rosso di laga tersebut berharap timnya dapat melanjutkan momentum bagus dengan meraih kemenangan dari Bologna.

Ia tidak mau Milan kembali tampil angin-anginan seperti saat dihantam Inter Milan 0-4 dan ditahan imbang Livorno tanpa gol setelah membekuk Siena 2-1 di laga perdana.

"Sekarang yang kami butuhkan adalah kesinambungan. Milan harus dapat bertahan dari hari ke hari dan dapat berkembang, " tuturnya di Sportal.it

"Kami memulai dengan bagus kemudian kami mengalami langkah mundur di laga derby dan bermain tak cukup bagus di Leghorn. Sekarang kami telah pulih dan ingin tetap di jalur ini," sambungnya.

INTER VS GENOA
Lewat kerjasama apik dan permainan kolektif Genoa berhasil menundukkan Slavia Praha di Europa League. Ditambah hasil 100% di Seri A, Rossoblu mengklaim kalau mereka lebih baik dari Inter Milan.

Dua gol yang dilesakkan Albert Zapater dan Giuseppe Sculli di paruh pertama pertandingan memberi Genoa kemenangan 2-0 saat menjamu Praha dinihari tadi. Hasil tersebut melanjutkan tiga kemenangan yang mereka raih di tiga laga perdana Seri A dan mengantar Marco Rossi dkk memuncaki klasemen sementara Seri A.

Rangkaian hasil tersebut jelas membanggakan tim besutan Gian Piero Gasperini itu. Presiden Klub, Enrico Preziosi bahkan dengan pede-nya menyebut Genoa lebih baik dibanding sang peraih scudetto, Inter Milan.

"Kemarin saya berada di San Siro, dan buat saya mereke kehilangan kerjasama permainan seperti yang kami miliki saat ini. Sacara individual kami tak punya pemain berkelas yang fenomenal, tapi kami adalah tim yang sempurna," ungkap dia di FootballItalia.

Meski mengaku puas Preziosi memperingatkan skuadnya unruk tidak cepat terlena. Namun dia juga menolak anggapan yang menyebut kalau sukses yang didapat klubnya hanya kebetulan semata atau keberuntungan di awal musim.

"Pertandingan pertama berakhir bagus, tapi apa yang sudah kami dapat tak bisa dijadikan acuan saat ini. Kami butuh untuk terus bekerja keras. Saya ingin mengarisbawahi kalau hasil yang kami dapat saat ini bukan turun begitu saja dari langit. Itu adalah hasil kerja bertahun-tahun dan juga hasil pengorganisasian," pungkas dia.

Jadwal dan Prediksi Liga Inggris 2009/2010 : DERBY MANCHESTER panas

JADWAL PEKAN KE-6 LIGA INGGRIS 2009/2010

Selasa, 22/09/2009
Stamford Bridge
Chelsea - - - Tottenham Hotspur


Minggu, 20/09/2009
Goodison Park
Everton - - - Blackburn Rovers
Molineux Stadium
Wolverhampton - - - Fulham
Old Trafford
Manchester United - - - Manchester City


Sabtu, 19/09/2009
Upton Park
West Ham United - - - Liverpool
Reebok Stadium
Bolton Wanderers - - - Stoke
KC Stadium
Hull - - - Birmingham City
Villa Park
Aston Villa - - - Portsmouth
Emirates Stadium
Arsenal - - - Wigan Athletic
Turf Moor
Burnley - - - Sunderland



CHELSEA VS TOTTENHAM
Manajer Chelsea Carlo Ancelotti mengaku kagum terhadap penampilan Tottenham Hotspur sejauh ini. Bagaimana pandangan Don Carletto tentang Spurs dan siapa pemain yang ia waspadai?

Chelsea akan menjamu Spurs Minggu (20/9/2009) malam WIB. Kemenangan selain akan memperkokoh posisi pasukan 'London Biru' di puncak klasemen sementara, juga bakal menjaga rekor 100 persen selalu meraih poin penuh.

Kesempatan untuk mewujudkan hal itu cukup terbuka. Pasalnya, Tottenham memiliki catatan kurang baik di Stamford Bridge.

The Lilywhites terakhir kali menekuk The Blues di Stamford Bridge terjadi hampir 20 tahun silam. Di Liga Primer musim lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Ancelotti tak jumawa dengan fakta ini. "Sepengetahuan saya, tak ada tim yang tak terkalahkan. Chelsea juga termasuk salah satu tim itu," ujar Ancelotti seperti dikutip dari AFP.

Bahkan manajer berkebangsaan Italia itu kagum dengan pencapaian Spurs sejauh ini. "Saya menyaksikan penampilan terakhir Tottenham dan mereka memulai laga dengan sangat baik. Saya terkejut karena mereka bisa tampil sangat baik ketika menghadapi Liverpool dan Manchester United," lanjut Ancelotti.

Ada dua pemain yang mendapat perhatian khusus dari pembesut berjuluk Don Carletto itu. "Di barisan depan, Jermain Defoe adalah striker yang sangat berbahaya dan Aaron Lennon sangat cepat," tuntasnya. Ancelotti bukan orang pertama dari kubu tim London Barat yang menyatakan kekaguman kepada Spurs. Sebelumnya, para pemain Chelsea juga menyatakan pujiannya terhadap tim dari London Utara itu.


MAN U VS MAN CITY
- Meski sering terlibat perang kata-kata dan menyindir Manchester City, namun manajer Manchester United Sir Alex Ferguson masih memberikan apresiasi tinggi pada Mark Hughes.

Bagi Ferguson, Hughes merupakan murid sekaligus rival. Hughes yang ketika itu masih bermain, menjadi anak buah Ferguson di Manchester United.

Kini, Fergie dan Sparky sudah sama-sama menangani sebuah tim. "Ironis", karena sang murid saat ini menangani Manchester City, rival sekota MU.

City dengan kekuatan uangnya berusaha untuk menyaingi pencapaian MU. Sejumlah pemain bintang pun diboyong ke City of Manchester. Sebuah kebijakan yang dicibir Ferguson.

Dalam laga Liga Primer musim ini, pasukan Hughes mencatat hasil apik yakni selalu meraih kemenangan. Sementara armada Ferguson sudah pernah kalah satu kali.

Akhir pekan ini, Hughes bersama pasukan City-nya akan bertamu ke rumah Ferguson di Old Trafford. Menjelang laga itu, kedua manajer yang memiliki hubungan guru-murid itu saling melontarkan kata-kata perang urat syaraf.

Meski sempat mengatakan City merupakan tim yang congkak, namun Ferguson tidak serta merta membenci Hughes. Sir Alex masih memberikan penghormatannya kepada Sparky.

"Hughes melakukan pekerjaannya dengan luar biasa ketika menangani Blackburn. Padahal, saat itu sumber daya yang dimilikinya sangat terbatas," kata Ferguson seperti dikutip dari AFP.

"Hughes sangat memahami bahwa akan tiba waktu yang tepat bagi untuk mencari klub lain yang memiliki kekuatan dan sejarah yang lebih baik dibanding Blackburn Rovers. Kini, ia telah menghabiskan uang cukup banyak untuk belanja pemain dan ia bisa mencapai hasil maksimal," lanjut manajer asal Skotlandia itu.

Ferguson menyadari bahwa sang "murid" menghadapi tekanan yang cukup kuat di City. Pasalnya, Hughes harus menanggung beban sebagai nahkoda dari tim sarat bintang yang harus dituntut tampil sempurna di setiap waktu. Meski begitu, Sir Alex yakin bahwa Hughes mampu mengatasi semuanya.

"Anda harus menang. Itulah target yang membuat beberapa dari manajer di kompetisi ini merasa ngeri. Namun saya yakin Hughes menyadari konsekuensi tersebut," tuntasnya.

