Paket Liburan Bali

Sewa Mobil -Driver -Tour di Bali

Promo Liburan ke Bali

Jadwal dan Prediksi Kualifikasi Piala dunia 2010 - zona eropa dan conmebol


Jadwal penyisihan piala dunia 2010 di bulan September :

Saturday, September 5, 2009



Waktu Home
Away STAGE VENUE
15:00 UK Scotland v Macedonia Group Nine Hampden Park
15:00 UK Ukraine v Andorra Group Six Olympic Stadium
16:00 UK Azerbaijan v Finland Group Four Tofik Bakhramov, Baku
16:00 UK Russia v Liechtenstein Group Four Luzhniki Stadium
17:00 UK Armenia v Bosnia-Herzegovina Group Five Republican Stadium
18:00 UK Moldova v Luxembourg Group Two Republican Stadium
18:30 UK Bulgaria v Montenegro Group Eight Vassil Levski Stadion
19:00 UK Turkey v Estonia Group Five Ataturk Olympic Stadium
19:00 UK Georgia v Italy Group Eight Lokomotivi Stadium
19:00 UK Denmark v Portugal Group One Parken Stadion
19:00 UK Hungary v Sweden Group One Ferenc Puskas Stadium
19:00 UK Israel v Latvia Group Two Ramat Gan Stadium
19:30 UK Poland v Northern Ireland Group Three Slaski Stadium
19:30 UK Cyprus v Ireland Group Eight Neo GSP Stadium
19:30 UK Austria v Faroe Islands Group Seven Ernst Happel Stadion
19:30 UK Croatia v Belarus Group Six Stadion Maksimir
19:30 UK Switzerland v Greece Group Two
19:30 UK Slovakia v Czech Republic Group Three
19:45 UK Iceland v Norway Group Nine Laugardalsvollur Stadium
20:00 UK France v Romania Group Seven Stade de France
21:00 UK Spain v Belgium Group Five Santiago Bernabeu Stadium






Wednesday, September 9, 2009



waktu Home
Away STAGE VENUE
16:20 UK Czech Republic v San Marino Group Three Sparta Stadium
17:00 UK Armenia v Belgium Group Five Republican Stadium
17:15 UK Faroe Islands v Lithuania Group Seven Torsvollor Stadium
18:00 UK Belarus v Ukraine Group Six Dinamo Stadion
18:00 UK Norway v Macedonia Group Nine Ullevaal Stadium
18:30 UK Liechtenstein v Finland Group Four Rheinpark Stadion
18:30 UK Malta v Sweden Group One Ta'Qali National Stadium
18:45 UK Romania v Austria Group Seven Lia Manoilu
19:00 UK Israel v Luxembourg Group Two Ramat Gan Stadium
19:00 UK Bosnia-Herzegovina v Turkey Group Five Olympic Stadium
19:00 UK Andorra v Kazakhstan Group Six Estadi Comunal de Aixovall
19:15 UK Montenegro v Cyprus Group Eight Stadion Pod Goricom
19:30 UK Albania v Denmark Group One Qemal Stafa
19:30 UK Moldova v Greece Group Two Republican Stadium
19:30 UK Latvia v Switzerland Group Two Stadionas Skonto
19:30 UK Scotland v Netherlands Group Nine Hampden Park
19:45 UK Wales v Russia Group Four Millennium Stadium
19:45 UK Hungary v Portugal Group One Ferenc Puskas Stadium
19:45 UK Northern Ireland v Slovakia Group Three Windsor Park
19:45 UK Slovenia v Poland Group Three Petrol Arena
19:45 UK Germany v Azerbaijan Group Four Fubball Arena Munchen
19:50 UK Italy v Bulgaria Group Eight
20:00 UK Serbia v France Group Seven Stadion Crvena Zvezda
20:00 UK England v Croatia Group Six Wembley Stadium
21:00 UK Spain v Estonia Group Five Santiago Bernabeu Stadium




Dari 16 negara yang nantinya akan berlaga di Afrika Selatan, tercatat baru enam posisi yang sudah ada pemiliknya. Selain tuan rumah, negara lain yang sudah lebih dulu mendapat tiket adalah Australia, Jepang, Korea Selatan dan Korea Utara (Zona Asia) serta Belanda sebagai satu-satunya wakil Eropa.

Khusus di Benua Biru, dipastikan belum ada yang akan menyusul Belanda di akhir pekan ini. Tapi jika kemenangan berhasil diraih, laga lanjutan di tengah pekan depan bisa jadi akan memastikan kelolosan mereka ke Piala Dunia 2010.

Spanyol adalah salah satu negara yang punya peluang mengamankan tiket ke Afrika Selatan dalam dua match day tersebut. Akhir pekan ini 'Tim Matador' akan menjamu Belgia dan dilanjutkan dengan menerima kedatangan Estonia.

Dengan saat ini unggul enam poin atas Bosnia-Herzegovina di posisi dua, tambahan enam angka akan cukup meloloskan Xavi Hernandes cs. Kans Spanyol juga terbilang besar lantaran mereka akan bermain di kandang sendiri dan "cuma" menjamu tim yang saat ini empat dan lima klasemen Grup 5.

Meski masih harus menunggu hasil pertandingan lain, Italia juga punya peluang memastikan lolos saat berturut-turut bertandang ke Georgia di akhir pekan ini dan menjamu Bulgaria tengah pekan depan. Meski begitu, Marcello Lippi justru tak mau terburu-buru membicarakan tiket ke Afrika Selatan.

"Jika kami bermain baik dan cukup beruntung untuk mengalahkan Georgia dan Bulgaria, kami bisa pergi ke Republik Irlandia (10 Oktober) dengan keunggulan empat angka. Ini moment yang sangat menentukan, ungkap Lippi memprediksi persaingan dengan Robbie Keane cs sebagai pesaing terberatnya di Grup 8.

Sementara itu di Grup 4, Jerman masih harus menunggu lebih lama untuk bisa lolos ke putaran final Piala Dunia. Andaipun bisa menang atas tim lemah Azerbaijan, midweek mendatang, Der Panzer masih harus melihat hasil pertandingan tim lain di matchday berikutnya.

Di Grup 1, Portugal yang saat ini masih duduk di posisi tiga akan menghadapi tantangan serius dalam upayanya menjaga kans lolos ke Piala Dunia saat bertandang ke Denmark akhir pekan ini. Jika sampai kalah, maka satu-satunya jalan buat Ronaldo cs lolos ke Piala Dunia adalah lewat jalur playoff.

Persaingan di Grup 1 ini terhitung lebih sengit. Hongaria yang saat ini duduk di posisi dua, tertinggal tiga poin atas Denmark, masih punya peluang lolos ke Piala Dunia pertamanya dalam 24 tahun terakhir.

The Three Lions, Inggris, baru akan menjalani Kualifikasi Piala Dunianya pada tengah pekan mendatang dengan menjamu Kroasia. Selain soal perebutan tiket ke Afrika Selatan, pertarungan Inggris vs Kroasia ini akan dipanasi oleh perang terselubung antara kedua kubu.

Inggris tentunya masih ingat kekalahan mereka atas Kroasia di kualifikasi Piala Eropa lalu, karena hasil tersebutlah John Terry cs gagal tampil di Austria-Swiss 2006. Belakangan Asosiasi Sepakbola Kroasia menuduh kalau ada upaya terencana untuk menggembosi pemain mereka menyusul cedera yang menimpa Roman Pavlyuchenko.

Dari Zona CONMEBOL, laga sengit akan tersaji saat Argentina menjamu seteru abadinya, Brasil. Kemenangan jadi kewajiban buat 'Tango' mengingat posisi mereka masih sangat rawan saat ini.

