Paket Liburan Bali

Sewa Mobil -Driver -Tour di Bali

Promo Liburan ke Bali

Hasil Seri A 13 Pebruari 2010- The Hunter Menangkan Milan .

VIVA KLAAS JAN "THE HUNTER " HUNTELAAR
Susunan Pemain

Milan: Dida; Abate, Nesta, Thiago Silva (Bonera 40'), Favalli, Gattuso, Pirlo, Ambrosini, Mancini (Pato 13'), Huntelaar, Ronaldinho (Beckham 77')

Udinese: Handanovic; Isla (Lodi 60'), Zapata, Coda, Pasquale, Sammarco (Pepe 72'), Asamoah, Inler, Sanchez, Floro Flores (Geljo 72'), Di Natale
AC Milan mengakhiri puasa kemenangan dengan mengatasi Udinese 3-2. Dua gol kemenangan Rossnerri diborong oleh Klaas Jan Huntelaar. Hasil ini membawa Milan naik ke posisi runner up klasemen sementara.

Milan menghadapi Udinese di San Siro, Sabtu (13/2/2010) dinihari WIB. Selain dua gol dari Huntelaar, Milan merobek gawang pasukan Friuli lewat Alexandre Pato. Sedangkan Udinese membukukan skor melalui Floro Flores dan Antonio Di Natale.

Ini merupakan kemenangan pertama Il Diavolo Rosso dalam empat partai resmi terakhir mereka.

Tambahan tiga angka membawa pasukan Leonardo naik ke peringkat kedua. Dengan poin 45, Milan unggul satu angka dari AS Roma dan tertinggal delapan angka dari capolista Inter Milan.

Sementara itu posisi Udinese tak berubah yakni di posisi ke-15 dengan poin 24.

Jalannya Pertandingan

Setlah cukup lama menepi akibat cedera, pelatih Milan Leonardo menampilkan Alessandro Nesta sebagai starter.

Tujuh menit usia laga, papan skor di Stadion San Siro berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Rossoneri. Ada pun gol dicetak Klaas Jan Huntelaar yang memanfaatkan umpan Ronaldinho.

Tiga menit berselang, Udinese balik menghadirkan ancaman. Kiper Milan, Dida sudah gagal mengantisipasi umpan dari Isla. Namun bola yang selanjutnya diterima Antonio Di Natale gagal dimanfaatkan striker Italia itu untuk merobek gawang Milan.

Memasuki menit ke-13, Leonardo melakukan pergantian pemain. Amantino Mancini yang tampak bermasalah dengan kondisinya digantikan oleh Alexandre Pato.

"Si Bebek" yang juga cukup lama menepi akibat cedera menunjukkan belum kehilangan daya ledaknya. Enam menit menjelang jeda, Pato menggandakan keunggulan bagi Milan.

Gol ini kembali diawali dari bola yang disodorkan Ronaldinho. Selanjutnya Pato melakukan gerakan yang mengecoh kiper Udinese Samir Handanovic sebelum menceploskan bola.

Di masa injury time babak pertama, tim tamu memperkecil kedudukan melalui Floro Flores yang menyambut umpan dari Di Natale.

Huntelaar membuktikan dirinya layak mendapatkan kepercayaan. 12 menit babak kedua berjaan, pemain asal Belanda itu kembali merobek gawang Udinese.

Ronaldinho kembali membidani lahirnya gol ini. Tendangan bebas R80 gagal disapu dengan baik oleh Coda dan bola jatuh ke arah Huntelaar. The Hunter selanjutnya menuntaskan serangan dengan eksekusi yang menghadirkan gol ketiga Milan.

Seperempat jam menjelang bubaran, gebrakan Dinho lagi-lagi hampir merobek gawang Udinese. Bola umpan pemain Brasil itu disambut dengan tendangan Genarro Gattuso yang masih bisa ditangkap oleh Handanovic.

Menit ke-86, Handanovic beraksi menggagalkan tendangan yang dilepas Pato.

Tiga menit menjelang bubaran, Di Natale yang memanfaatkan kelengahan pemain Milan berhasil menggetarkan gawang Dida. Gol pemain Italia itu menjadi yang terakhir dalam laga ini.



