Paket Liburan Bali

Sewa Mobil -Driver -Tour di Bali

Promo Liburan ke Bali

Jadwal dan Prediksi Pra piala dunia 2010 8-9 September 2009, Inggris siap balas dendam

Argentina di ujung tanduk..Inggris siap balas dendam k e kroasia..

Tengah pekan ini kembali digelar pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2010, yang semakin mendekati akhir. Berikut ini jadwal lengkap pertandingan, Rabu (9/9/2009) malam sampai Kamis pagi WIB.


Zona Eropa

Grup 1
Malta vs Swedia
Albania vs Denmark
Hongaria vs Portugal

Grup 2
Israel vs Luxembourg
Latvia vs Swiss
Moldova vs Yunani

Grup 3
Republik Ceko vs San Marino
Irlandia Utara vs Slovakia
Slovenia vs Polandia

Grup 4
Liechtenstein vs Finlandia
Jerman vs Azerbaijan
Wales vs Rusia

Grup 5
Armenia vs Belgia
Bosnia-Herzegovina vs Turki
Spanyol vs Estonia

Grup 6
Belarusia vs Ukraina
Andorra vs Kazakhstan
Inggris vs Kroasia

Grup 7
Kepulauan Faroe vs Lithuania
Rumania vs Austria
Serbia vs Prancis

Grup 8
Montenegro vs Siprus
Italia vs Bulgaria

Grup 9
Norwegia vs Republik Macedonia
Skotlandia vs Belanda


Zona Amerika Selatan

Bolivia vs Ekuador
Uruguay vs Kolombia
Paraguay vs Argentina
Brasil vs Chile
Venezuela vs Peru


Playoff Asia
Arab Saudi vs Bahrain

Zona Afrika

Grup 1
Kamerun vs Gabon

Zona CONCACAF (fase final grup)

Trinidad & Tobago vs Amerika Serikat
El Salvador vs Kosta Rika
Meksiko vs Honduras

BULGARIA INGIN TAKLUKAN ITALIA
Kepercayaan diri Dimitar Berbatov sedang tinggi. Striker internasional Bulgaria ini yakin bisa membawa skuadnya mengalahkan Italia dan membuka peluang timnya untuk bisa tampil di Piala Dunia.

Bulgaria baru saja meraih kemenangan 4-1 atas Montenegro di laga kualifikasi Piala Dunia akhir pekan kemarin. Pada pertandingan itu Berbatov memiliki andil dengan menyumbangkan satu gol.

Sukses tersebut menjadi modal besar bagi Bulgaria menghadapi Italia di Olimpico, Turin, Rabu (9/9/2009) malam. Laga ini tentu saja berat karena Italia adalah lawan yang tangguh dan berstatus sebagai juara bertahan.

"Setelah sukses di pertandingan Sabtu kemarin, kami yakin dapat melakukannya. Meskipun itu akan sangat-sangat sulit," ungkap Berbatov seperti dilansir Football Italia.

Bulgaria sedang berusaha mencapai posisi kedua untuk dapat bertarung lewat babak playoff untuk bisa lolos ke Afrika Selatan tahun depan.

Gol Berbatov ke gawang Montenegro sekaligus mengakhiri puasa gol striker Manchester United itu hampir selama satu tahun di timnas. Hal itu tentu saja membangkit kepercayaan dirinya.

"Di level pribadi, saya senang bisa kembali mencetak gol bagi timnas nasional dan mengakhiri masa-masa sulit itu. Saya yakin kami punya peluang untuk mengalahkan Italia," kata Berbatov.

Pertemuan terakhir antara kedua tim di Bulgaria pada Oktober lalu berakhir seri 0-0. Saat ini Azzurri memimpin klasemen grup 8 dengan 17 poin, Irlandia 16 poin dan Bulgaria 11 poin


INGGRIS SIAP HADAPI KROASIA
Steven Gerrard rupanya masih menyimpan kenangan buruk atas Kroasia. Kini gelandang Inggris itu siap menuntut balas saat menjamu Kroasia di stadion Wembley.

Kekalahan 3-2 atas Kroasia dua tahun lalu di tempat yang sama rupanya masih membekas di hati para pemain Inggris. Hasil itu membuat Inggris gagal lolos ke putaran final Euro 2008.

Itu adalah untuk pertama kalinya dalam 24 tahun terakhir Inggris gagal lolos kualifikasi Piala Eropa. Kenangan buruk tersebut pun rupanya masih tersimpan di dalam diri Gerrard.

Hal tersebut merupakan momen paling buruk baginya sejak memakai kostum Inggris. Namun kini kesempatan membalas datang untuk Gerrard karena Inggris akan menjamu Kroasia di Wembley, Rabu (9/9/2009).

Namun Gerrard tak mau terbakar api dendam, dia ingin menjadikan kekecewaannya itu sebagai motivasi guna membawa Inggris ke Afrika Selatan. "Masih ada yang bisnis yang belum selesai untuk kita semua," ujarnya.

"Ini menyakitkan. Kami masih ingin perasaan itu saat masuk ke ruang ganti. Kami sangat ingat hasil itu dan itu memotivasi diri kami Rabu nanti," kata Gerrard seperti dilansir Sky.

"Jika Anda tidak termotivasi mengalahkan tim itu untuk ke Piala Dunia maka Anda akan mendapatkan masalah," tukas gelandang internasional Inggris itu


PRANCIS SEMERAWUT
Menjelang laga penting melawan Serbia, kondisi Prancis sudah mulai harmonis. Thierry Henry mengklarifikasi bahwa ia tidak mengkritik pelatih Raymond Domenech. Sementara Florent Malouda menerima keputusan ia tak masuk tim.

Perjalanan Prancis di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 memasuki fase kritis. Kehilangan poin penuh kala menjamu Rumania akhir pekan lalu, membuat Les Bleus gagal memepet pemuncak klasemen sementara grup 7 Zona Eropa, Serbia.

Pasca pertandingan itu diberitakan bahwa Henry mengkritik Domenech. Dalam perkembangan selanjutnya, striker Barcelona itu mengklarifikasi bahwa dirinya tak bermaksud mengkritik sang pelatih.

"Ini cuma diskusi biasa antara pemain dengan pelatih. Sebuah diskusi yang konstruktif yang harus selalu ada di antara kami," demikian kata Henry dilansir dari AFP.

"Saya tak mempertanyakan kualitas pelatih. Tidak pernah ada perselisihan di antara kami," tambahnya.