Hasil liga champion 16 September 2009, MU,Madrid,Milan,Chelsea, Muenchen Menang.....
















Maccabi Haifa 0 - 3 Bayern Munich


Daniel van Buyten


Thomas Müller


Thomas Müller
Juventus 1-1 Bordeaux
Vincenzo Iaquinta
Jaroslav Plasil



VfL Wolfsburg 3-1 CSKA Moscow
Grafite
Alan Dzagoev
Grafite (pen)

Grafite




Besiktas 0 - 1 Manchester United


Paul Scholes



Marseille 0-2 AC Milan


Filippo Inzaghi


Filippo Inzaghi



FC Zürich 2-5 Real Madrid
Xavier Margairaz (pen)
Cristiano Ronaldo
Silvan Aegerter
Raúl


Gonzalo Higuaín


Cristiano Ronaldo


Guti



Atlético Madrid 0 - 0 Apoel Nicosia



Chelsea 1-0 FC Porto
Nicolas Anelka


MADRID PESTA
Real Madrid meraih kemenangan besar pada pertandingan pertamanya di ajang Liga Champions. Raksasa asal ibukota Spanyol itu menekuk FC Zurich 5-2.

Pada laga yang digelar di Letzigrund Stadion, Rabu (16/9/09) dinihari WIB itu pelatih Madrid, Manuell Pellegrini, menurunkan skuad terbaiknya sejak awal, kecuali Karim Benzema yang dibangkucadangkan.

Lima gol yang dicetak Madrid dihasilkan oleh Cristiano Ronaldo sebanyak dua kali, Raul, Gonzalo Higuain dan Guti. Sedangkan sepasang gol tuan rumah diceploskan Xavier Margairaz dan Silvan Aegerter. Dengan hasil ini Madrid melenggang ke puncak klasemen Grup C dengan poin tiga, hanya unggul selisih gol dari AC Milan yang pada saat yang sama menghempaskan Marseille 2-1.

Jalannya pertandingan

Pertandingan dimulai dengan tempo sedang. Madrid yang menduetkan Higuain dan Raul di lini depan berhasil mendominasi jalannya laga.

Zurich berhasil memperoleh peluang lebih dulu di menit delapan melalui tandukan Onyekachi Okonkwo memanfaatkan umpan sepak pojok. Namun kesempatan itu digagalkan Iker Casillas yang membuat penyelamatan gemilang.

Madrid ganti mendapat peluang di menit 14. Ronaldo yang sudah siap dalam posisi mengumpan kepada Raul yang sudah berdiri bebas mendapat tekel bersih dari Florian Stahe yang membuat kesempatan itu menguap.

Gol bagi tim tamu datang di menit di menit 27. Ronalo membuka keunggulan setelah sukses mengeksekusi tendangan bebas yang diarahkan ke sudut kanan atas gawang untuk mengoyak jala.

Tujuh menit kemudian pendukung tuan tumah kembali terkulai lemas. Raul berhasil menggandakan keunggulan Madrid setelah berhasil mengubah umpan matang Higuain menjadi gol.

Aksi jugador-jugador Los Blancos masih belum berhenti. Kali ini giliran Raul yang bertugas sebagai pelayan dari gol yang dicetak Higuain. Setelah mendapat umpan dari Raul, Higuain sukses menyarangkan bola melalui tembakan menyilang di menit 45. Kedudukan 3-0 untuk Madrid ini bertahan sampai turun minum.

Madrid berada dalam pikiran lepas memasuki babak kedua. Mereka tampil nyaman memperagakan umpan-umpan pendek sembari mendominasi permainan.

Di menit 59' pendukung tim tamu dibuat cemas dengan ditarik keluarnya Xabi alonso untuk digantikan Fernando Gago. Pemain internasional Spanyol itu sepertinya tidak dapat melanjutkan permainan setelah sebelumnya telibat tubrukan dengan Johan Vonlanthen.

Tampil sedikit santai, lini pertahanan Madrid malah lengah. Alexandre Alphonse yang lolos dari kawalan pemain-pemain belakang tim tamu terpaksa dijatuhkan oleh Casillas di menit 63.

Wasit Martin Atkinson langsung menunjuk titik putih. Margairaz yang menjadi eksekutor sukses mengeksekusinya menjadi gol.

Dua menit berselang gawang Casillas kembali terkoyak. Aegerter sukses memenangi duel udara dengan Cristiano Ronaldo dalam situasi tendangan pojok dan sundulannya bersarang di tim tamu.

Berada dalam posisi dikejar, para pemain Madrid tetap mencoba tampil tenang. Dan Ronaldo berhasil mencetak gol keduanya yang dihasilkan kembali melalui tendangan bebas di menit 89. Gol itu sekaligus memperlebar jarak dengan Zurich.

Namun pesta Madrid rupanya belum usai. Guti sukses mencetak gol kelima Madrid di injury time. Berawal dari umpan terobosan Kaka, pemain asal Spanyol ini sukses memperdaya Leoni.

Susunan pemain

FC Zurich: 1-Johnny Leoni, 13-Florian Stahel (Milan Gajic '88) 30-Hannu
Tihinen, 19-Alain Rochat, 16-Philippe Koch; 7-Silvan Aegerter; 8-Johan Vonlanthen, 10-Onyekachi Okonkwo (Almen Abdi '66) , 5-Xavier Margairaz, 12-Alexandre Alphonse; 29-Eric Hassli (Dusan Djuric '45)

Real Madrid: 1-Iker Casillas; 2-Alvaro Arbeloa, 3-Pepe, 18-Raul Albiol, 15-Royston Drenthe; 8-Kaka, 10-Lassana Diarra, 22-Xabi Alonso(Fernando Gago '55), 9-Cristiano Ronaldo; 20-Gonzalo Higuain (Guti '68) 7-Raul

GRAFITE HATTRICK
Wolfsburg memimpin klasemen sementara Liga Champions Grup B. Capaian ini mereka dapatkan usai menekuk CSKA Moscow dengan skor 3-1, di mana tiga gol mereka diborong oleh Grafite.

Pada pertandingan yang dihelat di Volkswagen Arena, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, tiga gol yang diciptakan oleh Grafite dicetak di menit 36, 41 (lewat penalti) dan 86. Sementara gol balasan CSKA lahir lewat Alan Dzagoev di menit 76.

Usai beberapa kali memperoleh peluang, Wolfsburg akhirnya meraih keunggulan di menit 36. Operan Zvjezdan Misimovic diteria oleh Grafite. Melalui sebuah sepakan dari luar kotak penalti, penyerang asal Brasil ini berhasil membobol jala CSKA. Sebagai informasi, inilah gol pertama Die Wolfe di Liga Champions.

Gol kedua Grafite tercipta lima menit berselang. Lagi-lagi Grafite yang menjadi arsiteknya. Dijatuhkannya pemain berusia 30 tahun itu di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih. Grafite sendiri yang menjadi eksekutor penaltinya tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Wolfsburg unggul 2-0.

Tim tamu sempat memperkecil kedudukan di menit 76 lewat Dzagoev. Usai menggiring bola di sisi kanan, ia melepaskan sebuah sepakan keras yang tak mampu dihalau oleh kiper Wolfsburg, Diego Benaglio.

Wolfsburg akhirnya menutup pertandingan ini dengan gol ketiga Grafite empat menit menjelang bubaran. Berawal dari umpan yang dilepaskan Marcel Schaefer, bola kmeudian langsung disambar olehnya. Skor 3-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Dengan hasil ini Wolfsburg berhak memimpin klasemen sementara Grup B dengan nilai 3. Mereka unggul perolehan selisih gol atas Manchester United yang di saat bersamaan sukses mengalahkan Besiktas 1-0.