Anak asuh Diego Maradona untuk sementara duduk di posisi empat klasemen (jatah terakhir lolos langsung) dengan poin 22. Lionel Messi tertinggal tujuh poin dari Brasil dan cuma unggul dua angka dari Uruguay di posisi lima.


Inggris tampil luar biasa di Kualifikasi Piala Dunia dengan meraih 100% kemenangan. Harapan untuk bisa lolos dan kemudian berprestasi bertambah kuat karena rasa kebersamaan yang diciptakan Fabio Capello.

Dengan raihan nilai semprna 21, Inggris saat ini memimpin grup Grup 6 Kualifikasi Piala Dunia. Unggul tujuh angka dari Kroasia yang berada di posisi dua, The Three Lions tinggal membutuhkan tambahan tiga angka lagi dari tiga pertandingan yang tersisa untuk memastikan tiket ke Afrika Selatan tahun depan.

Menurut David Beckham, penampilan gemilang Inggris di ajang kualifikasi Piala Dunia tersebut tidak lepas dari peran Capello. Menurut mantan pemain Real Madrid tersebut, pelatih asal Italia itu berhasil membangun iklim kebersamaan di skuad 'Tiga Singa'.

"Dia sukses mengubah mentalitas para pemain. Bagaimana pemain menyiapkan dirinya dan menghabiskan pekan dengan bersama-sama, sangat seriun dan konsentrasi," tuturnya di Fifa

"Hal itu bekerja karena kami tidak hanya memenangi laga, namun juga berhasil menjadi tim. Pelatih juga dapat menanamkan kepercayaan diri bagi para pemain," sambung dia.

Lebih lanjut Beckham merasa cukup yakin dengan peluang Inggris di Piala Dunia tahun depan. Penantian panjang mereka setelah terakhir jadi kampiun di tahun 1966 akan tuntas tahun depan

"Saya yakin kami memiliki peluang yang bagus jika kami bermain dengan kebersamaan seperti yang kami tunjukkan di babak kualifikasi sebelumnya," tandasnya.

Inggris akan memastikan tiket ke putaran final Piala Dunia saat melakoni laga kandang melawan Kroasia pada Rabu (9/9/09) mendatang.


PRANCIS TETAP SIAGA
Pelatih Prancis Raymond Domenech tak habis pikir dengan sikap fans Prancis yang sering mencibir Les Bleus. Meski memahami bahwa fans berhak untuk mencibir, namun menurut Domenech ada "syarat"-nya. Apa itu?

Bagi tim nasional Prancis, mungkin berlaga di markas lawan lebih baik daripada tampil di kandang sendiri. Pasalnya, di negeri sendiri Les Bleus justru sering mendapatkan cibiran dari para superternya.

"Ketika memasuki stadion, orang-orang itu berubah sikap. Itu membuat saya merasa terganggu," demikian keluh Domenech dalam wawancaranya dengan Metro seperti dikutip dari Goal.

"Ingat laga melawan Norwegia di Marseille sebelum Piala Dunia 1998? Hampir selama 90 menit, para pemain mendapatkan siulan tanda mencemooh," serunya.

"Mencibir seperti telah menjadi bagian dari sejarah. Bahkan presiden yang tengah berpidato pun dicibir. Ini adalah bagian dari pemikiran nasional," lanjut pelatih yang membawa Prancis jadi runner up Piala Dunia 2006 itu.

Bukan hanya Domenech, keluhan senada juga dilontarkan dari salah satu pemain yakni Patrice Evra yang menyebut bahwa fans Prancis aneh.

Repot-nya, di kualifikasi Piala Dunia kali ini, tiga dari empat laga sisa tim Ayam Jantan akan digelar di kandang sendiri, masing-masing lawan Rumania, Kepulauan Faeroe, dan Austria.


Domenech pun mempersilakan para penonton mencibir pasukannya dan juga dirinya. Tetapi, ada syaratnya. "Bila saya membayar untuk menyaksikan sebuah pertunjukan dan saya menilai pertunjukan itu buruk, maka saya memiliki hak untuk mencemooh. Tapi itu bukan ketika pertunjukan sedang berlangsung," lanjut arsitek Prancis sejak tahun 2004 tersebut.

"Mari kita mencibir di akhir pertandingan, ketika hasil akhirnya sudah diketahui," tutup pelatih berusia 57 tahun itu.

Saat ini Prancis berada di peringkat kedua klasemen sementara grup 7 Zona Eropa dengan poin 13, tertinggal lima poin dari pemuncak klasemen sementara Serbia. Namun juara dunia 1998 itu masih memiliki satu pertandingan lebih banyak.

Akhir pekan ini, Prancis akan menjamu Rumania di Saint-Denis.


Bigmatch : BRAZIL vs ARGENTINA


CONMEBOL
Peru v Uruguay
Colombia v Ecuador
Paraguay v Bolivia
Argentina v Brazil
Chile v Venezuela

Sewaktu aktif bermain, Dunga dan Diego Maradona sering terlibat bentrok. Namun ketika Brasil berhadapan dengan Argentina akhir pekan ini, Dunga tidak akan membawa rivalitas klasik itu.

Argentina akan menjamu Brasil di ajang kualifikasi Piala Dunia pada Sabtu (5/9/09). Duel antara dua tim raksasa dari Amerika Selatan itu akan diwarnai reuni dua pelatih yang juga pernah berhadapan sewaktu bermain, Dunga di 'Samba' dan Maradona di 'Albiceleste'.

Kedua pria tersebut pernah beberapa kali terlibat duel sewaktu membela negaranya masing-masing pada awal era 1990-an. Dunga yang berposisi sebagai gelandang bertahan kerap berbenturan langsung dengan Maradona yang berperan sebagai penyerang lubang.

Namun saat kali ini keduanya bertemu kembali sebagai pelatih, Dunga mengatakan bahwa dirinya akan membuang jauh-jauh persaingan di masa lalu tersebut. Pria berusia 45 tahun itu juga mengatakan bahwa dirinya tidak begitu peduli dengan tim lawan melainkan hanya fokus pada timnya sendiri.

"Kami memiliki masa lalu sebagai pemain dan sekarang sama-sama melatih. Sepakbola dengan 11 Maradona tidak akan bekerja, begitu juga dengan 11 Dunga," tandasnya di Reuters.

"Setiap pemain memiliki karakteristik dan caranya sendiri yang sangat berbeda dengan yang lain. Saya tidak peduli dengan tim lain. Saya peduli dengan tim nasional Brasil," sambung dia.

Pertemuan pertama Brasil kontra Argentina yang dilangsungkan pada Juni tahun lalu berkesudahan tanpa pemenang, skor akhir pertandingan saat itu adalah 0-0. Namun ketika itu Maradona belum ditunjuk jadi bos 'Tim Tango'.

Menjelang laga tandang menghadapi Argentina, bintang Brasil Kaka tak mau terlalu percaya diri. Dia menyerukan kewaspadaan agar rekan-rekannya tidak lengah.

Argentina akan menjamu Brasil dalam laga kualifikasi akhir pekan ini. Melihat posisi 'Tim Tango'yang menghuni posisi empat klasemen zona Amerika Selatan, tuan rumah pun relatif akan lebih dalam tekanan.

Hal itu disebabkan adanya kemungkinan Ekuador, yang ada di posisi lima, dapat menggeser Argentina dari empat besar jika dapat mengatasi Kolombia di hari yang sama. Pada tahap ini, tergusur dari posisi empat besar bisa jadi sebuah musibah.