Sikap positif oleh Malouda, yang tak masuk daftar pemain dalam laga melawan Rumania. "Ketika masuk ke ruang ganti, saya melihat di sana tidak ada seragam tim yang dipersiapkan untuk saya. Saya menyimpulkan bahwa saya tidak akan ada di lapangan dan juga bangku cadangan," ujar Malouda.

Pemain Chelsea tersebut mengaku terkejut dengan hal ini. Namun, ia tidak lantas bereaksi keras.

"Ini merupakan yang sulit untuk dibicarakan dan juga bukan merupakan pengalaman yang baik untuk dijalani. Meski keputusan itu mengecewakan, tetapi lebih penting untuk tidak memikirkan hal tersebut," tutup pemain berusia 29 tahun itu.

Kondisi positif ini merupakan modal berharga bagi tim Ayam Jantan menjelang lawatannya ke markas Serbia, Rabu (9/9/2009) malam waktu setempat. Poin penuh sangat berarti guna memantapkan langkah ke Piala Dunia


ARGENTINA KEHILANGAN TEVEZ
Perjuangan Argentina di kualifikasi Piala Dunia 2010 semakin berat. Menghadapi Paraguay, Tim Tango harus kehilangan Carlos Tevez.

Seperti diberitakan Reuters, asosiasi sepakbola Argentina melalui situs resminya mengumumkan bahwa Tevez mengalami cedera lutut.

Striker yang biasa dipanggil Carlitos tersebut bakal absen ketika Argentina melawat ke markas Paraguay, Rabu (9/9/2009) malam waktu setempat.

Hilangnya Tevez mendatangkan masalah bagi ketajaman Argentina. Dalam empat laga terakhir, tim besutan Diego Maradona tersebut hanya mencetak tiga gol.

Kemenangan diperlukan oleh Argentina demi lolos langsung ke Afrika Selatan tahun depan. Saat ini, Lionel Messi dkk. ada di tangga keempat klasemen sementara zona Amerika Selatan dengan poin 22. Posisi keempat merupakan jatah terakhir untuk lolos langsung.

Dengan tiga laga tersisa yang dimiliki masing-masing negara, poin Argentina masih bisa terkejar oleh negara yang berada di peringkat di bawahnya, yakni Kolombia dan Ekuador yang masing-masing memiliki 20 poin serta Uruguay dan Venezuela yang mengantongi nilai 18.

Hasil Pertandingan Kualifikasi piala dunia 5-6 September 2009, Argentina Dipermalukan Brazil



Hasil Pertandingan Kualifikasi piala dunia 5-6 September 2009
Grup 1
Denmark 1 (Nicklas Bendtner 42)
Portugal 1 (Liedson 86)

Hongaria 1 ( Szabolcs Huszti 79-pen)
Swedia 2 (Olof Mellberg 8, Zlatan Ibrahimovic 90+4)

Grup 2
Moldova 0 Luksembourg 0

Israel 0
Latvia 1 (Kaspars Gorkss 59)

Swiss 2 (Stephane Grichting 82, Marco Padalino 88)
Yunani 0

Grup 3
Polandia 1 (Mariusz Lewandowski 80)
Irlandia Utara 1 (Kyle Lafferty 37

Slovakia 2 (Stanislav Sestak 60, Marek Hamsik 73-pen)
Republik Ceko 2 (Daniel Pudil 68, Milan Baros 84)

Grup 4
Azerbaijan 1 (Elvin Mamedov 48)
Finlandia 2 (Markus Heikkinen 75, Jonatan Johansson 86)

Rusia 3 (Vasily Berezutsky 17, Roman Pavlyuchenko 39-pen, 45-pen)
Liechtenstein 0

Grup 5
Armenia 0
Bosnia 2 (Senijad Ibricic 3, Zlatan Muslimovic 74)

Turki 4 (Tuncay Sanli 29, 72, Sercan Yildirim 37, Arda Turan 62)
Estonia 2 (Vladimir Voskoboinikov 7, Konstantin Vassiljev 53)

Spanyol 5 (David Silva 41, 68, David Villa 49, 85, Gerard Pique 50)
Belgia 0

Grup 6
Ukraina 5 (Andriy Yarmolenko 18, Artem Milevskiy 45+2, 90+1-pen, Andriy Shevchenko 71-pen, Yevgen Seleznov 90+3-pen)
Andorra 0

Kroasia 1 (Ivan Rakitic 24)
Belarusia 0

Grup 7
Austria 3 (Stefan Maierhofer 1, Marc Janko 16, 59pen)
Kepuluan Faroe 1 (Andreas Olsen 83)

Prancis 1 (Thierry Henry 48)
Rumania 1 (Julien Escude 54-bd)

Grup 8
Bulgaria 4 (Radostin Kishishev 45+1, Dimitar Telkiyski 49, Dimitar Berbatov 85-pen, Valeri Domovchiyski 90+1)
Montenegro 1 (Stevan Jovetic 9)

Georgia 0
Italia 2 (Kakha Kaladze 56, 67 bunuh diri)

Sirus 1 (Marios Elia 30)
Irlandia 2 (Kevin Doyle 5, Robbie Keane 83)

Grup 9
Skotlandia 2 (Scott Brown 56, James McFadden 80)
Macedonia 0

Islandia 1 (Eidur Gudjohnsen 29)
Norwegia 1 (John Arne Riise 10)



klasemen sementara babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa setelah dilangsungkannya 21 pertandingan, Sabtu (5/9/2009) malam sampai Minggu dinihari WIB:

(main-menang-seri-kalah-gol-gol-poin)

Grup 1
1. Denmark 7 5 2 0 14-3 17
2. Hongaria 7 4 1 2 9-4 13
3. Swedia 7 3 3 1 8-3 12
4. Portugal 7 2 4 1 9-5 10
5. Albania 8 1 3 4 4-8 6
6. Malta 8 0 1 7 0-21 1

Grup 2
1. Swiss 7 5 1 1 13-6 16
2. Yunani 7 4 1 2 12-6 13
3. Latvia 7 4 1 2 11-6 13
4. Israel 7 2 3 2 10-9 9
5. Luxembourg 7 1 2 4 3-13 5
6. Moldova 7 0 2 5 2-11 2

Grup 3
1. Slovakia 7 5 1 1 19-8 16
2. Irlandia Utara 8 4 2 2 13-7 14
3. Poland ia 7 3 2 2 19-8 11
4. Slovenia 7 3 2 2 10-4 11
5. Republik Ceko 7 2 3 2 8-6 9
6. San Marino 8 0 0 8 1-37 0