Susunan Pemain

VfL Wolfsburg: 1-Diego Benaglio; 20-Sascha Riether, 43-Andrea Barzagli, 17-Alexander Madlung, 4-Marcel Schaefer; 25-Christian Gentner (13-Makoto Hasebe 90+2), 10-Zvjezdan Misimovic, 7-Josue; 9-Edin Dzeko, 11-Obafemi Martins (15-Karim Ziani 65), 23-Grafite (14-Jonathan Santana 89).

CSKA Moscow: 35-Igor Akinfeyev; 2-Deividas Semberas, 4-Sergei Ignashevich, 24-Vasily Berezutsky (89-Tomas Necid 84), 6-Alexei Berezutsky; 17-Milos Krasic, 22-Evgeniy Aldonin (11-Pavel Mamaev 67), 25-Elvir Rahimic, 42-Georgi Schennikov (23-Nika Piliev 58); 10-Alan Dzagoev; 20-Guilherme.

CHELSEA MENANG TIPIS
Nicolas Anelka jadi pahlawan dalam laga Chelsea melawan FC Porto, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB. Gol tunggal Anelka memberi kemenangan 1-0 The Blues atas Porto.

Dalam laga yang dihelat di Stamford Bridge, Chelsea sebenarnya mampu mendominasi hampir sepanjang laga. Namun, ketiadaan Didier Drogba dan Jose Bosingwa membuat lini serang tim London Barat itu kurang mengigit. Penampilan gemilang kiper Porto, Helton, pun turut menambah frustrasi para pemain Chelsea.

Anelka pun hadir sebagai penyelamat tim dengan mencetak satu-satunya gol dalam laga itu, ketika babak kedua baru berjalan tiga menit.

Raihan tiga poin ini membawa pasukan Carlo Ancelotti untuk sementara memimpin Grup D dengan tiga poin, karena laga lain melawan Atletico Madrid kontra APOEL Nicosia berakhir imbang 0-0.

Jalannya pertandingan

Frank Lampard membuka peluang pertama bagi Chelsea pada menit ke-3. Tendangan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis oleh Helton. Dua menit berselang, Porto membalasya lewat Hulk dan Petr Cech dengan kakinya menangkis sepakan si penyerang lawan itu.

Pada menit ke-7 tandukan Lampard dari jarak enam yard meneruskan crossing Salomon Kalou, masih bisa ditangkis oleh Helton untuk menghasilkan sepak pojok bagi Chelsea.

Nicolas Anelka punya kesempatan pada menit ke-18. Tendangan kerasnya di dalam kotak penalti masih dapat diblok oleh salah seorang pemain Porto dan amanlah gawang Helton.

Sebuah crossing manis dari Branislav Ivanovic pada menit ke-27 ke dalam kotak penalti Porto, sayang para pemain Chelsea tak satu pun yang bisa memanfaatkannya jadi gol.

Porto mengancam pada menit ke-37 lewat tandukan Guarin yang masih melebar usai menerima crossing dari sayap kiri. Dua menit berselang sebuah tendangan dari Florent Malouda di luar kotak penalti pun masih tak menemui sasaran.

Di masa injury time, sebuah umpang lambung ke dalam kotak penalti menemui Raul Meireles. Sayangnya, meski tak terkawal tandukan Raul masih lemah dan mampu ditangkap dengan baik oleh Cech.

Chelsea akhirnya mampu mencetak gol pembuka di babak kedua ini. Adalah Anelka yang memecah kebuntuan timnya lewat gol pada menit ke-47.

Diawali umpan pendek dari Michael Essien, bola pun diterima oleh Anelka yang berlari melewati hadangan pemain lawan dan diakhiri dengan tendangan yang masih dapat ditepis oleh Helton. Namun, bola rebound kembali dimaksimakan Anelka untuk menjadi gol. 1-0 Chelsea memimpin.

Malouda hampir saja menggandakan keunggulan timnya pada menit ke-53 andai tandukannya meneruskan umpan silang Ashley Cole tak menyamping di sisi gawang Helton.

Pada menit ke-57, Ivanovic mengirimkan crossing ke dalam kotak penalti yang disambut sundulan oleh Kalou dan Helton pun dengan baik menepisnya. Sepakan Guarin pada menit ke-74 masih bisa tertahan oleh kaki Cech.

Hulk pun punya peluang di menit ke-80 tapi tendangannya di dalam kotak penalti hanya menemui sisi kanan jaring gawang Cech. Semenit kemudian Porto kembali mengancam lewat sepakan voli Valera yang dapat ditepis oleh Cech.

Porto harus bermain dengan 10 orang setelah Fernando diusir wasit di menit ke-92 setelah melanggar Cole dan pertandingan pun berakhir untuk kemenangan 1-0 Chelsea.

Susunan pemain:

Chelsea: Cech, Ivanovic, Terry, Carvalho, Cole, Lampard, Malouda, Ballack, Essien, Kalou (Belletti 76'), Anelka.

Porto: Helton, Bruno Alves, Fucile, Rolando, Pereira, Fernando, Guarin, Raul Meireles, Gonzalez (Falcao 53'), Rodriguez (Valera 63'), Hulk.

MU CURI POIN
Manchester United sukses meraih tiga poin di kandang Besiktas. The Red Devils pulang dengan membawa kemenangan 1-0 lewat gol Paul Scholes.

Pada pertandingan yang Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, MU mampu tampil keluar dari tekanan pendukung tuan rumah yang memadati BJK Inonu Stadium, Istanbul. 'Setan Merah' tampil relatif lebih dominan ketimbang Besiktas.

Kendati demikian, mereka baru bisa mencetak gol di menit 77 lewat Scholes. Hasil ini membawa mereka menempati posisi dua klasemen sementara Grup B. Posisi puncak grup tersebut saat ini dipegang oleh Wolfsburg yang di saat bersamaan menang 3-1 atas CSKA Moscow.

Jalannya Pertandingan

Dua belas menit pertandingan berjalan, Wayne Rooney melakukan kerjasama operan satu-dua dengan Nani. Bola kemudian ia berikan kepada Michael Carrick. Nama terakhir langsung melepaskan tembakan jarak jauh, tetapi kiper Besiktas, Hakan Arkan, masih bisa menjinakkannya.

Dua menit berselang, Antonio Valencia mengirim umpan ke arah kotak penalti. Umpan ini mengarah tajam ke area depan gawang Besiktas, tetapi lagi-lagi Arkan berhasil mengamankan gawangnya, ia berhasil meninju bola menjauhi areanya.

Manit 26, Valencia kembali menebar ancaman ke gawang tuan rumah. Ia menyambut umpan silang Rooney dari sisi kiri dengan sebuah sundulan. Sial baginya, bola menyamping di sisi gawang.

Semenit berselang, Serder Ozkan melepaskan tembakan ke arah gawang MU. Sial baginya, Jonny Evans dengan sigap berhasil menghalangi laju tembakannya. Bola mengenai kaki Evans dan akhirnya melambung melewati mistar gawang.

Hingga akhir babak pertama tak ada gol tercipta. Kedua tim masuk ke ruang ganti dengan kedudukan 0-0.

Pada menit 46, Nani mengirim umpan ke arah kotak penalti Besiktas. Bola membentur badan Matteo Ferrari tepat di ujung gawang. Bola muntah tersebut kemudian disambar oleh Carrick, tetapi sepakannya masih terlalu lemah sehingga masih bisa dijinakkan oleh Arkan.

Sepuluh menit berselang, Rodrigo Tabasta nyaris membuat jala MU bobol. Tendangan kerasnya mengarah tepat ke gawang, tetapi sial baginya Ben Foster masih sigap untuk menyelamatkan gawangnya.

Valencia kembali mendapatkan peluang atas namanya. Sayap kanan asal Ekuador ini melepaskan sepakan dari luar kotak penalti, tetapi hasilnya? Bola masih meyamping tipis di sisi gawang Besiktas.