Meski demikian, tekanan bukan hanya berpotensi melemahkan dan sebaliknya malah bisa menjadi sebuah lecutan yang bikin penampilan jadi lebih tajam. Itu mengapa Kaka tak mau lengah menghadapi Argentina.

"Kami adalah tim yang komplet, tapi kami harus hati-hati melawan Argentina karena mereka punya banyak pemain hebat seperti (Lionel) Messi, (Sergio) Aguero dan (Carlos) Tevez," kata Kaka di Goal.

Jika Brasil yang tengah memimpin klasemen ceroboh dan lengah, Kaka cukup yakin nama-nama tadi akan dapat memanfaatkan dan menumbangkan 'Tim Samba'. "Para pemain ini punya kemampuan mempengaruhi pertandingan kapan pun, jadi kami harus mewaspadai mereka."

"Mereka adalah sebuah tim yang lengkap, tapi biar begitu kami juga tidak kalah komplet," tutup Kaka.

Hasil serie A 2008/2009 pekan Ke-2 , Inter Bantai Milan


Wadohhh..Kacau banget...
Gattuso mengacaukan segalanya..
Leonardo bingung...

Inter Milan tampil dominan atas AC Milan dalam Derby Della Madoninna, Minggu (30/8/2009) dinihari WIB. Alhasil, Nerazzuri pun meluluh lantahkan Rossoneri empat gol tanpa balas.

Dalam laga yang digelar di San Siro, Milan yang bertindak sebagai tuan rumah tampil di bawah tekanan Inter yang tampil luar biasa selama 90 menit jalannya pertandingan. Inter unggul dalam segala-segalanya dari rival sekotanya itu.

Alhasil pada paruh pertama laga, Inter sudah unggul 3-0 lewat gol Thiago Motta, Diego Milito (penalti) dan Maicon. Dejan Stankovic mencetak gol tambahan untuk timnya di babak kedua.

Dengan hasil ini, untuk sementara Inter memimpin klasemen Seri A dengan empat poin.

Jalannya pertandingan

Lima menit babak pertama berjalan, Wesley Sneijder hampir saja membawa Inter unggul. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti masih dapat ditepis dengan baik oleh Marco Storari.

Milan pun coba mengancam pertahanan Inter lewat aksi Alexandre Pato dan Ronaldinho. Sayangnya, kerjasama antara duo Brasil itu masih belum dapat menembus jala Julio Cesar.

Inter pun akhirnya membuka keran golnya pada menit ke-28. Diawali kerjasama Samuel Eto'o dan Milito di depan kotak penalti lawan. Nama terakhir pun memberi umpan ke kotak penalti yang kemudian diterima oleh Motta yang dengan sepakan kaki kiri terukurnya, Storari pun berhasil ditaklukkannya.

Inter menggandakan keunggulannya lewat penalti Milito pada menit ke-34 menyusul pelanggaran Gennaro Gattuso kepada Samuel Eto'o di kotak penalti. Milito pun sukses menyarangkan bola dengan mulus untuk mencetak gol perdananya bagi Inter.

Derita Milan makin bertambah usai Gattuso diusir wasit, setelah menerima kartu kuning keduanya karena melanggar Sneijder pada menit ke-39.

Lucio punya peluang untuk mencetak gol pada menit ke-44. Sayang tendangan kerasnya dari jarak dekat di dalam kotak penalti masih bisa diamankan oleh Storari.

Inter akhirnya menambah golnya pada laga ini melalui Maicon di menit ke-45. Berawal dari kerjasamanya dengan Milito di sisi kiri pertahanan Milan, bola sodoran Milito pun disambut Maicon yang sambil berlari lalu menendang bola yang merobek jala Storari. Skor 3-0 pun menjadi hasil akhir di paruh pertama laga.

Eto'o punya kesempatan untuk buat gol di detik-detik awal jalannya babak kedua. Menerima umpan datar dari Sneijder, Eto'o dengan sekali sentuhan pun langsung melepaskan sepakan keras namun masih belum menemu sasaran.

Gawang Milan kembali terancam pada menit ke-55 lewat sepakan keras Sneijder dari jarak 30 meter, namun bola masih melayang tipis di atas mistar gawang Storari.

Pada menit ke-62 sebenarnya Inter mencetak gol lewat Eto'o, tapi hakim garis lebih dulu mengangkat bendera pertanda offiside.

Gol keempat Inter akhirnya datang di menit ke-67, setelah sepakan keras Stankovic dari jarak 25 yard melesak mulus masuk ke pojok kiri atas gawang, tanpa mampu ditahan oleh Storari.

Huntelaar yang masuk sebaga pemain pengganti punya peluang mencetak gol debutnya bagi Milan pada menit ke-69. Namun Cesar dengan sigap mengamankan sepakan striker Belanda itu.

Inter kembali mengancam di menit ke-75 lewat usaha Eto'o yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, sayang bola masih melenceng tipis di sisi kanan gawang Milan. Stankovic pun menyusul dua menit berselang lewat sepakan jarak jauhnya yang masih dapat ditepis oleh Storari dan bola rebound gagal dimaksimalkan oleh Milito.

Peluang Milan untuk memperkecil ketinggalan datang lewat Huntelaar pada menit ke-86. Menerima umpan lambung ke daerah kotak penalti, Huntelaar pun melepaskan tembakan first time yang tepat mengarah ke pelukan Cesar.

Hingga berakhirnya laga, angka 4-0 tetap muncul di papan skor untuk kemenangan tim tamu.

Susunan pemain :

Inter : Cesar, Maicon, Lucio, Samuel, Chivu, Motta (Muntari 59'), Stankovic, Zanetti, Sneijder (Vieira 73'), Eto'o, Milito (Balotelli 78').

Milan : Storari, Jankulovski, Silva, Nesta, Zambrotta, Pirlo, Gattuso, Flamini (Seedorf 46'), Ronaldinho (Huntelaar 63'), Boriello (Ambrosini 46'), Pato

Hasil Drawing group liga champion 2009/2010

Hasil drawing/ undian liga champion 2009/2010, ibra,kaka,eto'o,huntelaar akan bermain lawan klub lama..
Group A
Team
Bayern Munich
Juventus
Bordeaux
Maccabi Haifa


Group B
Team
Manchester United
CSKA Moscow
Besiktas
VfL Wolfsburg


Group C
Team
AC Milan
Real Madrid
Marseille
FC Zurich


Group D
Team
Chelsea
FC Porto
Atletico Madrid
APOEL


Group E
Team
Liverpool
Lyon
Fiorentina
Debreceni


Group F
Team
Barcelona
Inter Milan
Dynamo Kiev
FC Rubin Kazan


Group G
Team
FC Sevilla
Rangers
VfB Stuttgart
Unirea Urziceni


Group H
Team
Arsenal
AZ Alkmaar
Olympiakos
Standard Liege

jadwal dan prediksi seri A 2009/2010, Pekan kedua,Milan optimis menangkan derby..

DERBY MILAN HANGATKAN SERI A PEKAN KEDUA 2009/2010

JADWAL :
Senin, 31/08/2009
Stadio Luigi Ferraris
Sampdoria - - - Udinese
Stadio Ennio Tardini
Parma - - - Catania
San Paolo
Napoli - - - Livorno
Stadio Marc Antonio Bentegodi
Chievo - - - Lazio
Stadio San Elia
Cagliari - - - Siena
Atleti Azzurri d'Italia
Atalanta - - - Genoa
Stadio Artemio Franchi
Fiorentina - - - Palermo


Minggu, 30/08/2009
Stadio Olimpico
AS Roma - - - Juventus
San Siro
AC Milan - - - Inter


Sabtu, 29/08/2009
San Nicola
Bari - - - Bologna

AC MILAN OPTIMIS !
AC Milan berada dalam optimisme tinggi menghadapi derby kontra Inter Milan. Bahkan Wakil Presiden Rossoneri, Adriano Galliani, meyakini kalau peluang timnya menang mencapai 98 persen.