Hasil liga inggris 10 dan 11 Februari 2010- Arsenal kalahkan Liverpool

Arsenal 1 - 0 Liverpool
Aston Villa 1 - 1 Manchester U.
West Ham U. 2 - 0 Birmingham C.
Wolverhampton W. 1 - 0 Tottenham H.
Blackburn R. 1 - 0 Hull C.
Everton 2 - 1 Chelsea

Arsenal bangkit dari dua kekalahan beruntun yang mereka terima di laga sebelumnya. Menjamu Liverpool di Emirates Stadium, Kamis (10/2/2010) dinihari WIB, The Gunners unggul 1-0 lewat Abou Diaby.


Tiga poin atas Liverpool ini menjadi yang pertama didapat Arsenal dalam empat pertandingan terakhir. Cesc Fabregas cs sebelumnya berturut-turut dipermalukan Chelsea dan Manchester United serta diimbangi Aston Villa 0-0.

Dengan nilai 52 yang kini dikumpulkan, Arsenal masih bertahan di tangga ketiga klasemen, yang membuat peluang menjuarai Liga Inggris secara matematis masih terbuka lebar. Mereka terpaut lima angka atas MU di posisi kedua, yang pada laga lain diimbangi Aston Villa 1-1.

Sementara buat Liverpool, inilah kekalahan pertama mereka sejak 19 Desember lalu. Dalam kurun tersebut, The Reds sukses mengumpulkan 18 poin, hasil lima kemenangan dan tiga partai berkesudahan imbang. Mengoleksi 44 angka, Steven Gerrard cs masih berhak duduk di tangga keempat klasemen.

Jalannya Pertandingan

Arsenal dan Liverpool tampil dengan tensi tinggi sejak menit awal. Peluang awal yang tercipta dalam laga tersebut terjadi di muka gawang Pepe Reina saat tandukan William Gallas menyongsong crossing tendangan bebas masih melayang tinggi.

Hanya mengandalkan David Ngog sendirian sebagai penyerang, Liverpool tak bisa membuat peluang bikin gol yang benar-benar matang. Di sisi lain, upaya tuan rumah menggedor pertahanan The Reds juga tak ada yang berhasil masuk ke kotak penalti.

Baru di menit 25 Arsenal bisa mengkreasikan dua kesempatan beruntun lewat Nicklas Bendtner. Setelah di kesempatan pertama striker jangkung itu gagal mengendalikan dengan sempurna bola umpan terobosan yang dikirim Arshavin, beberapa detik berselang sepakannya saat tinggal berhadapan dengan Reina melenceng sangat jauh.

Tekanan Arsenal berlanjut dua menit setelahnya. Menyambar bola yang ditinju Reina saat menghalau tendangan bebas Cesc Fabregas, sepakan Samir Nasri dari dalam kotak penalti terhadang tubuh bek The Reds yang bertumpuk di muka gawang.

Liverpool, yang tak terkalahkan dalam delapan pertandingan sebelumnya, balik menyengat di menit 30. Dari sebuah kemelut di dalam kotak penalti, Maxi Rodriguez melepaskan tendangan keras yang terhalau tubuh Thomas Vermaelen di depan gawang. Klaim penalti yang dituntut gelandang Argentina itu dimentahkan wasit.

Sebelum turun minum, Arsenal kembali punya peluang membuka keunggulan melalui Arshavin. Tapi sepakan striker Rusia itu dari luar kotak penalfi di menit 35 kembali melayang di atas mistar gawang.

Saling ganti menyerang kembali terjadi di awal babak kedua. Menusuk dari sisi kiri, tendangan Arshavin dari sudut sempit menyasar jala gawang Reine sebelah luar, ceritanya bisa jadi berbeda jika dia mengirim umpan silang karena di tengah kotak penalti ada tiga rekannya berdiri menunggu.

Sebuah kesalahan yang dibuat Gael Clichy, yang melepaskan umpan backheel di daerah pertahanan sendiri nyaris membuat Arsenal tertinggal. Bola yang jatuh ke kaki Javier Mascherano langsung dikirim ke Emiliano Insua, The Gunners beruntung gawangnya tak bobol karena sepakan keras Insua dari tepi kotak penalti melayang tinggi.

Di menit 53 kembali tim tamu punya peluang melalui Ngog yang berhasil mengejar umpan terobosan Steven Gerrard. Tapi sebelum sempat melepaskan tembakan saat tinggal berhadapan dengan Manuel Almunia, dia terhadang William Gallas yang melakukan tekel dengan sempurna.