Grup 4
1. Jerman 7 6 1 0 20-4 19
2. Rusia 7 6 0 1 15-3 18
3. Finlandia 7 4 1 2 10-11 13
4. Wales 7 3 0 4 5-7 9
5. Azerbaijan 7 0 1 6 1-9 1
6. Liechtenstein 7 0 1 6 1-18 1

Grup 5
1. Spanyol 7 7 0 0 18-2 21
2. Bosnia 7 5 0 2 20-7 15
3. Turki 7 3 2 2 10-7 11
4. Belgia 7 2 1 4 10-16 7
5. Estonia 7 1 2 4 7-19 5
6. Armenia 7 0 1 6 3-17 1

Grup 6
1. Inggris 7 7 0 0 26-4 21
2. Kroasia 8 5 2 1 16-7 17
3. Ukraina 7 4 2 1 14-6 14
4. Belarusia 7 3 0 4 15-11 9
5. Kazakhstan 7 1 0 6 7-22 3
6. Andorra 8 0 0 8 2-30 0

Grup 7
1. Serbia 7 6 0 1 15-5 18
2. Prancis 7 4 2 1 9-7 14
3. Austria 7 3 1 3 10-10 10
4. Lithuania 7 3 0 4 6-6 9
5. Ruomania 7 2 2 3 8-11 8
6. Kepulauan Faroe 7 0 1 6 2-11 1

Grup 8
1. Italia 7 5 2 0 11-3 17
2. Irlandia 8 4 4 0 10-6 16
3. Bulgaria 7 2 5 0 10-5 11
4. Siprus 7 1 2 4 7-11 5
5. Montenegro 7 0 4 3 6-12 4
6. Georgia 8 0 3 5 4-11 3

Grup 9
1. *Belanda 7 7 0 0 16-2 21
2. Skotlandia 7 3 1 3 6-10 10
3. Norwegia 7 1 4 2 7-6 7
4. Macedonia 7 2 1 4 4-9 7
5. Islandia 8 1 2 5 7-13 5


JERMAN MENANG

Dua bintang generasi masa depan Jerman, Mario Gomez dan Mesut Oezil, tampil sebagai bintang timnya saat mengalahkan Afrika Selatan 2-0 dalam laga persahabatan di Leverkusen, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB.

Menjelang pertandingan kualifikasi Piala Dunia melawan Azerbaijan di Hanover hari Rabu depan, pelatih Joachim Loew berhasil mendapatkan apa yang dia mau saat menjajal Afsel. Mereka dominan dalam permainan dan barisan belakangnya jarang diusik Bafana Bafana.

Gomez yang bermain sebagai striker tunggal menorehkan gol internasionalnya yang ke-11 di pertengahan babak pertama, sedangkan Oezil mempertontonkan permainan gemilang di lapangan tengah, dan mengukir gol pertamanya buat Jerman di babak kedua.

"Aku memang sangat ingin tancap gas hari ini dan melakukan apa saja yang aku bisa untuk meraih sukses. Aku puas dengan permainanku, tapi kami pun bermain sangat bagus sebagai tim dan layak mendapat kemenangan ini," demikian Oezil, bintang muda Werder Bremen, seusai pertandingan dikutip AFP.

Loew memperkenalkan sebuah sistem penyerangan yang berbeda dengan Oezil dan Marko Marin bermain di kedua sayap dan Gomez menjadi penyerang tengah tunggal.

"Pelatih ingin mengubah beberapa hal dan kami menggunakan sebuah sistem alternatif, yang itu berjalan sangat baik," analisis kapten Michael Ballack. "Mesut Oezil bermain luar biasa, kami pun bekerja keras dalam bertahan, serta kompak di belakang. Kami memperihatkan ketenangan dan ini adalah penampilan yang baik."

Sebelum kick-off ada sebuah seremoni untuk Bern Schneider. Ia diberi sebuah penghormatan atas kontribusinya untuk tim nasional, setelah terpaksa pensiun di awal tahun karena cedera punggung. Selama karirnya ia tampil dalam 81 pertandingan Der Panzer.

Pada laga ini Jerman memunculkan sebuah next generation dalam diri Oezil, Gomez dan juga Marin. Nama terakhir, yang baru berusia 20 tahun dan memperkuat Bremen, bermain apik dalam penampilan internasionl ketujuhnya ini.

Gomez mengawali kemenangan tuan rumah dengan menuntaskan kerja sama Oezil dan Ballack di menit 37. Finishing striker Bayern Munich itu tak mampu dihentikan kiper Afsel yang bermain di klub divisi II Jerman Arminia Bielfeld, Rowen Fernandez.

Loew mengganti lini depannya setelah turun minum dan memberi kesempatan kepada Miroslav Klose untuk menambahkan caps-nya menjadi 90. Ia pun berduet dengan tandem lamanya di timnas, Lukas Podolski.

Oezil, pemuda keturunan Turki yang baru kali ini menjadi starter untuk Jerman, menorehkan gol kedua untuk timnya di menit 77. Klose berperan besar dalam gol ini dengan membuat umpan diagonal untuk diselesaikan dengan dingin oleh Oezil.

Ballack ditarik keluar di sisa 10 menit untuk dipelihara kondisinya sebelum Jerman menghadapi rival terberatnya di kualifikasi Piala Dunia, Rusia, pada 10 Oktober. Kedua tim memiliki peluang relatif sama untuk menjuarai Grup 4.

SPANYOL SEMPURNA
Belum ada yang bisa menghentikan laju Spanyol di babak kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa Grup 5. Juara Eropa ini terus tancap gas setelah menang lima gol tanpa balas atas Belgia.

Kemenangan 5-0 itu dibuat para 'Matador' di Riazor stadium, La Coruna, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB. Dua pemain Valencia, David Villa dan David Silva, menyumbang dua gol untuk tuan rumah, sedangkan sisa satu gol dibuat bek Barcelona, Gerard Pique.

Villa, yang gagal mengeksekusi tendangan penalti di menit 23, menambah pundi-pundi gol internasionalnya menjadi 33 dari 51 pertandingan. Ia kian mendekati rekor nasional yang masih dipegang Raul Gonzalez dengan 44 gol.

Di klasemen sementara Spanyol kokoh berdiri di punck dengan nilai sempurna dari tujuh pertandingan. Tim besutan Vicente del Bosque ini unggul enam poin dari tim peringkat dua Bosnia-Herzegovina, yang hari ini mendulang kemenangan 2-0 di kandang Armenia.