Milan yang bertindak sebagai tuan rumah akan berduel dengan Inter pada Sabtu (29/8/09) waktu setempat. Diavolo Rosso memang berada dalam kondisi yang lebih baik daripada Nerazuri.

Milan mendapat suntikan moral setelah di pekan pertama berhasil meraup poin penuh hasil kemenangan 2-1 atas Siena. Tiga angka tersebut dirasa cukup penting setelah tim ini meraih hasil jeblok di sejumlah laga pra-musim.

Sedangkan kondisi berkebalikan terjadi pada Inter. La Beneamata yang digadang-gadang sebagai favorit juara di musim ini hanya mampu bermain imbang dengan Bari yang berstatus sebagai tim promosi.

Kondisi ini tentu membuat Milan berada di atas angin. Sembari menyindir kebiasan pelatih Inter, Jose Mourinho yang suka membuat perhitungan dengan angka-angka, Galliano mengatakan bahwa Rossoneri memiliki peluang untuk menang sebanyak 98 persen.

"Mengingat dia (Mourinho) suka dengan presentase, prediksi saya adalah 98% Milan akan menang," ujarnya singkat di calcionews24.com.


Jose Mourinho tampak sangat percaya diri menjelang Derby della Madonnina. Itu mengapa dia pun santai saja meninggalkan para pemainnya untuk pergi ke showroom mobil.



Akhir pekan ini Inter Milan akan menjalani duel sengit kontra rival sekota AC Milan. Musim ini keduanya sudah pernah berhadapan di ajang World Football Challenge, dengan Inter menang 2-0 berkat sepasang gol dari Diego Milito.

Menjelang partai derby kali ini, Mourinho yang sudah menangani Inter sejak musim panas tahun lalu tersebut terlihat tidak terlalu pusing. Beberapa hari sebelum derby, dia malah kedapatan sedang berada si sebuah showroom mobil BMW.

"Jika saya ada di sini ketimbang berada di wilayah Appiano sedang meresahkan derby dan terus menerus nonton DVD, artinya saya tidak khawatir mengenai derby atau saya sudah tidak perlu menyiapkan apa-apa lagi," tukas Mourinho di Football Italia.

Allenatore yang sudah mengantar jadi kampiun Seri A dan juara Supercoppa Italiana tersebut mengaku sudah punya gambaran jelas mengenai strategi apa yang harus diterapkan nanti sehingga tak perlu berpusing-pusing lagi.

"Saya sudah punya ide mengenai formasinya. Kami sudah sangat siap dan latihan esok hari nyaris akan tidak berguna karena kami menuntaskan pekerjaan kami," lugas Mourinho pede.


Kemenangan 7-1 yang diraih atas Kosice di kualifikasi Europa League, membuat AS Roma percaya diri. Juventus pun menjadi target 'Si Serigala' selanjutnya.

Setelah hanya bermain imbang 3-3 di leg pertama kualifikasi, Roma mengamuk pada Jumat (28/8/2009) dinihari WIB. Kosice mereka bantai 7-1 sehingga I Lupi pun melenggang mulus ke babak utama Europa League.

Hasil tersebut juga menaikkan moral Francesco Totti cs yang di pekan perdana Seri A takluk 2-3 di tangan Genoa. Imbasnya, rasa antusiasme jelang pertemuan dengan Juve akhir pekan ini meningkat.

"Sangat penting untuk mendapatkan impresi bagus malam ini dan kami melakukannya. Kami bermain dengan baik di pertandingan ini dan pada akhirnya kami menunjukkan perbedaan sesungguhnya dari kedua tim," ujar bek Marco Cassetti di Goal.

"Roma-Juventus? Kami harus fokus untuk pertandingan itu, terutama melihat fakta bahwa kami baru saja dikalahkan Genoa di pertandingan pertama."

"Meskipun demikian, kami siap menghadapi Juventus, dan pertandingan ini adalah persiapan yang bagus untuk kami. Jika kami bermain dengan cara kami yang sesungguhnya, saya yakin kami bisa berkompetisi dengan siapapun," tandas Cassetti.

Laga antara Roma dan Juventus akan dihelat di Stadion Olimpico Roma, Minggu (30/8/2009).

Hasil liga Inggris 2009/2010 pekan ketiga - Arsenal,MU, City menang

Arsenal - Portsmouth 4-1
Wigan - MU 0-5
City -Wolves 1-0

Arsenal sukses meneruskan langkah gemilangnya di awal Liga Inggris musim ini. Usai membantai Everton 6-1 di laga perdana, kini giliran Portsmouth yang mereka hantam dengan skor 4-1.

Bermain di Emirates Stadium, Sabtu (22/8/09), gol-gol Arsenal dilesakkan oleh Abou Diaby--sebanyak dua kali--, William Gallas dan Aaron Ramsey. Sedangkan gol semata wayang Portsmouth dicetak oleh Younes Kaboul.

Hasil ini meneruskan langkah mantap Arsenal sebelumnya yang meraih kemenangan besar atas Everton 6-1 di laga perdana Liga Primer musim ini. Dengan demikian, Arsenal sukses meraih poin enam dari dua kemenangan di dua laga, plus selisih gol 10-2. Imbasnya, untuk sementara mereka kini berada di puncak klasemen.

Jalannya pertandingan

Bermain di kandang sendiri, Arsenal menggebrak sejak awal. Dengan permainan umpan-umpan pendek yang menjadi ciri khasnya, anak asuhan Arsene Wenger ini tampil mengurung pertahanan Portsmouth.

Di menit 18, Arsenal unggul melalui sontekan Diaby. Gol berawal dari aksi Eduardo da Silva yang menggocek bola di sisi kiri memberikan umpan ke depan gawang dan berhasil diselesaikan Diaby dengan tembakan yang mengarah ke pojok kanan gawang David James.

Unggul 1-0, Arsenal masih terus melancarkan tekanannya. Tiga menit berselang sejak gol pertama, Diaby lagi-lagi menjadi mimpi buruk James. Pemain yang berposisi sebagai gelandang jangkar ini, berdiri bebas di depan gawang lawan dan dengan tenang menceploskan bola hasil umpan mendatar dari Emmanuel Eboue yang sebelumnya mendapat umpan jauh dari Cesc Fabregas.

Pergerakan dinamis dari gelandang-gelandang Arsenal, Fabregas, Andrei Arshavin, Denilson, dan Diaby serta duo penyerang, Robin Van Persie dan Eduardo yang tidak hanya berdiri diam di depan, membuat Portsmouth kocar-kacir meredam permainan tim dari London ini.

Arsenal nyaris kembali menambah pundi-pundi golnya melalui tembakan keras terarah yang dilepaskan Van Persie di menit 35. Namun sayang bola hasil bidikan penyerang asal Belanda itu masih dapat digagalkan James yang membuat penyelamatan gemilang.

Portmouth yang terus ditekan sesekali berhasil mencuri peluang melalui serangan balik. Dan di menit 37, 'Pompey' sukses mencetak gol melalui Younes Kaboul yang memenangi duel udara dengan Manuel Almunia. Kedudukan 2-1 untuk keungulan Arsenal ini bertahan sampai wasit Steve Bennett meniup peluit panjang tanda berakhirnya babak pertama.