Kegagalan Rosicky mengendalikan bola di dalam kotak penalti membuat dia kehilangan kesempatan bikin gol setelah terlepas jebakan offside untuk mengejar umpan terobosan. Sementara upaya melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang dicoba Bendtner dan Rosicky juga tak membuahkan hasil.

Penantian fans tuan rumah baru berakhir di menit 72 setelah Diaby menjebol gawang Reina. Bermula dari serangan yang diarsiteki Fabregas dari tengah lapangan, sang kapten melepas umpan pada Nicklas Bendtner di sisi kanan, yang meneruskannya pada Tomas Rosicky setelah gagal dalam upaya mengirim umpan diagonal.

Berbeda dengan Bendtner, si kulit bundar yang dikirim Rosicky tepat mengarah ke kepala Diaby, yang datang dari belakang sambil terbang di udara, dan berhasil mengarahkannya ke dalam gawang. 1-0 Arsenal unggul.

Lima menit sebelum bubaran The Kop nyaris menyamakan kedudukan melalui Ryan Babel. Sepakan keras pesepakbola Belanda itu dengan gemilang ditepis Almunia yang membuat bola membentur mistar gawang dan mental ke luar lapangan.

Semenatara di masa injury time, klaim hands ball yang diminta Liverpool ditolak wasit. Padahal dalam tayangan lambat terlihat kalau Fabregas mengangkat tangannya dalam upaya menghalau tendangan bebas Gerrard.

Susunan Pemain:

Arsenal: Manuel Almunia, Thomas Vermaelen, William Gallas, Gaël Clichy, Emmanuel Eboue, Alexandre Song Billong, Abou Diaby, Cesc Fábregas, Andrei Arshavin (Theo Walcott '68), Nicklas Bendtner (Bacary Sagna '82), Samir Nasri (Tomas Rosicky '34)

Liverpool: Pepe Reina, Daniel Agger, Martin Skrtel, Emiliano Insua, Jamie Carragher (Philipp Degen '55), Javier Mascherano, Lucas (Ryan Babel '78), Maxi Rodríguez, Dirk Kuyt, David Ngog, Steven Gerrard

MU SERI,CHELSEA KALAH
Manchester United gagal memenuhi targetnya membalas kekalahan dari Aston Villa. Diwarnai kartu merah untuk Nani, laga Villa kontra MU berkesudahan imbang 1-1.

MU datang ke Stadion Villa Park, Kamis (11/2/2010) dinihari WIB, dengan target membalas kekalahan 0-1 yang mereka derita di kandang sendiri, medio Desember tahun lalu.

Namun justru Villa yang unggul terlebih dahulu melalui tandukan Carlos Cuellar. MU akhirnya menyamakan skor menjadi 1-1 lewat gol bunuh diri bek Villa, James Collins.

Hasil ini membuat MU gagal melompati Chelsea di puncak klasemen Liga Inggris. Dengan nilai 57, The Red Devils tertinggal satu angka di belakang Chelsea yang juga tengah bermain menghadapi Everton.

Jalannya pertandingan
MU mengawali pertandingan dengan cukup apik. Di menit kedelapan, satu tendangan bebas Nani berbelok arah karena membentur bek Villa dan itu memaksa kiper Brad Friedel beraksi menepis bola keluar.

Lima menit kemudian, giliran Villa yang memetik peluang. Dari tendangan bebas, Cuellar menanduk bola sembari membelakangi gawang, tapi bola melayang di atas mistar MU.

Villa lalu memecah kebuntuan di menit 19. Tandukan Cuellar dari dalam kotak penalti menembus sudut kanan atas jala gawang MU yang dikiperi Edwin van der Sar, 1-0 buat Villa.

Namun kegembiraan Villla cuma bertahan empat menit setelah James Collins mencetak gol bunuh diri. Gol bunuh diri terjadi karena Collins membelokkan bola tendangan Ryan Giggs.

Saat laga berusia sekitar setengah jam, MU harus kehilangan Nani yang diusir wasit. Kartu merah diberikan wasit Martin Walton karena gelandang Portugal itu melakukan tekel berbahaya kepada Stiliyan Petrov.