MU akhirnya baru bisa mencetak gol tujuh menit kemudian. Gol tersebut tercipta setelah umpan silang Antonio Valencia diterima oleh Nani. Nama terakhir langsung melepaskan tembakan, namun masih bisa diblok kiper Hakan Arkan. Tetapi bola muntah tersebut berhasil disambar oleh Scholes.

Hingga akhir laga tak ada lagi gol yang tercipta, MU akhirnya menang dengan skor 1-0.

Susunan Pemain

Besiktas: Hakan Arkan, Matteo Ferrari, Tomas Sivok, Ibrahim Uzulmez, Ibrahim Kas, Fabian Ernst, Ekrem Deg, Marcio Nobre, Rodrigo Tabasta (Rodrigo Tello 69), Serdar Ozkan (Yusuf Simsek 59), Filip Holosko (Nihat Kahveci 84).

Manchester United: Ben Foster, Jonny Evans, Nemanja Vidic, Patrice Evra, Gary Neville, Michael Carrick (Dimitar Berbatov 63), Anderson, Nani, Paul Scholes, Antonio Valencia (Park Ji-Sung 84), Wayne Rooney (Michael Owen 64).

MILAN BANGKIT
AC Milan mengawali perjuangan di Liga Champions dengan memetik kemenangan 2-1 atas Olimpique Marseille. Dua gol penentu kemenangan Rossoneri diborong striker gaeknya, Filippo Inzaghi.

Dalam laga di Di Stade Vélodrome, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, dua gol Pippo datang di menit 28 dan 74. Sementara gol balasan tuan rumah datang dari tandukan Gabriel Heinze di awal babak kedua.

Hasil ini jelas jadi raihan yang sangat dinanti Milan dan pelatih muda mereka Leonardo. Selain jadi awal yang baik dalam perjuangannya di Liga Champions, kemenangan di kandang lawan setidaknya bisa mengobati kekecewaan setelah rangkaian hasil tak memuaskan di Seri A, di mana terakhir mereka diimbangi Livorno 0-0.

Dapat tiga poin, Milan saat ini duduk di posisi dua klasemen Grup C fase grup Liga Champions. Mereka cuma kalah agresifitas dibanding Real Madrid yang pada laga lain menang 5-2 saat melawat ke FC Zurich.

Jalannya pertandingan

Bertanding di bawah guyuran hujan lebat, Marseille maupun Milan tampil terbuka di menit-menit awal. Serangan silih berganti dibangun kedua kubu meski tak ada yang benar-benar membahayakan gawang masing-masing.

Adalah Milan yang pertama punya kans bersih saat Inzaghi gagal menyepak bola dengan sempurna umpan panjang yang dilepas dari tengah lapangan. Tak lama berselang dia gagal mengirim bola pada Alexandre Pato dalam sebuah skema serangan balik yang cepat, umpan terobosannya dipotong di dalam kotak penalti.

Juga melalui counter attack, Marseille gantian mengancam gawang Milan. Memenangi adu lari dengan Thiago Silva, sepakan Mamadou Niang masih melenceng dari sasaran saat ruang tembaknya dipersempit Marco Storari yang keluar dari sarangnya.

Lewat permainan cepat dan perpaduan umpan panjang Diavolo Rosso berusaha menggedor pertahanan tuan rumah. Namun Marseille yang lebih sabar dalam membangun serangan justru punya peluang saat tendangan keras Niang cuma melayang di atas bidang sasaran.

Di menit 28 Milan berhasil membungkam pendukung tuan rumah lewat Inzaghi. Diawali kerja keras Pato di sisi kiri yang memperdaya beberapa pemain lawan, bola berhasil dia kirimkan pada Clarence Seedorf yang kemudian melepaskan umpam silang.

Di tengah kotak penalti Mathieu Flamini gagal menanduk bola. Namun di tiang jauh Inzaghi yang berdiri tanpa kawalan sukses menuntaskannya, meski dalam tayangan ulang dia terlihat tipis dalam posisi offside.

Delapan menit berselang Pato nyaris menggandakan keunggulan Milan saat dia berdiri bebas di tengah kotak penalti menerima crossing Massimo Oddo. Kedudukan 1-0 tak berubah dari situasi tersebut lantaran striker belia Brasil itu gagal menendang bola dengan sempurna, si kulit bundar cuma bergulir lemah ke arah kiper Madanda.

Tak puas dengan keunggulan satu gol, anak asuh Leonardo terus menggedor pertahanan tuan rumah. Hasilnya adalah sebuah tandukan Inzaghi dari depan gawang yang terlalu lemah untuk bisa mengubah kedudukan jadi 2-0, Super Pippo dapat bola matang hasil tendangan bebas Andrea Pirlo di sisi kanan pertahanan lawan.

Marseille nyaris menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Menyambar bola liar hasil tandukan Thiago Silva, sepakan Benoit Cheyrou yang mengarah ke gawang ditinju kiper Storari.

Di awal babak kedua Marseille langsung tampil menggebrak. Upaya tersebut langsung membuahkan hasil karena mereka cuma butuh empat menit untuk mencetak gol penyama.

Dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Milan, Gabriel Heinze, yang lepas dari kawalan Oddo, menanduk bola tepat di tengah kotak penalti. Bola yang mengalir deras masuk ke gawang melalui sela-sela kaki Storari. Skor imbang 1-1.

Tampil bagus di babak pertama, Milan dipaksa banyak bertahan di lapangannya sendiri di awal paruh kedua. Di menit 53 tendangan Taye Taiwo memaksa Storari jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Sebuah peluang matang lain dimiliki Marseille lewat Lucho di menit 67. Menusuk dari tengah kotak penalti, dia tak siap mendapat bola liar yang sempat membentur beberapa kaki bek Milan. Bola yang menyentuh kakinya bergulir pelan ke luar gawang saat kiper Storari sudah mati langkah.

Banyak menekan, gawang Marseille justru kembali bobol di menit 74, lagi-lagi melalui Inzaghi. Sama seperti gol pertama, kembali Seedorf yang melepas assist. Bola cungkil yang dilepaskan gelandang Belanda itu dipantulkan ke dalam gawang oleh Inzaghi dalam kawalan ketat pemain lawan.

Tersentak dengan gol tersebut, Marseille kembali mencoba mencari gol penyama. Namun lini belakang Milan kali ini lebih siap meredam pergerakan Niang maupun Niang yang membuat semua upaya menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil.

Hingga wasit akhirnya meyudahi laga, skor 2-1 tak berubah.

Susunan Pemain
Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 12-Charles Kabore, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 6-Edouard Cisse (Fernando Sanchez Morientes '88), 17-Stephane Mbia, 7-Benoit Cheyrou; 8-Lucho (Hatem Ben Arfa '74); 9-Brandao, 11-Mamadou Niang

AC Milan: 30-Marco Storari; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 16-Mathieu Flamini, 21-Andrea Pirlo, 23-Massimo Ambrosini (Ivan Gennaro Gattuso '58); 10-Clarence Seedorf (Ignazio Abate '90); 9-Filippo Inzaghi (Klaas-Jan Huntelaar '87), 7-Pato

ATLETICO SERI LAGI..
Performa buruk Atletico Madrid di kompetisi lokal berlanjut di Liga Champions. Menjamu wakil Siprus, APOEL Nicosia, Kun Aguero dkk dipaksa puas dengan hasil imbang 0-0.

Atletico tertatih menjalani awal musim ini setelah di kompetisi lokal mereka cuma meraih satu poin dari dua pertandingan pertama. Malang buat mereka performa buruk tersebut terbawa ke kompetisi Eropa.