Tempo sedikit melambat di awal babak kedua. Wenger menarik keluar Fabregas untuk digantikan dengan Aaron Ramsey. Tim tamu nyaris dapat menyamakan kedudukan setelah Frederic Piquionne berhasil mendapatka bola dari Daren Gibbs. Namun sayang penyelesaian akhirnya masih belum menemui sasaran.

Arsenal berhasil mencetak gol di menit ke 51 lewat sentuhan William Gallas. Pemain asal Prancis ini mendapatkan bola liar di depan gawang Potsmouth dan sukses menggetarkan jala gawang melalui tandukannya. Dari tayangan ulang terlihat bahwa Gallas seperti tidak sengaja dalam melakukan aksi itu.

Di menit 66, Portsmouth mendapatkan peluang emas setelah Piquionne yang berlari bebas gagal mengubah peluang itu menjadi gol karena dihadang oleh Almunia dari arah depan dan Gibbs dari arah sebaliknya.

Di menit 69 Ramsey yang baru masuk di babak kedua berhasil mencetak gol keempat Arsenal. Berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan Van Persie, Ramsey sukses memperdaya James melalui sontekannya yang mengarah ke tiang dekat.

Selanjutnya Arsenal terus mendominasi laga dan memperoleh sejumlah peluang meski sedikit melambatkan tempo. Sementara tim tamu masih saja kesulitan untuk mengembangkan permainan. Kedudukan 4-1 bertahan sampai pertandingan berakhir.

Susunan Pemain

Arsenal: Almunia, Vermaelen, Gallas, Gibbs, Denilson, Fabregas (Ramsey '46), Diaby, Arshavin (Merida '71), Van Persie, Eduardo (Bendtner '70).

Portsmouth: James (Begovic '75), Distin, Kaboul, Belhadj, Wilson (Vanden Borre '69), Mullins, Mokoena, Kranjcar, Utaka, Piquionne, Kanu (Nugent '66).


WIGAN 0 MU 5

Manchester United mengamuk setelah menelan kekalahan atas Burnley. Bertandang ke Wigan Athletic, The Red Devils menggelar pesta usai memetik kemenangan 5-0.

MU sesungguhnya punya kesempatan membuat beberapa gol di 45 menit pertama pertandingan, namun dari setidaknya tiga peluang matang yang dimiliki, tak satupun berkesudahan dengan lahirnya gol.

The Red Devils baru berpesta di babak kedua dengan mencetak lima gol melalui Wayne Rooney (56 dan 65), Dimitar Berbatov (58), Michael Owen (85) dan tendangan bebas Nani (90).

Kemenangan ini menjadi ajang comeback 'Setan Merah' setelah pekan kemarin mereka secara mengejutkan ditundukkan Burnley dengan 0-1. Namun sejauh apa MU sudah benar-benar bangkit baru akan diketahui pekan depan saat menjamu Arsenal, yang pada pertandingan lain juga memetik kemenangan meyakinkan.


Tambahan tiga poin mengantar MU naik ke urutan tiga klasemen dengan poin enam. Posisi Garry Neville cs masih mungkin turun karena beberapa klub belum menjalani pertandingan pekan ketiganya.

Susunan Pemain:
Wigan: Chris Kirkland, Titus Bramble, Paul Scharner, Maynor Figueroa, Mario Melchiot, Mohamed Diame (James McCarthy '74), Hendry Thomas, Jordi Gómez, Jason Koumas (Scott Sinclair '63), Charles N'Zogbia (Jason Scotland '73), Hugo Rodallega

MU: Ben Foster, Jonathan Evans (John O'Shea '72), Nemanja Vidic, Patrice Evra, Gary Neville, Darren Fletcher, Paul Scholes (Darron Gibson '72), Nani, Antonio Valencia, Dimitar Berbatov, Wayne Rooney (Michael Owen '72)


CITY MENANG


Manchester City kembali meraih kemenangan pada laga keduanya di Premier League musim ini. Namun dengan deretan bintang yang dimilikinya, kemenangan yang diraih City belum besar, hanya 1-0.

Usai melewati laga perdana dengan kemenangan 2-0 atas Blackburn Rovers, The Citizens tampil menghadapi Wolverhampton Wanderers--yang berstatus tim promosi--, Sabtu (22/8/2009) malam WIB, di City of Manchester Stadium. Sang pelatih, Mark Hughes, menurunkan Robinho, Carlos Tevez dan Emmanuel Adebaor berbarengan sejak awal.

Penampilan City memang terhitung bagus lantaran mendominasi sang lawan. Soccernet mencatat mereka unggul penguasaan bola 58:42. Sejumlah peluang pun berhasil mereka ciptakan, tetapi hanya satu yang berhasil berubah menjadi gol.

Gol tersebut tercipta pada menit 17 melalui Adebayor. Penyerang asal Togo ini sukses menyelesaikan umpan matang Wayne Bridge di sisi kiri dengan sebuah sepakan datar. Ini merupakan gol keduanya dalam dua laga terakhir di Premier League.

Selanjutnya makin banyak peluang diraih oleh City. Seperti ketika Tevez mendapatkan kesempatan di menit 31 lewat tendangan bebas, tetapi masih bisa dijinakkan oleh kiper Wolves, Wayne Hennessey. Semenit kemudian, giliran sepakan keras Robinho yang ditepis Hennessey.

Pun demikian di babak kedua. Adebayor memiliki kesempatan untuk mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini pada menit 66. Sial baginya, setelah hanya berhadapan dengan Hennessey, bola sepakannya malah menyamping di sisi gawang.

Robinho malah berhasil mencetak gol pada menit 68, namun dianulir wasit. Sundulannya menyambut umpan Stephen Ireland, berhasil membobol jala Hennessey. Tetapi bendera terangkat, penyerang asal Brasil ini terlebih dulu off-side.

Pada akhirnya, sampai peluit panjang dibunyikan, tak ada lagi gol yang tercipta. Hasil ini untuk sementara menempatkan City di posisi empat klasemen sementara dengan nilai enam. Sedangkan Wolves berada di urutan 13 dengan koleksi nilai tiga.

Hasil Lengkap Premier League, Sabtu (22/8/2009)

Manchester City vs Wolverhampton Wanderers: 1-0
Arsenal vs Portsmouth: 4-1
Manchester United vs Wigan Athletic: 5-1
Hull City vs Bolton Wanderers: 1-0
Sunderland vs Blackburn Rovers: 2-1
Birmingham City vs Stoke City: 0-0

Hasil Seri A 2009/2010 Pekan Pertama - Pato Menangkan Milan

mantap..
Leonardo mengawali debut sebagai pelatih dengan kemenangan..
AC Milan memetik kemenangan di laga pekan pertama Seri A. Menyambangi Siena, Diavolo Rosso membawa pulang kemenangan 2-1 berkat dua gol yang dilesakkan Alexandre Pato.

Berlaga di Stadio Artemio Franchi, Minggu (23/8/2009) dinihari WIB, dua gol Pato dilesakkan di menit 29 dan 48. Sementara gol tunggal tuan rumah datang dari Abdelkader Ghezzal di menit 35.

Setelah serangkaian hasil buruk di laga pra musim, kemenangan ini bisa sedikit mengangkat beban yang dipikul Andrea Pirlo cs, sekaligus membuktikan kesiapan mereka bertarung di papan atas. Karena pada laga lain Fiorentina dan Bologna bermain imbang 1-1, Milan untuk sementara duduk di puncak klasemen.

Sayangnya, kemenangan Milan tersebut sedikit ternoda oleh sebuah insiden keributan kecil yang melibatkan banyak pemain dari kedua kesebelasan setelah wasit meniup peluit panjang. Pemain Siena nampak terprovokasi dengan aksi olah bola Pato demi mengulur waktu.