Walau bermain dengan 10 orang, MU tetap berupaya tampil ofensif. Di menit 35, tendangan Michael Carrick menyambut tendangan sudut Giggs masih bisa ditepis Friedel.

Tujuh menit babak kedua berjalan, MU kembali memperoleh peluang. Namun tendangan Antonio Valencia dari dalam kotak penalti melayang tinggi dan 'Setan Merah' pun gagal lagi.

Kelengahan pertahanan MU nyaris berbuah petaka. Di menit 58, James Milner menguasai bola di dalam kotak penalti MU, tapi tembakan mendatarnya masih bisa dijinakkan Van Der Sar sembari menjatuhkan diri.

Friedel menyelamatkan gawang Villa dari serbuan Rooney di menit 75. Tendangan voli Roo dari luar kotak penalti hampir saja masuk andai Friedel tidak melompat dan men-tip bola ke udara.

Di menit terakhir pertandingan, Villa hampir saja bisa mencetak gol kemenangan. Sebuah tendangan bebas Gabriel Agbonlahor tidak dapat ditangkap dengan sempurna oleh Van Der Sar, tapi sebelum pemain Villa merebut bola, Van Der Sar sigap merebut bola lagi.

Skor 1-1 ini pun akhirnya bertahan hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Susunan pemain
Villa: Friedel; Cuellar, Dunne, Collins, L. Young; Milner, Petrov (Sidwell 65), Delph (Carew 59), Downing, A. Young; Agbonlahor

MU: Van Der Sar; Rafael, Evans, Brown, Evra; Nani, Carrick, Scholes (Valencia 46), Fletcher, Giggs (Berbatov 74); Rooney

Chelsea gagal mendulang satu pun angka di tengah pekan ini. Dua gol bomber Everton, Louis Saha membenamkan The Blues dalam laga lanjutan Liga Inggris yang berkesudahan dengan skor 1-2.

Dengan kekalahan keempatnya di musim ini tersebut, Chelsea memang tetap masih memimpin klasemen dengan 58 poin. Namun jarak mereka dari Manchester United terpangkas menjadi satu poin saja setelah 'Setan Merah' bermain imbang 1-1 dengan Aston Villa.

Sedangkan Everton berhasil naik ke peringkat sembilan dengan 35 poin dari 26 kali bertanding. Ini merupakan kemenangan The Toffees yang kesembilan di musim ini.

Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Goodison Park, Kamis (11/2/2010) dinihari WIB tersebut Chelsea melakukan satu pergantian di line up starter dari laga melawan Arsenal. Michael Ballack dibangkucadangkan untuk digantikan Yuri Zhirkov.

Dua gol dari Everton diborong oleh Louis Saha. Sedangkan gol semata wayang Chelsea dihasilkan oleh Florent Malouda.

Jalannya pertandingan

Chelsea lebih menguasai bola di awal babak pertama. Tim tamu mendominasi pergerakan di lapangan tengah.

Di menit delapan Frank Lampard membuat pendukung tuan rumah ketar-ketir. Menerima umpan dari Ashley Cole, gelandang asal Inggris ini melepaskan tendangan yang melenceng tipis di samping tiang gawang Tim Howard.

Chelsea berhasil membuka keunggulan di menit 17. Florent Malouda yang berdiri di dalam kotak penalti menggetarkan jala gawang Everton melalui tendangan kaki kirinya setelah sebelumnya menerima umpan dari sundulan Didier Drogba.

Everton berhasil menyamakan kedudukan di menit 37. Berawal dari tendangan penjuru Landon Donovan, Louis Saha berhasil memenangi duel udara dan melesakkan bola melalui tandukan yang diarahkan ke sudut kanan bawah.

Di menit 45, Everton berpeluang untuk balik unggul setelah Ricardo Carvalho melakukan pelanggaran terhadap Donovan di kotak terlarang. Namun Saha yang maju ke depan sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya setelah tendangannya berhasil diblok oleh Cech.

Tak banyak peluang yang tercipta di awal babak kedua. Meski tempo tetap tinggi kedua tim bermain rapat di barisan pertahanan.

Everton berhasil membalikkan keadaan di menit 75. Saha kembali menjadi mimpi buruk Chelsea. Tendangan kaki kirinya dari sisi kanan kotak penalti memanfaatkan sodoran Sylvain Distin gagal diselamatkan Cech.