Jika Spanyol berhasil mengalahkan Estonia di Merida pada hari Rabu depan, dan Bosnia gagal menundukkan Turki, maka juara Euro 2008 itu bisa lolos lebih cepat ke putaran final, meskipun masih menyisakan dua pertandingan.

Belgia memberi Jean Francois Gillet debut yang tidak menyenangkan. Kiper berusia 20 tahun itu, yang saat ini bermain di klub Bari (Italia), dibuat sibuk sejak awal pertandingan. Di sepuluh menit pertama gawangnya dua kali diberi tekanan hebat oleh Villa. Tendangan pertama Villa melebar, sedangkan yang kedua dapat dimentahkan Gillet dengan kakinya.

Belgia mulai tertekan dan bek asal Arsenal, Thomas Vermaelen, menerima kartu kuning pertama dalam laga ini karena mengganggu Fernando Torres.

Di menit 21 Villa memperoleh hadiah penalti setelah ia dijatuhkan Anthony Vanden Borre di kotak Belgia. Dalam mengeksekusi tendangan 11 meter itu Villa mengarahkan ke tengah, dan kaki Gillet menghadangnya.

Setelah tembakan lain Villa menerpa mistar gawang, penyerang bernomor punggung 7 itu merancang terciptanya gol pembuka di menit 41. Umpan matangnya dituntaskan dengan mudah oleh Silva.

Setelah mandul di babak pertama, Villa berhasil mencatatkan namanya di papan skor empat menit setelah restart. Semenit kemudian Pique memperbesar keunggulan Spanyol, dan Silva mendulang gol keduanya di menit 68. Villa menutup pesta gol timnya di lima menit menjelang bubaran.

Susunan pemain

Spanyol: 1-Iker Casillas; 16-Alvaro Arbeloa (2-Raul Albiol 83), 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 11-Joan Capdevila; 8-Xavi (10-Cesc Fabregas 70), 13-Sergio Busquets, 14-Xabi Alonso, 18-David Silva; 9-Fernando Torres (15-Albert Riera 67), 7-David Villa

Belgia: 1-Jean-Francois Gillet; 2-Anthony Vanden Borre, 5-Daniel Van Buyten, 3-Timmy Simons, 4-Thomas Vermaelen; 8-Steven Defour, 17-Marouane Fellaini, 15-Jan Vertonghen (6- Olivier Deschacht 30); 16-Eden Hazard (9-Kevin Mirallas 58) 18-Moussa Dembele, 10-Wesley Sonck (7-Igor De Camargo 70)


PRANCIS MEMBLE
- Cemoohan kembali diterima timnas Prancis dari suporternya sendiri gara-gara bermain buruk dan bahkan gagal mencetak kemenangan di kandang sendiri. Menjamu Rumania, Les Bleus ditahan imbang 1-1.

Begitu wasit Ivan Bebek dari Kroasia meniup peluit panjang tanda pertandingan selesai, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, stadion Stade de France riuh oleh siulan panjang dan sorakan "huu...". Mayoritas dari sekitar 78 ribu penonton mengekspresikan ketidakpuasannya pada capaian Thierry Henry dkk, yang sejauh ini memang tidak meyakinkan performanya di kualifikasi Piala Dunia 2010 zona Eropa Grup 7.

Prancis, yang di laga sebelumnya hanya menang tipis 1-0 atas salah satu tim terlemah di Eropa, Kepulauan Faroe, terancam tak sanggup lolos otomatis ke Afrika Selatan tahun depan sebagai juara grup. Soalnya, dengan sisa tiga pertandingan mereka masih tertinggal empat angka dari pemuncak klasemen sementara, Serbia. Dari tujuh partai pasukan Raymond Domenech baru mengoleksi 14 angka.

Tim tuan rumah sempat terlihat bisa menang setelah Henry mencetak gol pembuka tiga menit setelah turun minum. Gol itu bermula dari sepak pojok Yoann Gourcuff yang lebih dulu disundul William Gallas sebelum diteruskan Henry ke jala Danut Coman. Henry pun menambah koleksi gol internasionalnya menjadi 49.

Akan tetapi, tujuh menit berselang, bek Julien Escude melakukan bluder dalam mengintersep sebuah crossing lawan, sehingga ia malah mengirim bola ke gawang timnya sendiri yang dijaga Hugo Lloris.

Setelah skor 1-1, Domenech menarik Andre-Pierre Gignac untuk digantikan Franck Ribery, yang sesungguhnya belum fit 100 persen. Nicolas Anelka lalu didorong sebagai penyerang tengah. Di menit 73 Karim Benzema dikeluarkan dari bangku cadangan untuk mengoptimalkan penyerangan.

Masuknya penyerang Real Madrid itu membuat Nicolas Anelka kembali di geser ke sayap kanan. Sempat terlihat adanya ketidaksenangan Anelka atas strategi Domenech karena ia kemudian terlihat tak tahu mesti main di mana.

Prancis sempat menggetarkan gawang Rumania lagi melalui sundulan Henry. Namun wasit menganulirnya dengan dalih offside, dan Gallas pun tampak melakukan pelanggaran sebelum mengumpankan bola kepada striker Barcelona itu.

Jika Prancis setidaknya tetap berpeluang lewat jalur playoff antartim runner up, tidak demikian halnya dengan Rumania. Dengan delapan poin dari tujuh laga, dan saat ini berada di urutan kedua dari bawah, tampaknya sulit buat tim asuhan Razvan Lucescu itu untuk dapat tampil di putaran final.

Kans Rumania juga kalah besar dibanding Austria, yang saat ini menempati peringkat ketiga dengan nilai 10. Pada pertandingan malam ini Austria mendulang angka penuh saat menjamu Kepulauan Faroe di Graz. Marc Janko mencetak dua gol dan Stefan Maierhofer menyumbangkan satu gol untuk menginspirasikan kemenangan tuan rumah dengan skor 3-1.

Susunan pemain

Prancis: 1-Hugo Lloris; 2-Bacary Sagna, 5-William Gallas, 4-Julien Escude, 13-Patrice Evra; 14-Jeremy Toulalan, 6-Lassana Diarra; 9-Nicolas Anelka, 8-Yoann Gourcuff (10-Karim Benzema 73), 12-Thierry Henry; 11-Andre-Pierre Gignac (7-Franck Ribery 59).