Jalannya pertandingan

Milan memiliki peluang pertama mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Berawal dari upaya Marco Boriello yang akan melepaskan umpan silang, bola yang membentur bek lawan dan melayang di udara coba disambar Pato. Namun tembakan striker belia Brasil itu masih melayang di atas sasaran.

Gempuran Milan berlanjut melalui Marek Jankulovski. Melakukan kerjasama satu-dua dengan Ronaldinho, tendangan bek Republik Ceko itu saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper gagal berbuah gol. Sepakannya diselamatkan dengan gemilang oleh Gianluca Curci.

Saat tuan rumah tak mampu membuat peluang berarti, Milan akhirnya menjebol gawang Siena di menit 22. Namun kegembiraan skuad Milan tak berlangsung lama, tendangan bebas Ronaldinho yang menjebol gawang Siena dibatalkan wasit yang menganggap Pato dalam posisi offside.

Di menit 29, Milan akhirnya benar-benar unggul. Kembali Dingo yang menjadi otak lahirnya gol ini setelah dia melepaskan umpan terobosan pada Pato yang berhasil lolos dari jebakan offside. Meski tendangannya sempat ditepis Curci, namun si kulit bundar tetap bergulir ke dalam gawang.

Namun kondisi tersebut tak bertahan lama lantaran tuan rumah bisa menyamakan kedudukan enam menit berselang. Gol yang bersarang di gawang Milan berawal dari sebuah serangan yang dibangun dari sayap kiri Siena. Kiper Marco Storari mampu menepis bola yang pertama mengarah ke gawangnya, namun si kulit bundar yang masih berkutat di muka gawang langsung disambar oleh Ghezzal untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Di awal babak kedua, Milan langsung menggebrak. Upaya ini terbukti sukses setelah mereka mampu mencetak gol kedua di menit 48 yang mengubah skor menjadi 2-1.

Prosesi gol kedua Milan ini diawali umpan terobosan Ronaldinho pada Mathieu Flamini yang menusuk ke kotak penalti dari sisi kanan. Melihat rekannya dalam posisi bebas di tiang jauh, gelandang Prancis itu melepaskan umpan yang dengan mudah diceploskan ke gawang oleh Pato.

Dalam posisi unggul, Milan beberapa kali dapat ancaman. Salah satunya datang dari Massimo Maccarone. Malang buat dia karena sepakannya dari sudut tembak yang sudah baik masih melayang dari sasaran.

Meski mulai kehilangan kendali permainan, melalui Dinho Milan nyaris memperbesar keunggulan. Sebuah aksi akrobatiknya, menendang bola sambil menjatuhkan badan, nyaris mengubah kedudukan menjadi 3-1 kalau saja Curci gagal menepisnya ke atas gawang.

Selanjutnya Milan lebih sering berada di daerah pertahanannya sendiri dan bermain di bawah tekanan tuan rumah. Beberapa kali Storari dibuat jatuh bangun mengamankan gawangnya dari sepakan Marco Maccarone dan Lucas Jarolim. Milan beruntung karena gelombang serangan itu tak sampai menjebol gawang mereka.

Dua menit sebelum bubaran, Pato nyaris membuat hat-trick. Lolos dari kawalan saat mengejar umpan terobosan Ronaldinho di sisi kanan, tendangan sang striker cuma menyasar jala gawang bagian luar.

Memasuki masa injury time, Pato dapat sorakan tak bersahabat dari publik tuan rumah setelah dianggap banyak mengulur waktu, hal serupa didapat Ronaldinho saat akan mengambil tendangan sudut.

Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, Pato sempat jadi sasaran kekesalan pemain Siena. Beberapa pemain Milan yang mencoba menengahi kemudian malah ikut terlibat adu mulut. Steward pertandingan dan pelatih kedua kesebelasan bahkan sampai terlihat turun tangan menenangkan pemain-pemainnya.

Susunan Pemain
Siena: Gianluca Curci, Jardim Gonçalo Brandão, Daniele Ficagna, Paul Codrea (Albin Ekdal '58), Cristiano Del Grosso, Luca Rossettini, Lukas Jarolim (Ferreira Reginaldo '80), Michele Fini (Michele Paolucci '58), Simone Vergassola, Massimo Maccarone, Abdelkader Ghezzal

Milan: Marco Storari, Thiaguinho, Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Marek Jankulovski, Gianluca Zambrotta, Ronaldinho, Mathieu Flamini, Ivan Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini '60), Pato, Marco Borriello

Jadwal dan Prediksi Liga Inggris pekan III 2009/2010 - MU Ingin Bangkit

1 Selasa, 25/08/2009 Anfield Liverpool vs Aston Villa - - -
2 Minggu, 23/08/2009 Turf Moor Burnley vs Everton - - -
3 Minggu, 23/08/2009 Craven Cottage Fulham vs Chelsea - - -
4 Minggu, 23/08/2009 Upton Park West Ham vs Tottenham - - -
5 Sabtu, 22/08/2009 Emirates Stadium Arsenal vs Portsmouth - - -
6 Sabtu, 22/08/2009 JJB Stadium Wigan vs Man Utd - - -
7 Sabtu, 22/08/2009 St Andrew's Birmingham vs Stoke - - -
8 Sabtu, 22/08/2009 KC Stadium Hull vs Bolton - - -
9 Sabtu, 22/08/2009 Stadium of Light Sunderland vs Blackburn - - -
10 Sabtu, 22/08/2009 City of Manchester Stadium Man City vs Wolverhampton


Tiga tim kota London membuat awal yang impresif. Tottenham Hotspur, Chelsea, dan Arsenal di akhir pekan ini berpeluang besar untuk tetap "mengontrol" kompetisi Premier League di ibukota Inggris.

Tottenham alias Spurs adalah tim paling ciamik di dua pertandingan pertamanya. Dimulai dengan menekuk Liverpool 2-1 di White Hart Lane, berikutnya mereka berpesta gol 5-1 di kandang Hull. Dua kemenangan berturut-turut, dengan jumlah gol sebanyak itu adalah hasil terbaik mereka sejak 1965.

Fans The Lilywhites boleh berharap tahun ini sihir Harry "Houdini" Redknapp lebih beruntung, setelah di musim lalu ia mampu mengangkat Spurs ke posisi delapan setelah hancur-hancuran di dua bulan pertama awal musim di bawah komando Juande Ramos.

Meski demikian, pelatih kawakan berusia 62 tahun itu merasa tidak melakukan banyak perubahan. "Bentuk kami dari hari pertama saya datang adalah lima besar, enam besar sepanjang musim," katanya. "Saya pikir prosesnya bertahap. Kami juga bermain seperti ini tahun lalu, saya rasa."

Redknapp boleh merendah, tapi antusiasme para pemain dan fans pasti sedang menanjak. Berada di puncak klasemen sementara, walaupun usai kompetisi baru dua minggu, tentu saja sebuah hal yang menyenangkan.

Lawan ketiga Spurs hari Minggu (23/8/2009) ini adalah West Ham United. Di tangan Gianfranco Zola The Hammers layak diperhitungkan, apalagi mereka akan menjadi tuan rumah. Di laga pertamanya Mark Noble dkk berhasil memetik kemenangan 2-0 atas Wolverhampton.

Tim London berikutnya yang mempesona adalah Chelsea. Enam poin dari dua pertandingan, plus satu kemenangan pula di Community Shield telah memberi poin plus buat The Blues di awal rezim Carlo Ancelotti. Jika mampu menundukkan Fulham pula di Craven Cottage, Frank Lampard cs bolehlah berseru, "oke, kami sudah kembali dan siap juara lagi".