Susunan pemain

Everton: Howard, Neville, Heitinga, Distin, Baines, Donovan, Arteta (Rodwell 74), Osman, Bilyaletdinov, Cahill, Saha

Chelsea: Cech, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ashley Cole (Ballack '57), Lampard, Mikel (Sturridge '77), Zhirkov, Anelka (Kalou '67), Drogba, Malouda

Hasil liga italia 7 dan 8 Februari 2010- Inter Kokoh di puncak, Roma salip Milan

Hasil Seri A Minggu (7/2/2010) malam WIB

Atalanta 1 - 0 Bari
Bologna 0 - 0 AC Milan
Genoa 1 - 0 Chievo
Inter Milan 3 - 0 Cagliari
Lazio 0 - 1 Catania
Siena 1 - 2 Sampdoria
Udinese 3 - 1 Napoli
Fiorentina 0-1 Roma


ROMA SUKSES
AS Roma naik ke posisi kedua usai mengatasi Fiorentina dengan skor tipis 1-0. Striker Mirko Vucinic menjadi pahlawan Serigala Ibukota dengan membukukan gol kemenangan.

Dalam laga yang digelar di Stadion Artemio Franchi, Firenze, Senin (8/2/2010) dinihari WIB, gol tunggal Roma dibukukan oleh Vucinic delapan menit menjelang bubaran. Ini merupakan gol pertama Vucinic sejak November tahun lalu.

Hasil ini membawa tim Serigala Ibukota naik ke peringkat kedua klasemen sementara, menggusur AC Milan yang dalam laga sebelumnya gagal meraih poin penuh.

Ada pun perolehan nilai Francesco Totti dkk kini menjadi 44, unggul dau angka atas Milan dan tertinggal delapan angka dari pemuncak klasemen sementara, Inter Milan.

Jalannya Pertandingan

Fiorentina sempat mencetak gol di menit ke-20 melalui Juan Vargas yang menyambut bola dari Riccardo Montolivo. Namun gol tersebut dianulir wasit karena Vargas dinilai berada dalam posisi off-side.

Memasuki menit ke-28, Fiorentina kembali memiliki kans, kembali lewat Vargas. Kali ini sepakannya memaksa kiper Julio Sergio untuk beraksi menyelamatkan gawangnya.

Sesaat kemudian serbuan kembali datang dan Sergio lagi-lagi mematahkan serbuan I Viola yang kali ini dilancarkan Manuel Pasqual.

Fiorentina kembali punya peluang di akhir babak pertama. Berawal dari umpan Montolivo yang ditujukan kepada De Silvestri, namun nama kedua gagal membukukan gol padahal dia berada dalam posisi yang bagus.

Lima menit berselang, Julio Sergio kembali menghancurkan harapan Fiorentina ketika menahan bola tendangan Alberto Gilardino.

Asyik menekan, gawang Fiorentina justru bobol delapan menit menjelang bubaran. Melalui situasi sepak pojok, bola diterima oleh Daniele De Rossi.

Kemudian pemain Italia itu mengirim bola ke Mirko Vucinic. Nama terakhir selanjutnya melepas sebuah eksekusi yang menggetarkan gawang Fiorentina.

Skor 1-0 untuk Roma bertahan hingga peluit akhir.

Susunan Pemain

Fiorentina: Frey; Kroldrup, Gamberini, Pasqual (Keirrison 84'), De Silvestri (Santana 85'), Bolatti (Donadel 59'), Montolivo, Gilardino, Jovetic, Vargas, Marchionni

AS Roma: Julio Sergio; Juan, Mexes, Riise, Motta, Pizarro, De Rossi, Perrotta, Totti (Baptista 45'), Vucinic (Andreoli 90'), Taddei (Menez 82')

INTER MENANG
Inter Milan semakin mantap duduk di puncak klasemen sementara. Kemenangan 3-0 atas Cagliari, plus kegagalan AC Milan meraih poin penuh, membuat Nerazzurri nyaman di capolista.

Laga yang dilangsungkan di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (7/2/2010) malam WIB berkesudahan dengan skor 3-0 untuk Inter. Gol Inter dikemas oleh Goran Pandev dan Walter Samuel di babak pertama, disusul Diego Milito di babak kedua.

Dengan hasil ini maka pasukan Jose Mourinho bertahta di puncak dengan poin 52, unggul sepuluh angka dari AC Milan, yang di waktu yang sama bermain imbang dengan Bologna.