Rumania: 1-Danut Coman; 2-Vasile Maftei, 6-Mirel Radoi, 5-Cristian Chivu, 3-Razvan Rat; 10-Bogdan Mara (14-Mihai Roman 61), 7-Tiberiu Ghioane, 4-Iulian Apostol, 8-Maximilian Nicu (18-Gheorghe Bugur 77); 11-Romeo Surdu (16-Paul Codrea 86), 9-Ciprian Marica.

Austria: 1-Helge Payer; 2-Aleksandar Dragovic, 3-Franz Schiemer, 4-Juergen Patocka (18-Manuel Ortlechner 45+1), 5-Christian Fuchs, 6-Yasin Pehlivan, 8-Daniel Beichler (7-Roman Wallner 80); 10-Jakob Jantscher, 13-Andreas Hoelzl, 11-Stefan Maierhofer (9-Erwin Hoffer 61), 17-Marc Janko.

Faroe Islands: 1-Jakub Mikkelsen; 2-Jonas Naes, 3-Einar Hansen, 4-Atli Gregersen, 5-Egil Bo, 6-Atlin Danielsen, 7-Frodi Benjaminsen (17-Jann Petersen 81), 8-Simun Samuelsen, 10-Christian Holst (12-Andreas Olsen 72), 9-Suni Olsen (15-Levi Hanssen 68), 11-Bogi Lokin.


INGGRIS MENANG
Inggris tampil tidak terlalu meyakinkan dalam laga ujicoba menghadapi Slovenia di London. Meski lebih menguasai pertandingan, pasukan Fabio Capello 'cuma' menang 2-1.

Dua gol yang membawa Inggris bersukacita di Stadion Wembley, Minggu (6/9/2009) dinihari WIB, dicetak oleh Frank Lampard dan Jermain Defoe. Satu gol tim tamu dicetak Zlatan Ljubijankic.

Pertandingan ini menjadi pijakan terakhir Inggris sebelum menghadapi Kroasia dalam laga krusial penyisihan Piala Dunia 2010 menghadapi Kroasia di tempat yang sama, Rabu (9/9).

Jalannya pertandingan
Inggris kali ini tampil dengan kekuatan penuh, termasuk John Terry yang kebugarannya sempat diragukan. Di lini depan, Wayne Rooney berpasangan dengan Emile Heskey jadi ujung tombak The Three Lions.

Menit ketiga pertandingan, para pendukung Inggris dibuat deg-degan ketika sebuah serangan balik Slovenia memaksa kiper Robert Green memegang bola di luar kotak penalti. Ia beruntung karena wasit tak melihat dan ia lepas dari hukuman.

Slovenia kembali mengancam di menit ketujuh. Zlatko Dedic mengirim umpan kepada Milivoje Nonakovic yang kemudia lari melebar saat Green menerjang. Sayang bagi tim tamu karena tendangan Nonakovic melambung tinggi.

Serangan Inggris nyaris menemui hasil di menit 22. Sebuah tendangan sudut disambut Terry dengan sundulannya tetapi si kulit bundar melabrak mistar gawang Samir Handanovic.

Sembilan menit berselang, Inggris akhirnya membuka skor melalui penalti Frank Lampard. Penalti dijatuhkan wasit setelah Bostjan Cesar didakwa menarik baju Rooney. Putusan itu mengundang protes pemain Slovenia.

Inggris kembali digagalkan gawang saat mendapatkan peluang di menit 35. Dari tendangan sudut, bola disundul Matthew Upson ke arah Rooney, tetapi tendangan kaki kiri Roo melabrak tiang gawang.

Di babak kedua, Inggris sudah tidak seleluasa menguasai pertandingan seperti di babak pertama. Masuknya Jermain Defoe, Aaron Lennon dan Michael Carrick di masa jeda tak terlalu membantu pasukan Capello.

Walau begitu, Inggris akhirnya memetik gol kedua di menit 63. Kerjasama Lennon dengan Defoe diakhiri oleh yang terakhir ini dengan tendangan terarah dari luar kotak penalti yang menembus jala Handanovic. 2-0 bagi tuan rumah.

Menit 72, Rooney berkesempatan menyumbangkan gol untuk timnya saat umpan Lennon diteruskannya dengan tendangan dari jarak dekat. Sial baginya, bola dibuang Matej Mavric di garis gawang.

Setelah terus mencoba menyerang, Slovenia akhirnya mendapatkan gol hiburan di menit 84. Sebuah umpan dari Nejc Pecnik dimanfaatkan dengan sempurna oleh Zlatan Ljubijankic dengan diving headernya untuk jadi gol.

Saat wasit meniup peluit panjang, skor akhir tetap berkedudukan 2-1 bagi kemenangan Inggris.

Susunan pemain
Inggris: Green, Johnson, Upson (Lescott 64), Terry, A, Cole, Wright-Phillips (Lennon 46), Lampard (Carrick 46), Barry, Gerrard (Milner 46), Rooney (C. Cole 80), Heskey (Defoe 46)

Slovenia: Handanovic, Brecko, Suler, Cesar (Mavric 34), Jokic, Radosavljevic (Krhin 77), Koren, Kirm (Stevanovic 78), Dedic (Pecnik 71), Birsa (Komac 65), Novakovic (Ljubijankic 55).


KALADZE BUNUH DIRI,ITALIA MENANG
Italia berhasil menekuk Georgia 2-0 di lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2010. Namun sepasang gol Azzurri di laga itu merupakan 'pemberian' Kakha Kaladze yang melakukan dua kali bunuh diri.

Dalam laga yang digelar di Lokomotiv Stadium, Minggu (6/9/09) pagi WIB itu Italia yang mengandalkan permainan melebar dari dua winger Mauro Camoranesi dan Marco Marchionni bermain tidak begitu menggigit.

Terlepas dari hal itu, raihan tiga angka ini memantapkan posisi Italia di puncak klasemen Grup 8 Kualifikasi Piala Dunia dengan poin 17.

Jalannya pertandingan Menghadapi Georgia yang di atas kertas bukan lawan sebanding, Italia mencoba mengambil inisiatif sejak awal. Fabio Cannavaro dan kawan-kawan mendominasi awal laga dan mengurung tuan rumah di daerah pertahanannya sendiri.

Namun duet Andrea Pirlo dan Angelo Palombo di pusat permainan Azzurri kurang luwes dalam mengembangkan permainan. Alhasil bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah.

Italia mendapat peluang di menit 14 melalui tandukan Camoranessi di depan gawang tuan rumah. Namun bola hasil sundulan gelandang Juventus itu masih belum menemui sasaran.