Tetangga terdekat Spurs, Arsenal, adalah tim terbaik di pekan pertama berkat kemenangan besar di minggu pembuka. Media-media setempat langsung merevisi prediksinya. Dari yang agak disepelekan, The Gunners langsung dikembalikan ke status alamiahnya: sang penantang juara.

Potensi skuad muda Arsene Wenger akan diuji lagi hari Sabtu besok saat menjamu Portsmouth di Emirates Stadium. Di atas kertas, tentu saja bursa taruhan mengunggulkan Andriy Arshavin dan rekan-rekan, tapi kenyataan di atas lapangan akan meneguhkan kesan pertama yang begitu menggoda itu, ketika mereka melahap Everton 6-1 di Goodison Park.

Di luar tiga Londoners tersebut, Liverpool akan memanfaatkan momentum pertengahan pekan ini untuk melupakan kekalahan pertama dari Spurs. Kemenangan 4-0 atas Stoke City kemarin, dan Aston Villa baru saja keok di leg pertama babak kualifikasi Europa League, adalah sebuah keuntungan psikologis yang besar buat anak-anak Rafael Benitez.

Villa adalah lawan mereka di Anfield hari Senin nanti, dan skuad Martin O'Neill itu juga menelan kekalahan (0-2) di pertandingan pertamanya di liga (dari Wigan). Liverpool saat ini menduduki peringkat keempat di klasemen, sedangkan Villa di urutan 16.

Sementara itu sang juara bertahan Manchester United pastinya terhenyak sedemikian rupa saat dipecundangi Burnley kemarin. Sebuah pelajaran berharga buat Red Devils, dan Sir Alex Ferguson tentu akan melakukan apa saja supaya lawatan mereka di The DW Stadium, saat dijamu Wigan, tidak berbuah kekecewaan lagi.

Tim sekota MU, Manchester City, akan mencoba melanjutkan perhatian besar publik pada mereka berkat kemenangan 2-0 atas Blackburn Rovers di pekan pertama, lalu mengalahkan Barcelona pada laga eksebisi di Nou Camp hari Rabu kemarin. Tim yang diramal akan membentuk sebuah Big Five di Liga Inggris itu akan menjajal Wolverhampton di kandang sendiri di laga keduanya minggu ini.


Dibandingkan dengan tim-tim besar, Arsenal terhitung jarang berbicara soal target. Striker Robin Van Persie mengatakan, timnya punya cara sendiri untuk berbicara. Apa itu?

Selama ini, manajer Arsenal Arsene Wenger jarang bicara soal target bagi timnya. Ia lebih sering membicarakan soal kebijakan transfer klubnya serta hal-hal lain di luar target.

Arsenal sudah empat musim puasa gelar. Namun Wenger juga masih belum bicara soal target spesifik dengan nyaring. Kondisi ini pun bisa jadi membuat tim asal London Utara itu tidak diunggulkan oleh rumah-rumah taruhan sebagai kandidat juara Liga Primer musim ini.

Meski tak diunggulkan, The Gunners tampil garang di pekan pertama Liga Primer. Everton dilipat 6-1 . Hasil ini sempat membuat Cesc Fabregas cs duduk di puncak klasemen sementara.

Namun mereka harus melorot ke posisi ketiga akibat digusur Tottenham Hotspur dan Chelsea. Meski begitu, anak buah Wenger baru bermain satu kali. Sedang Spurs dan Chelsea dua kali.

Torehan positif Arsenal juga berlanjut ke kompetisi antarklub Eropa. Tengah pekan lalu, 'Gudang Peluru' menekuk Glasgow Celtic 2-0 di leg pertama play off Liga Champions.

"Silakan saja lihat hasil dua laga pertama, di mana kami bermain baik. Target kami saat ini adalah minimal menyamai pencapaian musim lalu. Bila kami bisa terus bersatu dan bekerja keras satu sama lain, maka musim ini bisa menjadi musim yang baik bagi kami," ujar Van Persie seperti dilansir dari situs resmi klubnya.

"Mungkin dengan status tidak diperhitungkan, rasa kebersamaan antarpemain kami justru semakin tinggi. Saya tidak ingin berbicara lebih banyak lagi karena saya tidak ingin membuat 'musuh' merasa lebih pintar daripada kenyataannya," pungkas Van Persie.

Arsenal memiliki caranya berbicara sendiri yakni dengan kemenangan demi kememangan. Akankah itu berlanjut ketika menjamu Portsmouth pada Sabtu (22/8/2009)?

Dalam lima laga terakhir di markas Arsenal, hasil terbaik The Pompey adalah seri 2-2 di musim 2006/07. Selebihnya menjadi milik tuan rumah. Musim lalu, Arsenal menekuk Portsmouth baik ketika kandang maupun tandang. 1-0 di Emirates, dan 3-0 di Fratton Park.

Dua tim yang tengah patah hati, Wigan dan Manchester United, akan bertarung di Liga Primer akhir pekan ini. Tim yang lebih dahulu menjadi diri sendiri punya kesempatan besar memenangi laga ini.

Wigan membuka Liga Primer musim ini dengan hasil baik. Tim besutan Roberto Martinez itu mengatasi kuda hitam musim lalu Aston Villa 2-0 dalam laga yang digelar di Villa Park. Poin maksimal juga didapat juara bertahan Manchester United di pekan pertama kompetisi dengan mengatasi Birmingham City 1-0.

Namun di pekan kedua, hasil negatif diraih The Red Devils dan The Latics . MU kalah dari tuan rumah Burnley dan Wigan dibekuk tamunya Wolverhampton. Skornya sama-sama 0-1.

"Saya kecewa dengan hasil itu. Kami menguasai dan mendikte permainan di 25 menit pertama. Namun setelah itu saya merasa kami tidak menjadi diri kami sendiri," demikian analisis Martinez seperti dilansir dari situs klub Wigan.

Sabtu (22/8/2009) kedua tim bertemu di markas Wigan, DW Stadium. Dari delapan pertemuan di Premier League sejak tahun 2005, The Latics selalu kalah di tangan The Red Devils.

"Saya yakin kami bisa merespon kekalahan ini dalam laga melawan Wigan. Semua kecewa. Kekalahan atas Burnley merupakan hasil buruk. Kami bisa memainkan bola dengan baik namun kami harus melakukan hal lain yang lebih baik lagi," kata Sir Alex Ferguson seperti dilansir dari Manchester Evening News.


Di DW Stadium, siapa yang lebih cepat kembali "menjadi diri sendiri" akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mereguk poin penuh.

Jadwal dan Prediksi Seri A pekan I/ pertama 2009/2010 - Milan harus menang lawan siena

Sabtu, 22/08/2009
Artemio Franchi
Siena - - - AC Milan
enato Dall'Ara
Bologna - - - Fiorentina



Minggu, 23/08/2009
Stadio Giuseppe Meazza
Inter - - - Bari
Stadio Friuli
Udinese - - - Parma
Armando Picchi
Livorno - - - Cagliari
Stadio Olimpico
Lazio - - - Atalanta
Stadio Angelo Massimino
Catania - - - Sampdoria

Senin, 24/08/2009
Final score Renzo Barbera
Palermo - - - Napoli
Final score Stadio Luigi Ferraris
Genoa - - - AS Roma
Final score Stadio Olimpico Grande Torino
Juventus - - - Chievo


Pekan pertama Liga Italia musim 2009-2010 tampaknya akan jadi milik klub-klub unggulan. Sebabnya, mereka akan menghadapi lawan yang kekuatannya sekelas di bawah.