Menjamu klub antah berantah dari Liga Siprus, APOEL Nicosia, Los Rojoblancos ditahan imbang 0-0. Hasil tersebut membuat mereka sementara terpuruk posisi tiga klasemen Grup D dengan nilai satu. Posisi puncak dimiliki Chelsea yang pada laga lain menang 1-0 atas FC Porto.

Berlaga di depan pendukungnya sendiri, Vicente Calderon, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, gawang Atletico malah lebih dulu terancam. Menerima umpan silang dari Kamil Kosowski, sepakan Costas Charalambides dari jarak dekat dengan gemilang berhasil dihalau Sergio Asenjo.

Peluang bersih pertama tuan rumah baru datang di menit 28 melalui Jose Jurado saat meneruskan umpan Aguero. Tak ada gol dari prosesi ini karena sepakan yang dilepaskannya cuma melintas di muka gawang.

Semenit berselang kiper Dionisis Chiotis dipaksa berjibaku mengamankan gawangnya saat menghalau tendangan kaki kiri yang dilepaskan Aguero. Chiotis kembali jadi pahlawan klubnya saat dia mementahkan tembakan Jurado.

Setelah peluang terakhir tim tamu dari Charalambides masih melebar dari sasaran, babak pertama pun berakhir dengan kedudukan tanpa gol 0-0.

Penampilan gemilang Chiotis di bawah mistar Nicosia berlanjut di babak kedua. Setidaknya dia membuat tiga penyelamatan gemilang saat dia mementahkan upaya Jurando dan Diego Forlan.

Peluang terakhir tuan rumah membuat gol datang tujuh menit sebelum bubaran. Kali ini kiper Chiotis tak mampu berbuat banyak menghalau tendangan jarak jauh Forlan, namun kubu tim tamu masih dipayungi keberuntungan lantaran bola cuma menyasar ke mistar gawang.

Susunan pemain
Susunan pemain: Sergio Asenjo, Tomas Ujfalusi, Pablo Ibañez, Alvaro Dominguez Soto, Luis Perea (Florent Sinama-Pongolle '67), Cléber Santana (Maxi Rodríguez '15), Paulo Assuncao, Simão, Jose Jurado, Sergio Aguero, Diego Forlan

Apoel Nicosia: Dionisis Chiotis, Paulo Gomes (Boban Grncarov '45), Christos Kontis, Altin Haxhi, Savvas Poursaitidis, Nuno Morais, Chrysis Michael, Marcin Zewlakow (Jean Paulista'82), Helio Pinto, Costas Charalambides (Marinos Satsias '67), Kamil Kosowski


Liga Champion Eropa 15 - 16 September 2009, Barca siap permalukan Inter Milan

15-Sep-09



Home Away

Atlético Madrid v Apoel Nicosia

VfL Wolfsburg v CSKA Moscow

Chelsea v FC Porto

Maccabi Haifa v Bayern Munich

Marseille v AC Milan

Juventus v Bordeaux

FC Zürich v Real Madrid

Besiktas v Manchester United
15-Sep-09



Home Away

Liverpool v Debrecen

Lyon v Fiorentina

Sevilla FC v Unirea Urziceni

Dynamo Kiev v FK Rubin Kazan

Internazionale v Barcelona

VfB Stuttgart v Rangers

Olympiakos v AZ Alkmaar

Standard Liege v Arsenal


Liga Champions musim 2009/2010 dimulai pekan ini, dibuka dengan 16 pertandingan di hari Selasa dan Rabu malam. Berikut ini analisis singkat tentang peta kekuatan di delapan grup, seperti disarikan dari Reuters:

Grup A: Bayern Munich, Juventus, Girondins Bordeaux, Maccabi Haifa

Bayern dan Juve memiliki nasib berbeda di awal musim kompetisi domestik. Bayern baru menang dua kali dari lima pertandingan, sedangkan Juve, diinspirasi pemain baru Diego, telah memenangi tiga laga pertamanya.

Kedatangan Arjen Robben di Munich semesitnya memberi dorongan besar untuk juara Eropa 2001 itu. Namun, di bawah pelati Laurent Blanc, Bordeaux yang berstatus juara Prancis bisa menjadi ganjalan buat dua tim raksasa tersebut.

Grup B: Manchester United, CSKA Moskow, Besiktas, Wolfsburg

Rekor tak terkalahkan dalam 25 pertandingan Liga Champions milik Manchester United diakhir Barcelona di laga final musim lalu. Tapi mereka masih punya rekor tak terkalahkan di Old Trafford sejak 2007.

Akan menarik untuk mengetahui pengaruh hilangnya Cristiano Ronaldo dari skuad 'Setan Merah'. Lawatan ke Rusia dan Turki bukanlah perjalanan yang mudah. Juara Jerman yang mengejutkan, Wolfsburg, juga tak bisa dipandang sebelah mata walaupun baru kali ini mengikuti Liga Champions.

Grup C: AC Milan, Real Madrid, Olimpique Marseille, FC Zurich

Ekspektasi sangat tinggi untuk Real Madrid gara-gara biaya 250 juta euro untuk memborong antara lain Ronaldo, Karim Benzema, dan Xabi Alonso. Plus Kaka, pertemuan Madrid versus Milan akan menjadi sebuah atraksi ekstra.

Real kalah di babak 16 besar dalam lima musim terakhir, tapi mereka punya motivasi lebih untuk menapak level lebih tinggi karena partai puncak sudah diagendakan di kandang mereka, Santiago Bernabeu, di bulan Mei 2010.

Grup D: Chelsea, FC Porto, Atletico Madrid, APOEL Nicosia

Carlo Ancelotti dari Chelsea sedang mencoba menjadi pelatih kedua setelah Ottmar Hitzfeld yang memenangi Liga Champions dengan dua klub berbeda. Ia sukses memenangkan Milan di tahun 2003 dan 2007.

Porto sudah tujuh musim beruntun masuk putaran grup, dan hyanya satu kali gagal lolos ke fase knockout. Atletico Madrid kembali berjuang di turnamen ini, setelah tahun lalu terhenti di babak 16 besar saat kalah gol tandang dari Porto.

Grup E: Liverpool, Lyon, Fiorentina, Debrecen

Liverpool, juara 2005, sepertinya butuh spirit Eropa yang kuat setelah menuai hasil naik-turun di awal performanya di Liga Inggris.

Lyon selalu lolos dari fase grup dalam enam musim terakhir, sedangkan Fiorentina mengincar level itu yang pertama sejak 1999/2000. Debrecen melakukan debutnya di babak grup dan menjadi tim Hongaria pertama yang masuk selama lebih dari satu dekade.

Grup F: Barcelona, Inter Milan, Dinamo Kiev, Rubin Kazan

Barcelona sang juara bertahan dan Inter bertukar penyerang di musim ini. Sejauh ini Zlatan Ibrahimovic dan Samuel Eto'o telah menunjukkan performa yang menjadikan di klub barunya masing-masing.

Eto'o mencetak gol pembuka dalam dua kemenangan terakhir Barca di final Liga Champions (2006 dan 2009), sementara Inter belum pernah memenangi kompetisi top Eropa ini sejak 1965. Andriy Shevchenko akan kembali bermain di Liga Champions dengan klub lamanya, Dinamo Kiev.

Rubin Kazan? Debutan yang bahkan baru satu kali menjuarai Liga Rusia (di tahun 2008).

Grup G: Sevilla, Rangers, VfB Stuttgart, Unirea Urziceni

Sevilla, Rangers, Sevilla boleh dibilang memiki kekuatan berimbang sebagai tim kelas dua di kancah Eropa. Unirea Urziceni memang anak bawang dan baru pertama kali tampil di ajang ini. Namun mereka punya pelatih yang punya pengalaman bermain di turnamen ini bersama Chelsea: Dan Petrescu.