Jalannya Pertandingan

Dalam pertandingan ini, pelatih Inter Milan Jose Mourinho menunjukkan keinginan untuk tancap gas sejak awal, dengan menampilkan trio penyerang mereka: Samuel Eto'o, Goran Pandev, dan Gabriel Milito.

Hasilnya tim Biru Hitam membuka skor ketika pertandingan berusia enam menit. Berawal dari bola yang dilepas Javier Zanetti kemudian disambut oleh Samuel Eto'o.

Bola dari Eto'o mengarah ke Goran Pandev. Selanjutnya pemain Makedonia itu melepas tembakan yang merobek gawang Cagliari.

Setelahnya tekanan Inter tak berhenti. 14 menit berselang Nerazzurri menggandakan angka lewat Walter Samuel yang menyambut sepak pojok Douglas Maicon.

Menit ke-35, Calgiari sempat mencetak gol. Namun angka yang dibukukan Alessandro Matri tidak disahkan oleh wasit karena ia dinilai off-side terlebih dahulu.

Dua menit berselang, Julio Cesar beraksi untuk menggagalkan upaya Cagliari yang hadir lewat tembakan Nene.

Tiga menit babak kedua dibuka, skor pertandingan berubah menjadi 3-0. Berawal dari kerjasama Eto'o dan Pandev, dan dituntaskan oleh Diego Milito.

Milito memiliki peluang di menit ke-67 untuk mencetak gol keduanya. Namun pergerakannya setelah menerima umpan dari Maicon, kalah cepat dari kiper Cagliari Michael Agazzi. Bola pun dikuasai oleh portiere tim tamu.

Sepuluh menit menjelang partai ditutup, Cagliari punya peluang melalui Matri. Namun tendangannya masih jauh dari sasaran.

Enam menit menjelang bubaran, pelatih Cagliari Massimiliano Allegri memasukkan pemain berdarah Indonesia, Radja Nainggolan guna menggantikan Jeda.

Skor 3-0 bertahan hingga laga berakhir.

Susunan Pemain

Inter: Julio César; Samuel, Cordoba, Santon, Maicon, Cambiasso, Motta (Marriga 76'), Zanetti, Eto'o (Muntari 59'), Milito (Balotelli 83'), Pandev

Cagliari: Agazzi; Astori, Canini, Conti, Agostini, Dessena, Jeda (Nainggolan 84'), Lazzari, Biondini (Barone 56'), Matri, Nene (Larrivey 60')

MILAN KEMBALI GAGAL MENANG
Untuk kali keempat secara beruntun, AC Milan gagal meraih kemenangan. Di laga terakhirnya, Rossoneri cuma dapat satu angka hasil bermain 0-0 saat melawat ke Bologna.

Tren tanpa kemenangan yang kini sedang dialami Milan dimulai saat mereka dihajar Inter Milan 0-2 pada 24 Januari lalu. Setelahnya mereka kalah atas Udinese di Coppa Italia dan diimbangi Livorno di Seri A pekan lalu.

Hasil ini tak cuma membuat peluang merapatkan jarak dengan puncak klasemen makin sulit. Posisi Rossoneri (42) di tangga kedua klasemen kini malah terancam diambil alih AS Roma (41) yang sesaat lagi akan menghadapi Fiorentina.

Di sisi lain, hasil tanpa gol ini juga menjadi preseden buruk terkait persiapan Milan tampil di Liga Champions pada 16 Februari mendatang. Padahal Manchester United, lawan Milan di babak 16 besar, terus tampil meyakinkan.

Jalannya Pertandingan

Leonardo langsung menurunkan Alessandro Mancini dalam laga yang dilangsungkan Renato Della`Ara, Minggu (7/2/2010) malam WIB. Pemain pinjaman Inter itu dipasang di posisi milik Alexandre Pato, untuk menemani Marco Borriello dan Ronaldinho di lini depan.

Seperti pada laga lainnya, Milan banyak menguasai bola di awal laga. Namun keunggulan tersebut tak mampu diteruskan dengan mencetak gol atau membuat ancaman ke gawang tuan rumah.