Tujuh menit kemudian Giorgio Chiellini hampir membuat tim tamu unggul jika saja tandukannya tidak melebar. Meski mendominasi permainan Italia tampak kesulitan melakukan tusukan langsung ke jantung pertahanan Georgia yang dikoordinir oleh Kaladze.

Sedangkan tuan rumah yang lebih banyak menumpuk pemainnya di belakang cenderung mengandalkan serangan balik. Di menit 32 Amiran Sanaia melepaskan tembakan jarak jauh namun masih dapat diamankan oleh Gianluigi Buffon. Skor imbang tanpa gol ini bertahan sampai berakhirnya babak pertama.

Keadaan tidak berubah banyak di awal babak kedua. Georgia yang sebelumnya bermain lugas mulai sedikit berani menahan bola lama.

Berulang kali serangannya dimentahkan Italia berhasil unggul di menit 56 melalui gol bunuh diri Kaladze. Pemain asal AC Milan itu salah mengantisipasi bola jauh dari Palombo dan malah tanpa sengaja menyundul bola ke gawangnya sendiri.

Mimpi buruk Kaladze rupanya belum berakhir. Ia kembali mengoyak jala timnya sendiri di menit 67.

JIka di gol pertama Kaladze melakukan keteledoran dengan kepala, kali ini ia menggunakan kakinya. Pemain berusia 31 tahun itu hendak membuang umpan silang yang masuk ke kotak penalti Georgia namun bola sepakan kaki kanannya malah melintir tajam ke gawangnya sendiri.

Unggul 2-0, Italia tampak sedikit mengendurkan tekanan. Pirlo yang merupakan pengatur serangan tim tamu lebih banyak membagi bola ke sisi lapangan daripada langsung mengirim umpan ke depan.

Fabio Quagliarella hampir menambah angka di menit 90 ketika tandukan jarak dekatnya membentur mistar gawang dan sempat menyentuh tubuh badan Bediashvili.

Hasil 2-0 untuk keunggulan Italia bertahan sampai wasit Marcin Borski meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.


Susunan pemain : Georgia: Bediashvili, Khizanishvili, Kaladze, Sanaia, Lobzhanidze, Kobiasvili, Khmaladze, Kenia, Razamadze (Tskitshvili '73), Ananidze, Dvalishivili

Italia: Buffon, Cannvaro, Zambrotta, Chiellini, Criscito, Marchionni, Pirlo, Camoranesi (Santon '73), Palombo (D'Agostino '62), Iaquinta, Rossi (Quagliarella'59)


BRAZIL BANTAI ARGENTINA

Brasil memperlihatkan penampilan prima meski harus bertandang ke markas Argentina. Kemenangan 3-1 yang dikemas tim Samba membuat mereka dipastikan lolos ke Piala Dunia 2010.

Bermain di bawah tekanan pendukung Argentina di Stadion GIgante de Arroyito, Rosario, Minggu (6/9/2009) pagi WIB, Brasil bermain ciamik dan berhasil meredam permainan tuan rumah.

Hasilnya, tiga gol disarangkan tim tamu melalui Luisao di menit 24 dan Luis Fabiano di menit 30 dan 68. Argentina hanya sempat membalas melalui Jesus Datolo di menit 66.

Brasil yang memang sudah bercokol di puncak klasemen sementara kualifikasi Piala Dunia zona CONMEBOL pun dipastikan lolos ke Afrika Selatan. Dengan nilai 30, pasukan Carlos Dunga sudah tidak mungkin dikejar oleh tim peringkat 5, Kolombia, yang baru mengoleksi 20 poin

Jadwal dan Prediksi Kualifikasi Piala dunia 2010 - zona eropa dan conmebol


Jadwal penyisihan piala dunia 2010 di bulan September :

Saturday, September 5, 2009



Waktu Home
Away STAGE VENUE
15:00 UK Scotland v Macedonia Group Nine Hampden Park
15:00 UK Ukraine v Andorra Group Six Olympic Stadium
16:00 UK Azerbaijan v Finland Group Four Tofik Bakhramov, Baku
16:00 UK Russia v Liechtenstein Group Four Luzhniki Stadium
17:00 UK Armenia v Bosnia-Herzegovina Group Five Republican Stadium
18:00 UK Moldova v Luxembourg Group Two Republican Stadium
18:30 UK Bulgaria v Montenegro Group Eight Vassil Levski Stadion
19:00 UK Turkey v Estonia Group Five Ataturk Olympic Stadium
19:00 UK Georgia v Italy Group Eight Lokomotivi Stadium
19:00 UK Denmark v Portugal Group One Parken Stadion
19:00 UK Hungary v Sweden Group One Ferenc Puskas Stadium
19:00 UK Israel v Latvia Group Two Ramat Gan Stadium
19:30 UK Poland v Northern Ireland Group Three Slaski Stadium
19:30 UK Cyprus v Ireland Group Eight Neo GSP Stadium
19:30 UK Austria v Faroe Islands Group Seven Ernst Happel Stadion
19:30 UK Croatia v Belarus Group Six Stadion Maksimir
19:30 UK Switzerland v Greece Group Two
19:30 UK Slovakia v Czech Republic Group Three
19:45 UK Iceland v Norway Group Nine Laugardalsvollur Stadium
20:00 UK France v Romania Group Seven Stade de France
21:00 UK Spain v Belgium Group Five Santiago Bernabeu Stadium






Wednesday, September 9, 2009



waktu Home
Away STAGE VENUE
16:20 UK Czech Republic v San Marino Group Three Sparta Stadium
17:00 UK Armenia v Belgium Group Five Republican Stadium
17:15 UK Faroe Islands v Lithuania Group Seven Torsvollor Stadium
18:00 UK Belarus v Ukraine Group Six Dinamo Stadion
18:00 UK Norway v Macedonia Group Nine Ullevaal Stadium
18:30 UK Liechtenstein v Finland Group Four Rheinpark Stadion
18:30 UK Malta v Sweden Group One Ta'Qali National Stadium
18:45 UK Romania v Austria Group Seven Lia Manoilu
19:00 UK Israel v Luxembourg Group Two Ramat Gan Stadium
19:00 UK Bosnia-Herzegovina v Turkey Group Five Olympic Stadium
19:00 UK Andorra v Kazakhstan Group Six Estadi Comunal de Aixovall
19:15 UK Montenegro v Cyprus Group Eight Stadion Pod Goricom
19:30 UK Albania v Denmark Group One Qemal Stafa
19:30 UK Moldova v Greece Group Two Republican Stadium
19:30 UK Latvia v Switzerland Group Two Stadionas Skonto
19:30 UK Scotland v Netherlands Group Nine Hampden Park
19:45 UK Wales v Russia Group Four Millennium Stadium
19:45 UK Hungary v Portugal Group One Ferenc Puskas Stadium
19:45 UK Northern Ireland v Slovakia Group Three Windsor Park
19:45 UK Slovenia v Poland Group Three Petrol Arena
19:45 UK Germany v Azerbaijan Group Four Fubball Arena Munchen
19:50 UK Italy v Bulgaria Group Eight
20:00 UK Serbia v France Group Seven Stadion Crvena Zvezda
20:00 UK England v Croatia Group Six Wembley Stadium
21:00 UK Spain v Estonia Group Five Santiago Bernabeu Stadium