Grup H: Arsenal, AZ Alkmaar, Olympiakos Pireus, Standard Liege

Arsenal masih gusar dengan skorsing dua pertandingan untuk Eduardo da Silva gara-gara diving di pertandingan kualifikasi melawan Celtic. Mereka akan mengawali kiprahnya dengan menghadapi juara Belgia Standard Liege, setelah dua kali kalah berturut-turut dari Manchester United dan Manchester City di Premier League.

Juara Yunani Olimpiakos untuk kali ke-11 berturut-turut masuk babak grup, sedangkan AZ Alkmaar adalah salah satu dari delapan tim debutan Liga Champions di musim ini. Mereka musim lalu memenangi Liga Belanda di bawah asuhan pelatih Louis van Gaal, yang kini sudah pindah ke Bayern Munich.


* Dua tim teratas masing-masing grup lolos ke fase sistem gugur, dan tim peringkat tiga akan masuk babak 32 besar Europa League.

BARCA SIAP

Barcelona siap menghadirkan ancaman bagi Inter Milan. Yaya Toure menegaskan bahwa Barca adalah tim yang lengkap dan selalu memainkan sepakbola menyerang yang aktraktif.

Barca sduah akan bertandang ke Giuseppe Meazza di aga pembuka Grup F Liga Champions, Kamis (17/9/2009) dinihari WIB. Juara bertahan Liga Champions dan La Liga ini akan menghadapi juara Seri A, Inter.

Namun, La Blaugrana dalam kesiapan diri yang tinggi menghadapi Inter. Gelandang bertahan Barca, Toure, menegaskan bahwa skuadnya telah siap bermain menyerang karena mereka merupakan tim yang komplit.

"Barca adalah tim yang tidak dapat bermain ke belakang. Ini adalah tim yang sangat komplit yang sehrausnya dapat bermain menguasai pertandingan," ungkap Toure seperti dilansir ESPN Star.

Meski demikian, para pemain Barca saat ini banyak yang baru kembali setelah memperkuat negaranya masing-masing. Toure pun mengakui bahwa sulit bagi para pemain untuk bisa mempertahankan performanya tetap di level tinggi.

"Barca adalah tim yang besar dan ketika mereka dipanggil bermain di ajang internasional banyak pemain hilang. Ini sulit untuk segera pulih tapi kami memiliki waktu tiga hari lagi," kata pemain internasional Pantai Gading ini.


PENDATANG BARU DI LIGA CHAMPION
Liga Champions musim ini merupakan yang pertama bagi VfL Wolfsburg dan AZ Alkmaar. Kompetisi kali ini menjadi masa inisiasi bagi juara Bundesliga dan Eredivisie itu untuk menuju jajaran elit.

Jerman dan Belanda adalah dua negara yang memiliki nama besar di sepakbola. Namun di tingkat klub, prestasi dua negeri bertetangga tersebut tidak secemerlang tim nasionalnya.

Untuk Liga Champions musim ini, terdapat 'anak baru' di kontingen Belanda dan Jerman. Yang unik, kedua 'anak baru' itu datang dengan status juara liga. AZ Alkmaar adalah juara Liga Belanda, sementara Vfl Wolfsburg merupakan juara Liga Jerman.

Sejauh ini, langkah keduanya di kompetisi domestik masing-masing masih belum meyakinkan.

Dari enam pertandingan, juara bertahan Eredivisie menang empat kali dan kalah dua kali. Kekalahan teraktual terjadi akhir pekan lalu, di tangan tuan rumah ADO Den Haag. Hasil ini membuat mereka tercecer di peringkat keenam klasemen sementara.

"Kekalahan ini bisa menjadi pelajaran tambahan untuk kami. Tengah pekan, kami akan menghadapi suporter Olympiakos yang sama fanatiknya dengan yang kami jumpai malam ini," demikian tukas striker AZ Jeremain Lens dilansir dari De Telegraaf , merujuk pada partai pertama yang akan mereka lakoni.

Keadaan lebih buruk dialami juara bertahan Bundesliga. Terpaku di peringkat kesepuluh klasemen sementara akibat selalu kalah di tiga laga terakhir.

"Kami harus bekerja sangat keras dan menemukan solusi dengan cepat guna mengakhiri fase buruk ini. Kami memiliki kualitas untuk melakukannya," tukas striker Grafite seperti dilansir dari situs resmi klub.

Di Liga Champions, Wolfsburg berada di Grup B bersama runner up musim lalu Manchester United, CSKA Moskow, dan Besiktas.

Sementara AZ masuk Grup H dan harus bersaing dengan semifinalis musim lalu Arsenal, Olimpiakos, dan Standard Liege.


MILAN SIAP BANGKIT
Penampilan AC Milan selepas ditinggalkan sejumlah andalan mereka masih belum mantap. Meski begitu, pesona Rossoneri di ajang Liga Champions masih tetap benderang.

AC Milan musim ini tak lagi diperkuat Carlo Ancelotti sang peracik strategi, Paolo Maldini sang pemimpin di lapangan, dan Kaka sang nyawa permainan.

Di bawah pelatih Leonardo, Milan mengawali sebuah era baru . Bagaimana performa neo -Milan sejauh ini? Di kompetisi domestik, masih belum stabil.

Dari tiga laga di Liga Italia, 'Merah-Hitam' memetik sekali seri, sekali menang, dan sekali kalah. Dua gol disarangkan ke gawang lawan, sementara lima gol mereka derita.

Di tengah perjalanannya, riak-riak masalah mulai muncul. Ronaldinho yang diharapkan menjadi tulang punggung pasca kepergian Kaka, ternyata belum memuaskan.

"Kami tampil lebih bagus di babak kedua setelah Andrea Pirlo dan Filippo Inzaghi masuk," demikian tukas wakil presiden Adriano Galliani dilansir dari Football Italia, menganalisis laga teraktual Milan, melawan Livorno akhir pekan lalu. Ada pun Pirlo masuk menggantikan Ronaldinho.

"Bila Ronaldinho ada dalam bentuk terbaik, benar-benar menunjukkan keinginan untuk bermain dan bersikap dengan benar, ia akan menjadi elemen penting di tim ini," tandas pelatih Leonardo.

Kini, Liga Champions sudah menanti Milan. Il Diavolo Rosso berada satu grup bersama tim penuh bintang Real Madrid, Marseille, dan FC Zurich.

Meski performa masih belum mantap, namun pesona Milan sebagai pengkoleksi tujuh gelar juara di kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa ini masih tetap benderang.

"Milan tetaplah Milan, meski meraih hasil kurang memuaskan dalam beberapa laga terakhir. Pato, Ronaldinho, Pirlo, Huntelaar, Ambrosini, Zambrotta, Flamini, Jankulovski, mereka semua pemain berkelas internasional. Milan adalah tim hebat dengan pemain hebat," demikian penilaian pelatih Marseille, Didier Deschamps seperti dilansir dari situs resmi klub. (

Hasil liga inggris 13 september 2009- MU,Ciity,Liverpool Menang


Portsmouth 2 - 3 Bolton Wanderers Fratton Park (17,564)
Blackburn Rovers 3 - 1 Wolverhampton Wanderers Ewood Park (24,845)
Wigan Athletic 1 - 0 West Ham United DW Stadium (17,142)
Liverpool 4 - 0 Burnley Anfield (43,817)
Stoke City 1 - 2 Chelsea Britannia Stadium (27,440)
Sunderland 4 - 1 Hull City Stadium of Light (38,997)
Manchester City 4 - 2 Arsenal City of Manchester Stadium (47,339)
Tottenham Hotspur 1 - 3 Manchester United White Hart Lane (35,785)


Manchester United pulang dari kandang Tottenham Hotspur dengan kemenangan. Meski bermain dengan 10 orang, The Red Devils menang dengan skor 3-1.