Massimo Ambrosini bahkan harus berjuang membantu mengamankan gawangnya saat menghalau bola tendangan Henry Gimenez. Rossoneri sempat punya kesempatan melaui kerjasama Ronaldinho dan Mancini, namun eksekusi final dari Clarence Seedorf sangat buruk.

Kans pertama berujung gol baru datang di menit 31 setelah striker veteran Marco Di Vaio mengancam gawang Nelson Dida dan memaksa kiper Brasil itu bekerja keras mengamankan gawangnya.

Milan yang minim kreasi di lini depan baru memiliki kans saat pertandingan masuk menit 56. Sepakan Ronaldinho meneruskan tendangan sudut melayang jauh di atas mistar, padahal saat itu kiper Colombo sudah tak dalam posisi yang baik.

Demi menambah daya gempur, Leonardo menarik Seedorf dan memasukkan Klaas-Jan Huntelaar. Namun peluang berikutnya justru datang dari Marco Borriello yang sepakan kerasnya ditepis dengan susah payah oleh Colombo.

Gelombang serangan Milan berlanjut melalui umpan terobosan Andrea Pirlo yang berhasil menemui Huntelaar di kotak penalti. Tapi gol kembali gagal tercipta karena Colombo dengan cepat keluar dari sarangnya dan bola yang lepas dari mereka berdua langsung dibuang oleh barisan pertahanan tuan rumah.

Masuknya David Beckham menggantikan Ronaldinho juga tak banyak membantu Milan. Sebuah umpan terukurnya sempat dimanfaatkan oleh Borriello, tapi sepakan striker internasional Italia itu masih luput dari sasaran.

Peluang terakhir Milan datang di masa injury time. Tandukan Ambrossini meneruskan umpan diagonal Mancini gagal diantisipasi kiper Bologna. Tapi bukannya masuk ke gawang, si kulit bundar malah membentur mistar gawang.

Susunan Pemain

Bologna: Colombo; Raggi, Portanova, Moras, Lanna; Buscè, Mudingayi, Guana, Modesto (Britos 79); Gimenez (Adailton 46); Di Vaio (Succi 90)

Milan: Dida; Abate, Bonera, Thiago Silva, Antonini; Pirlo, Ambrosini, Seedorf (Huntelaar 61); Mancini, Ronaldinho (Beckham 79), Borriello


LAZIO MASUK ZONA DEGRADASI
Kekalahan kesembilan di Seri A musim ini yang diderita Lazio, membawa tim "Biru Langit" kini masuk ke zona degradasi. Di laga lain, posisi Napoli di empat besar kini terancam.

Duel antara Lazio kontra Catania digelar di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (7/2/2010) malam WIB. Sebelum pertandingan, Catania berada di zona merah. Sementara Lazio tengah berjuang menghindari wilayah degradasi.

Namun gol tunggal Maxi Lopez di menit ke-63 membuat situasinya berubah. Catania sukses membawa pulang kemenangan 1-0 sekaligus menghindari zona degradasi.

Sebaliknya bagi Biancoceleste, kekalahan ini membuat mereka kini berada di posisi 18 klasemen sementara dan itu berarti Lazio masuk ke wilayah rawan. Ada pun poin yang dikoleksi juara Seri A musim 1999/2000 ini adalah 22.

Ini merupakan kekalahan kesembilan yang diderita oleh tim Elang Ibukota di Seri A musim ini.

Sementara itu di laga lain, posisi Napoli di tangga keempat mulai tidak nyaman. Penyebabnya adalah kekalahan dari Udinese 1-3 di Stadion Friulli, Udine.

Antonio Di Natale membuka keunggulan bagi Udinese di menit ketujuh. Seperempat jam beselang giliran Cristian Maggio mencetak gol penyama bagi Napoli.

Tim tamu harus kehilangan pemain akibat Maggio menerima kartu kuning kedua semenit menjelang jeda.

Keunggulan jumlah pemain baru bisa dimanfaatkan oleh Udinese di akhir babak kedua. Melalui dua gol tambahan, Di Natale mengunci kemenangan I Zebrette sekaligus mencetak hat-trick.

Kekalahan memang belum menurunkan posisi Napoli dari empat besar. Dengan poin 38 yang dimiliki, tim Italia Selatan terancam oleh sekurangnya lima tim lain yang memiliki selisih poin antara satu hingga tiga angka.


Mau Liburan ke Bali ? Paket Liburan ke Bali