Dari 16 negara yang nantinya akan berlaga di Afrika Selatan, tercatat baru enam posisi yang sudah ada pemiliknya. Selain tuan rumah, negara lain yang sudah lebih dulu mendapat tiket adalah Australia, Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara (Zona Asia) serta Belanda sebagai satu-satunya wakil Eropa.

Khusus di Benua Biru, dipastikan belum ada yang akan menyusul Belanda di akhir pekan ini. Tapi jika kemenangan berhasil diraih, laga lanjutan di tengah pekan depan bisa jadi akan memastikan kelolosan mereka ke Piala Dunia 2010.

Spanyol adalah salah satu negara yang punya peluang mengamankan tiket ke Afrika Selatan dalam dua match day tersebut. Akhir pekan ini 'Tim Matador' akan menjamu Belgia dan dilanjutkan dengan menerima kedatangan Estonia.

Dengan saat ini unggul enam poin atas Bosnia-Herzegovina di posisi dua, tambahan enam angka akan cukup meloloskan Xavi Hernandes cs. Kans Spanyol juga terbilang besar lantaran mereka akan bermain di kandang sendiri dan "cuma" menjamu tim yang saat ini empat dan lima klasemen Grup 5.

Meski masih harus menunggu hasil pertandingan lain, Italia juga punya peluang memastikan lolos saat berturut-turut bertandang ke Georgia di akhir pekan ini dan menjamu Bulgaria tengah pekan depan. Meski begitu, Marcello Lippi justru tak mau terburu-buru membicarakan tiket ke Afrika Selatan.

"Jika kami bermain baik dan cukup beruntung untuk mengalahkan Georgia dan Bulgaria, kami bisa pergi ke Republik Irlandia (10 Oktober) dengan keunggulan empat angka. Ini moment yang sangat menentukan, ungkap Lippi memprediksi persaingan dengan Robbie Keane cs sebagai pesaing terberatnya di Grup 8.

Sementara itu di Grup 4, Jerman masih harus menunggu lebih lama untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia. Andaipun bisa menang atas tim lemah Azerbaijan, midweek mendatang, Der Panzer masih harus melihat hasil pertandingan tim lain di matchday berikutnya.

Di Grup 1, Portugal yang saat ini masih duduk di posisi tiga akan menghadapi tantangan serius dalam upayanya menjaga kans lolos ke Piala Dunia saat bertandang ke Denmark akhir pekan ini. Jika sampai kalah, maka satu-satunya jalan buat Ronaldo cs lolos ke Piala Dunia adalah lewat jalur playoff.

Persaingan di Grup 1 ini terhitung lebih sengit. Hongaria yang saat ini duduk di posisi dua, tertinggal tiga poin atas Denmark, masih punya peluang lolos ke Piala Dunia pertamanya dalam 24 tahun terakhir.

The Three Lions, Inggris, baru akan menjalani Kualifikasi Piala Dunianya pada tengah pekan mendatang dengan menjamu Kroasia. Selain soal perebutan tiket ke Afrika Selatan, pertarungan Inggris vs Kroasia ini akan dipanasi oleh perang terselubung antara kedua kubu.

Inggris tentunya masih ingat kekalahan mereka atas Kroasia di kualifikasi Piala Eropa lalu, karena hasil tersebutlah John Terry cs gagal tampil di Austria-Swiss 2006. Belakangan Asosiasi Sepakbola Kroasia menuduh kalau ada upaya terencana untuk menggembosi pemain mereka menyusul cedera yang menimpa Roman Pavlyuchenko.

Dari Zona CONMEBOL, laga sengit akan tersaji saat Argentina menjamu seteru abadinya, Brasil. Kemenangan jadi kewajiban buat 'Tango' mengingat posisi mereka masih sangat rawan saat ini.

Anak asuh Diego Maradona untuk sementara duduk di posisi empat klasemen (jatah terakhir lolos langsung) dengan poin 22. Lionel Messi tertinggal tujuh poin dari Brasil dan cuma unggul dua angka dari Uruguay di posisi lima.


Inggris tampil luar biasa di Kualifikasi Piala Dunia dengan meraih 100% kemenangan. Harapan untuk bisa lolos dan kemudian berprestasi bertambah kuat karena rasa kebersamaan yang diciptakan Fabio Capello.

Dengan raihan nilai semprna 21, Inggris saat ini memimpin grup Grup 6 Kualifikasi Piala Dunia. Unggul tujuh angka dari Kroasia yang berada di posisi dua, The Three Lions tinggal membutuhkan tambahan tiga angka lagi dari tiga pertandingan yang tersisa untuk memastikan tiket ke Afrika Selatan tahun depan.

Menurut David Beckham, penampilan gemilang Inggris di ajang kualifikasi Piala Dunia tersebut tidak lepas dari peran Capello. Menurut mantan pemain Real Madrid tersebut, pelatih asal Italia itu berhasil membangun iklim kebersamaan di skuad 'Tiga Singa'.

"Dia sukses mengubah mentalitas para pemain. Bagaimana pemain menyiapkan dirinya dan menghabiskan pekan dengan bersama-sama, sangat seriun dan konsentrasi," tuturnya di Fifa

"Hal itu bekerja karena kami tidak hanya memenangi laga, namun juga berhasil menjadi tim. Pelatih juga dapat menanamkan kepercayaan diri bagi para pemain," sambung dia.

Lebih lanjut Beckham merasa cukup yakin dengan peluang Inggris di Piala Dunia tahun depan. Penantian panjang mereka setelah terakhir jadi kampiun di tahun 1966 akan tuntas tahun depan

"Saya yakin kami memiliki peluang yang bagus jika kami bermain dengan kebersamaan seperti yang kami tunjukkan di babak kualifikasi sebelumnya," tandasnya.