Pada pertandingan yang dihelat di Stadion White Hart Lane, Minggu (13/9/2008) dinihari WIB, MU sempat tertinggal lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 50 detik lewat tendangan salto Jermain Defoe. Namun, belum sampai babak pertama berakhir, mereka sudah membalikkan keadaan menjadi 2-1.

Gol penyama kedudukan MU diciptakan oleh Ryan Giggs lewat tendangan bebas, sementara gol yang membawa mereka unggul dihasilkan oleh Anderson. Sebagai catatan, ini merupakan gol pertama Anderson untuk MU di Premier League.

MU bermain dengan 10 orang setelah Paul Scholes dikartu merah di menit 59. Namun demikian, mereka masih bisa menambah keunggulan lewat Wayne Rooney di menit 78. Pada akhirnya laga ini mereka akhiri dengan raihan tiga poin.

Hasil ini membuat MU naik ke peringkat dua dengan torehan nilai 12. Sementara Spurs turun ke posisi empat, tetapi perolehan nilai mereka sama dengan apa yang dimiliki MU.

Sebagai catatan, kekalahan atas MU ini memupus rentetan kemenangan pasukan Harry Redknapp itu. Sebelumnya, di empat laga awal musim ini, The Lilywhites selalu berhasil meraih poin penuh.

Jalannya Pertandingan

Belum satu menit pertandingan berjalan, Tottenham Hotspur sudah mengungguli Manchester United. Gol Spurs tercipta hanya 50 detik setelah kick off. Berawal dari umpan lambung yang dikirim ke pertahanan MU, bola diarahkan Peter Crouch dengan sundulan ke arah Jermain Defoe berdiri.

Di sini dengan sebuah tendangan salto, penyerang internasional Inggris itu langsung membobol jala Ben Foster. Skor pun berubah menjadi 1-0.

MU berusaha langsung membalas. Pada menit keempat, Darren Fletcher melepaskan sebuah sepakan dari sisi kanan. Bola mengarah tepat ke gawang, tetapi Carlo Cudicimi masih bisa menghalaunya.

Tiga menit berselang, Peter Crouch nyaris menggandakan keunggulan tuan rumah. Usai menahan bola dengan dadanya, striker jangkung ini melepaskan tembakan. Sial baginya, bola sepakannya masih melambung di atas mistar gawang.

MU akhirnya menyamakan kedudukan di menit 26 lewat sepakan bebas Ryan Giggs. Gol tersebut berawal dari dijatuhkannya Dimitar Berbatov di luar kotak penalti oleh Wilson Palacios dan wasit pun memberikan tendangan bebas untuk MU. Giggs yang menjadi eksekuotrnya tak menyia-nyiakan kesempatan ini.

Empat menit menjelang turun minum, MU akhirnya membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat sepakan kaki kiri Anderson. Gol tersebut tercipta pada menit 41 dengan diawal oleh sepakan keras Paul Scholes yang berhasil diblok oleh Ledley King. Bola muntah itu pun langsung disambar oleh gelandang asal Brasil tersebut.

Memasuki babak kedua, tepatnya di menit 55, Spurs memiliki kesempatan lewat sepakan Jermaine Jenas. Namun tendangan melengkung yang dilepaskan dari luar kotak penalti masih bisa dihalau kiper Ben Foster. Tak ada gol, hanya tendangan penjuru.

Petaka untuk MU terjadi di menit 59 ketika Paul Scholes menerima kartu kuning kedua usai melakukan tekel terhadap Tom Huddlestone. Kartu merah pun langsung diberikan untuk gelandang gaek ini. MU bermain dengan 10 orang.

Main dengan kalah jumlah pemain tak menyurutkan performa anak-anak buah Sir Alex Ferguson tersebut. Beberapa peluang berhasil mereka ciptakan, sampai akhirnya mereka membobol gawang Spurs lagi di menit 78 lewat Wayne Rooney.

Gol Rooney tercipta dengan diawali oleh sebuah umpan lambung dari daerah lapangan MU. Bola kemudian diterima striker internasional Inggris itu tepat di depan kotak penalti Spurs.

Setelahnya, ia menggiring bola tersebut dengan mengecoh dua bek The Lilywhites dan melepaskan sepakan kaki kiri. Bola menyusur tanah akibat tendangannya tak mampu dihalau Carlo Cudicini. MU unggul 3-1.

Hasil tersebut pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan. 'Setan Merah' pun berhak atas raihan poin penuh di White Hart Lane.

Susunan Pemain

Tottenham Hotspur: Cudicini, Corluka (Hutton 69), King, Bassong, Assou-Ekotto, Lennon, Huddlestone, Palacios (Jenas 45), Defoe, Crouch, Keane (Kranjcar 72).

MU: Foster, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Fletcher, Scholes, Anderson (Nani 82), Giggs, Berbatov (Carrick 62), Rooney.


LIVERPOOL MENANG BENAYOUN HATTRICK
Liverpool berhasil meraih kemenangan meyakinkan dengan menggelontor Burnley 4-0. Di partai itu, Yossi Benayoun menjadi bintang dengan hat-trick yang berhasil dibuatnya.

Bertanding di Anfield, Sabtu (12/9/09) Liverpool menurunkan skuad terbaiknya. Rafa Benitez memang ngebet mengincar poin penuh guna memperbaiki posisi The Reds yang sebelum laga berlangsung terpaku di peringkat tujuh klasemen sementara.

Tampil sebagai bintang kemenangan The Kop dalam laga tersebut adalah Benayoun setelah dia memborong tiga gol, sedangkan satu sisanya dilesakkan oleh Dirk Kuyt.

Tampil di depan publik sendiri, Liverpool mengambil inisiatif serangan sejak awal. Tuan rumah langsung mendapat peluang di menit tujuh melalui tembakan menyusur tanah yang dilepaskan Dirk Kuyt dari luar kotak penalti, akan tetapi masih dapat diselamatkan kiper Burnley, Brian Jensen.

Liverpool, yang mendominasi permainan di babak pertama, belum dapat melakukan tusukan langsung ke jantung pertahanan tim tamu. Di menit 16 Fernando Torres sempat melepaskan tembakan spekulasi yang membidik sudut kiri atas gawang Burnley namun bola hasil sepakannya masih menyamping.

The Kop membuka keunggulan Benayoun di menit 26. Setelah mendapat terobosan terukur dari Glen Johnson, gelandang asal Israel berhasil memperdaya dua pemain Burnley sebelum melepaskan tembakan datar menyilang yang bersarang mulus untuk menggetarkan jala gawang tim tamu.

Semenit berselang Benayoun kembali membuat aksi berbahaya. Sundulan jarak dekatnya yang menerima umpan Albert Riera masih dapat diselamatkan oleh Jensen yang di laga itu memang harus berjibaku mengamankan gawangnya dari gempuran tuan rumah.

Burnley yang sangat jarang mendapatkan peluang matang hanya dapat melakukan tembakan jarak jauh. Di menit 35 tendangan keras dari Martin Paterson masih dapat diselamatkan Pepe Reina.

Di menit 42 tuan rumah berhasil menggandakan kedudukan melalui Kuyt. Gol berawal dari tembakan keras yang dilepaskan Benayoun gagal diantisipasi dengan baik oleh Jensen dan menghasilkan bola muntah, si kulit bundar langsung disambar penyerang internasional Belanda itu.

Steven Gerrard nyaris menambah angka bagi tuan rumah setelah tembakan melengkungnya masih dapat diselamatkan Jensen yang melakukan gerakan akrobatik. Hasil 2-0 untuk keunggulan Liverpool ini bertahan sampai turun minum.

Tempo sedikit melambat di awal babak kedua. Tuan rumah berhasil menambah gol melalui Benayoun di menit 61. Steven Gerrard yang mengecoh dua pemain bertahan lawan mengirimkan umpan matang mendatar kepada gelandang asal Israel itu yang berdiri bebas mengadap gawang kosong.

Benayoun sempat kembali mengoyak jala gawang Bunrley di menit 73, namun asisten wasit menganggapnya sudah berada dalam posisi offside sebelum menerima umpan bola mati dari Gerrard.

Liverpool nyaris menambah angka di menit 75. Gerrard yang melakukan aksi individu melewati dua pemain Burnley berhasil melewati Jensen dan sempat melepaskan tembakan ke arah gawang. Namun bola hasil sepakan dari sudut yang sangat sempit tersebut membentur hanya mistar gawang dan memantul ke arah luar.

Benayoun sukses mencetak Hat-trick setelah melesakkan gol ketiganya di menit 82. Ia menuntaskan kerjasama apik dari Albert Riera, Steven Gerrard dan Andrei Voronin untuk mengubahnya menjadi gol.

Selanjutnya banyak peluang yang tercipta. Namun hasil 4-0 untuk keunggulan Liverpool ini bertahan sampai wasit Lee Mason meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan pemain
Liverpool: Reina, Johnson (Degen '64), Skrtel, Carragher, Insua, Gerrard, Lucas, Kuyt (Voronin '70), Benayoun, Riera, Torres (Ngog '76)

Burnley: Jensen, Mears, Carlisle, Bikey, Jordan, Alexander (Gudjonsson '70), Blake (59'), McCann, Elliott, Steven Fletcher, Paterson (Nugent '70).


CITY SIKAT ARSENAL

Manchester - Manchester City menunjukkan statusnya sebagai penantang serius The Big Four usai menundukkan Arsenal 4-2. Emmanuel Adebayor ikut berpesta dalam laga tersebut dengan sebuah gol yang dibuatnya.

Berlaga di City of Manchester Stadium, Sabtu (12/9/2009) malam WIB, keempat gol City datang dari bunuh diri Manuel Almunia, Craig Bellamy, Emmanuel Adebayor dan Shaun Wright Phillips. Sementara dua gol balasan The Gunners tercipta melalui sepakan Robin van Persie dan Tomas Rosicky.

Tambahan tiga poin membuat pasukan Mark Hughes menempel ketat Chelsea yang pada laga lain menang tipis 2-1 Stoke City. Meski terpaut tiga angka atas The Blues, City masih punya satu pertandingan lebih.

Hasil ini juga menjadikan City sebagai satu-satunya klub yang meraih hasil 100% hingga pekan kelima Liga Inggris, meski gawang mereka akhirnya kebobolan setelah pada tiga laga lainnya berhasil menjaga rekor clean sheet.

Jalannya pertandingan

Peluang bersih pertama dalam laga di City of Manchester Stadium, Sabtu (12/9/2009) malam WIB, dimiliki tim tamu lewat tendangan sudut Robin van Persie. Bola yang dia kirim ke tengah kotak penalti tepat mengarah ke William Gallas yang berdiri tanpa kawalan, namun sepakan gelandang Prancis itu masih melayang ke atas gawang.

Arsenal yang lebih mendominasi permainan lewat umpan pendek dan pergerak cepat pemainnya kembali mengancam gawang tuan rumah di menit 16. Umpan tarik Niklas Bendtner dari sisi kanan berhasil disambut Bacary Sagna dengan sepakan keras, tapi kembali arahnya masih jauh dari sasaran.

Di menit 20 publik City of Manchester Stadium bersorak kegirangan setelah Micah Richards berhasil membobol gawang Arsenal. Gol itu diawali tendangan bebas Gareth Barry jauh dari luar kotak penalti, Micah yang berhasil memenangi duel udara mengarahkan bola ke tiang jauh gawang Manuel Almunia.

Kiper berpaspor Spanyol itu sesungguhnya sukses menepis bola yang membuat si kulir bundar membentur tiang gawang. Malang buat The Gunners bola pantulan tersebut malah membentur kepala Almuia dan masuk ke dalam gawang. Gol tersebut dinyatakan sebagai own goal alias bunuh diri oleh Almunia.

Tertinggal 1-0 tak banyak yang bisa dilakukan Arsenal untuk menyamakan kedudukan. Pergerakan Bentner, Van Persie maupun Cesc Fabregas tak mampu menembus ketatnya pertahanan tuan rumah.

Di awal babak kedua tak banyak peluang berbahaya dikreasikan kedua kesebelasan. Mencoba menambah daya gedor, Wenger memasukkan Tomas Rosicky di menit 52 dan menggantikan Denilson, inilah penampilan perdana gelandang Republik Ceko itu setelah absen hampir 20 bulan lamanya akibat cedera.

Tak lama setelah masuk lapangan Rosicky membuat fans City ketar-ketir saat tendangan keras yang dilepaskannya masih melebar dari gawang Given. Terhitung sejak saat itu Arsenal makin gencar melancarkan serangan.

Lewat tandukannya Gallas kembali menebar ancaman di menit 54, meski kali ini berhasil mengarahkan bola ke gawang, tetap tak ada gol tercipta lantaran Given berada dalam posisi yang tepat untuk memblok bola. Tekanan The Gunners berlanjut melalui tendangan jarak jauh Thomas Vermaelen yang kembali mentah ditinju Given.

Tekanan Arsenal akhirnya membuahkan hasil di menit 63 melalui Robin van Persie. Bersusah payah menerima bola yang dilepas Rosicky, gelandang Belanda itu lolos dari tekel yang dilancarkan bek lawan. Tendangan mendatar kaki kanan yang dilepaskannya tak kuasa dihalau Given dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Di menitv 75 City kembali dalam posisi memimpin setelah Bellamy mencetak gol pertamanya musim ini. Diawali Joleon Lescott mencuri bola di tengah lapangan, si kulit bundar kemudian dia alirkan pada Wright-Phillips, yang langsung melepasnya pada Micah. Menusuk ke kotak penalti, Micah berhasil memperdaya seorang bek Arsenal sebelum melepas umpan mendatar yang disambut tendangan keras oleh Bellamy. 2-1 City memimpin.

Fans City makin menggila di menit 80 saat Adebayor memperbesar keunggulan menjadi 3-1. Gol tersebut lahir dari aksi individu Shaun Wright-Phillips di sisi kiri pertahanan Arsenal. Lolos dari kawalan Gaël Clichy, dia melepaskan umpan terukur ke tengah kotak penalti yang menemui Adebayor, yang berdiri bebas dan membuatnya dengan leluasan memperdaya Manuel Almunia.

Sayangnya striker Togo itu melakukan aksi selebrasi yang tak patut. Dia dengan sengaja berlari menyeberangi panjang lapangan untuk merayakan gol di depan fans Arsenal. Terang saja aksi tersebut ditanggapi panas pendukung The Gunners yang sempat terlihat melempar benda ke arah Adebayor. Sang striker pun dapat kartu kuning dari wasit atas aksinya tersebut.

Kegembiraan yang diberikan City pada fansnya tak berhenti sampai di situ karena empat menit berselang SWP gantain mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan dari Bellamy, yang berlari sendirinya membelah lini pertahanan Arsenal, dengan dingin winger internasional Inggris itu memperdaya Almunia dan mengubah kedudukan jadi 4-1.

Tertinggal dua gol saat laga tersisa enam menit tak membuat Arsenal menyerah. Lewat Rosicky, yang lolos dari jebakan offside saat menerima umpan Fabregas, The Gunners mengubah kedudukan menjadi 4-2.

Di menit tersisa 'Tim Gudang Peluru' punya setidaknya tiga peluang emas. Salah satunya adalah tendangan Van Persie yang membentur mistar sepakan Eduardo Da Silva yang membentur pemain City dan cuma membuahkan tendangan sudut.

Mau Liburan ke Bali ? Paket Liburan ke Bali