Inggris akan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia saat melakoni laga kandang melawan Kroasia pada Rabu (9/9/09) mendatang.


PRANCIS TETAP SIAGA
Pelatih Prancis Raymond Domenech tak habis pikir dengan sikap fans Prancis yang sering mencibir Les Bleus. Meski memahami bahwa fans berhak untuk mencibir, namun menurut Domenech ada "syarat"-nya. Apa itu?

Bagi tim nasional Prancis, mungkin berlaga di markas lawan lebih baik daripada tampil di kandang sendiri. Pasalnya, di negeri sendiri Les Bleus justru sering mendapatkan cibiran dari para superternya.

"Ketika memasuki stadion, orang-orang itu berubah sikap. Itu membuat saya merasa terganggu," demikian keluh Domenech dalam wawancaranya dengan Metro seperti dikutip dari Goal.

"Ingat laga melawan Norwegia di Marseille sebelum Piala Dunia 1998? Hampir selama 90 menit, para pemain mendapatkan siulan tanda mencemooh," serunya.

"Mencibir seperti telah menjadi bagian dari sejarah. Bahkan presiden yang tengah berpidato pun dicibir. Ini adalah bagian dari pemikiran nasional," lanjut pelatih yang membawa Prancis jadi runner up Piala Dunia 2006 itu.

Bukan hanya Domenech, keluhan senada juga dilontarkan dari salah satu pemain yakni Patrice Evra yang menyebut bahwa fans Prancis aneh.

Repot-nya, di kualifikasi Piala Dunia kali ini, tiga dari empat laga sisa tim Ayam Jantan akan digelar di kandang sendiri, masing-masing lawan Rumania, Kepulauan Faeroe, dan Austria.


Domenech pun mempersilakan para penonton mencibir pasukannya dan juga dirinya. Tetapi, ada syaratnya. "Bila saya membayar untuk menyaksikan sebuah pertunjukan dan saya menilai pertunjukan itu buruk, maka saya memiliki hak untuk mencemooh. Tapi itu bukan ketika pertunjukan sedang berlangsung," lanjut arsitek Prancis sejak tahun 2004 tersebut.

"Mari kita mencibir di akhir pertandingan, ketika hasil akhirnya sudah diketahui," tutup pelatih berusia 57 tahun itu.

Saat ini Prancis berada di peringkat kedua klasemen sementara grup 7 Zona Eropa dengan poin 13, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen sementara Serbia. Namun juara dunia 1998 itu masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Akhir pekan ini, Prancis akan menjamu Rumania di Saint-Denis.


Bigmatch : BRAZIL vs ARGENTINA


CONMEBOL
Peru v Uruguay
Colombia v Ecuador
Paraguay v Bolivia
Argentina v Brazil
Chile v Venezuela

Sewaktu aktif bermain, Dunga dan Diego Maradona sering terlibat bentrok. Namun ketika Brasil berhadapan dengan Argentina akhir pekan ini, Dunga tidak akan membawa rivalitas klasik itu.

Argentina akan menjamu Brasil di ajang kualifikasi Piala Dunia pada Sabtu (5/9/09). Duel antara dua tim raksasa dari Amerika Selatan itu akan diwarnai reuni dua pelatih yang juga pernah berhadapan sewaktu bermain, Dunga di 'Samba' dan Maradona di 'Albiceleste'.

Kedua pria tersebut pernah beberapa kali terlibat duel sewaktu membela negaranya masing-masing pada awal era 1990-an. Dunga yang berposisi sebagai gelandang bertahan kerap berbenturan langsung dengan Maradona yang berperan sebagai penyerang lubang.

Namun saat kali ini keduanya bertemu kembali sebagai pelatih, Dunga mengatakan bahwa dirinya akan membuang jauh-jauh persaingan di masa lalu tersebut. Pria berusia 45 tahun itu juga mengatakan bahwa dirinya tidak begitu peduli dengan tim lawan melainkan hanya fokus pada timnya sendiri.

"Kami memiliki masa lalu sebagai pemain dan sekarang sama-sama melatih. Sepakbola dengan 11 Maradona tidak akan bekerja, begitu juga dengan 11 Dunga," tandasnya di Reuters.

"Setiap pemain memiliki karakteristik dan caranya sendiri yang sangat berbeda dengan yang lain. Saya tidak peduli dengan tim lain. Saya peduli dengan tim nasional Brasil," sambung dia.

Pertemuan pertama Brasil kontra Argentina yang dilangsungkan pada Juni tahun lalu berkesudahan tanpa pemenang, skor akhir pertandingan saat itu adalah 0-0. Namun ketika itu Maradona belum ditunjuk jadi bos 'Tim Tango'.

Menjelang laga tandang menghadapi Argentina, bintang Brasil Kaka tak mau terlalu percaya diri. Dia menyerukan kewaspadaan agar rekan-rekannya tidak lengah.

Argentina akan menjamu Brasil dalam laga kualifikasi akhir pekan ini. Melihat posisi 'Tim Tango'yang menghuni posisi empat klasemen zona Amerika Selatan, tuan rumah pun relatif akan lebih dalam tekanan.

Hal itu disebabkan adanya kemungkinan Ekuador, yang ada di posisi lima, dapat menggeser Argentina dari empat besar jika dapat mengatasi Kolombia di hari yang sama. Pada tahap ini, tergusur dari posisi empat besar bisa jadi sebuah musibah.

Meski demikian, tekanan bukan hanya berpotensi melemahkan dan sebaliknya malah bisa menjadi sebuah lecutan yang bikin penampilan jadi lebih tajam. Itu mengapa Kaka tak mau lengah menghadapi Argentina.

"Kami adalah tim yang komplet, tapi kami harus hati-hati melawan Argentina karena mereka punya banyak pemain hebat seperti (Lionel) Messi, (Sergio) Aguero dan (Carlos) Tevez," kata Kaka di Goal.

Jika Brasil yang tengah memimpin klasemen ceroboh dan lengah, Kaka cukup yakin nama-nama tadi akan dapat memanfaatkan dan menumbangkan 'Tim Samba'. "Para pemain ini punya kemampuan mempengaruhi pertandingan kapan pun, jadi kami harus mewaspadai mereka."

"Mereka adalah sebuah tim yang lengkap, tapi biar begitu kami juga tidak kalah komplet," tutup Kaka.

Mau Liburan ke Bali ? Paket Liburan ke Bali