Inter Milan, sebagai juara bertahan dan unggulan teratas, akan menjamu klub promosi, Bari, di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (23/8/2009). Dari banyak sudut pandang, Inter jelas di atas angin.

Dari hitung-hitungan kekuatan, Inter mutlak unggul. Meski sudah tidak ada bomber andalan Zlatan Ibrahimovic, Nerazzurri masih sangat tajam di depan berkat kehadiran Samuel Eto'o dan Diego Milito.

Di tengah, meski kehilangan Luis Figo yang pensiun dan hanya menambah Thiago Motta, Inter juga tetap superior. Sementara di lini belakang, kehadiran Lucio dipastikan akan menambah kokoh tembok La Beneamata.

Sementara Bari, meski berstatus juara Seri B musim lalu, kekuatannya jauh dari kategori istimewa. Andalan Galletti (Si Ayam Jantan) adalah striker Vitor Barreto yang musim lalu mencetak 23 gol di Seri B.

Bila ada yang bisa dijadikan tambahan semangat untuk Bari, itu adalah sejarah. Klub Italia selatan itu berhasil menekuk Inter dalam dua pertemuan terakhir mereka, yakni di Coppa Italia musim 2002-2003.

Sehari sebelumnya, Sabtu (22/8), AC Milan bakal bertandang ke markas Siena. Ini adalah ujian perdana Rossoneri semenjak kepergian kartu asnya, Kaka, yang digaet Real Madrid.

Kehilangan Kaka, Milan mencoba menambalnya dengan menggaet Klaas Jan Huntelaar. Namun striker Belanda itu belum bisa dimainkan di Artemio Franchi karena masih menjalani sisa skorsing satu pertandingan kala masih di Madrid.

Meski sudah tidak ada Kaka, sesungguhnya kekuatan Milan relatif tidak berubah. Masih ada Andrea Pirlo sebagai metronom permainan, Alexandre Pato yang makin matang atau Alessandro Nesta yang siap bersinar lagi setelah pulih dari cedera.

Setali tiga uang dengan Inter dan Milan, runner-up musim lalu, Juventus, juga akan menghadapi lawan yang relatif enteng. La Vecchia Signora akan menunggu kedatangan Chievo Verona di Olimpico Turin, Minggu (23/8).

Juventus adalah salah satu tim yang paling agresif memperkuat timnya di pasar transfer. Kehadiran Fabio Cannavaro, Diego Ribas dan Felipe Melo akan membuat Juve jauh diunggulkan atas tamunya itu.

Selain partai-partai berkategori 'mudah' di atas, pertandingan yang cukup menjanjikan di giornata perdana ini adalah saat Genoa menjamu AS Roma. Hasil dari laga ini bisa jadi determinan utama tentang siapa yang bakal merebut tiket terakhir ke Liga Champions musim depan.

Musim lalu, Genoa adalah kuda hitam yang sukses finis di peringkat lima. Tetapi kehilangan Diego Milito, meski kemudian mendapatkan Hernan Crespo, menyunat kekuatan Il Griffone cukup banyak.

Sedangkan Roma masih tetap akan bertumpu kepada striker veteran Francesco Totti. Meski kehilangan Alberto Aquilani, Giallorossi tetap boleh berharap pada kehebatan Philippe Mexes, Daniele De Rossi dan Simone Perotta.

Milan akan segera memulai musim di Seri A dengan ditantang Siena. Harapan besar Milan ditumpukan kepada Ronaldinho yang langsung diminta cepat bersinar lagi sebelum semuanya terlambat.

Sepeninggal Kaka yang dilepas ke Real Madrid musim panas ini, Milan butuh seorang sosok pemain andalan pengganti. Peran itu coba diserahkan kepada Dinho yang sama-sama asal Brasil.

Masalahnya, semusim di Milan Dinho belum juga berhasil menampilkan permainan terbaiknya seperti, misalnya, ketika menjadi Pemain Terbaik Dunia FIFA tahun 2004 & 2005. Alih-alih positif, dia malah beberapa kali dikritik karena kondisi fisiknya.

"Dia sudah jadi lebih baik, dia sedang kembali (ke performa terbaik)," ucap pelatih Milan Leonardo dengan yakin, seperti dikutip Reuters.

"Sekaranglah saatnya atau tidak sama sekali. Sekaranglah momen buatnya untuk (bersinar) buat Milan dan timnas (Brasil)," seru pria yang juga senegara dengan Dinho tersebut.

Performa Dinho sendiri sebenarnya masih menunjukkan kemampuannya sebagai pesepakbola kelas satu. Namun, Leonardo yang baru musim panas ini menukangi Rossoneri minta agar pemainnya itu dapat lebih konsisten lagi.

"Dalam latihan hari ini sangat menyenangkan melihatnya bermain. Dia harus selalu menampilkan apa yang dia perlihatkan hari ini. Saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mengeluarkan yang terbaik darinya dan juga dari tim," tekad Leonardo.

Artemio Franchi Montepaschi Arena kandang Siena akan jadi medan uji pertama di Seri A untuk Milan bersama Dinho, Minggu (23/8/2009) dinihari WIB.

Patrick Kluivert memberikan sinyal waspada kepada junior-nya, Klaas Jan Huntelaar. Kluivert meminta agar The Hunter bersiap-siap menghadapi tingkat kesulitan yang tinggi dalam mencetak gol.

Ketika bergabung dengan AC Milan, Huntelaar mengatakan bahwa Rossoneri merupakan tempat yang indah bagi pemain Belanda.

Ucapan pemain berjuluk The Hunter itu tentu merujuk kepada keberhasilan trio Belanda--Frank Rijkaard, Marco van Basten, dan Ruud Gullit mengantarkan Milan ke masa keemasan di periode 1980 hingga 1990-an. Selain itu, di era millenium baru kejayaan Belanda di Milan diwakili oleh Clarence Seedorf.

Namun Huntelaar juga harus ingat ada satu bintang asal Negeri Kincir Angin yang tidak mendapatkan hari-hari baik di Il Diavolo Rosso . Dia adalah Kluivert. Pemain kelahiran 1 Juli 1976 itu diboyong dari Ajax Amsterdam pada tahun 1997 dengan track record sebagai bomber maut.

Bersama Ajax, Kluivert mencetak 39 gol dari 70 penampilannya. Penampilan cemerlang di Ajax tak berlanjut di Italia. Bersama Milan, Kluivert hanya mencetak enam gol dari 27 kali bermain. Peman kelahiran Suriname itu pun hanya bertahan satu musim di San Siro.

Dengan pengalamannya itu, Kluivert memberikan sebuah sinyal peringatan bagi Huntelaar. "Di Italia sungguh sulit untuk bisa mencetak gol bagi seorang striker. Di Spanyol, menurut saya lebih mudah," demikian ujar Kluivert kepada La Gazzetta dello Sport, dilansir dari Goal.

Namun Kluivert bukan bermaksud menakut-nakuti Huntelaar. "Saya berharap Huntelaar melakukan semuanya dengan baik. Saya paham bahwa dia tahu bagaimana caranya mencetak banyak gol. Saya mendukungnya dan juga para pemain Belanda lainnya," tukas Kluivert yang kini menjadi anggota tim pelatih klub AZ Alkmaar .

Huntelaar punya cukup waktu untuk meresapi ucapan dari seniornya itu. Sebab, pemain berjuluk The Hunter itu tidak akan bermain di laga pertama Milan di Seri A musim ini akibat masih terkena hukuman larangan bertanding satu partai.

Nomor Punggung AC Milan 2009/2010

tidak banyak yang berubah dari nomor punggung para pemain ac milan di musim baru.
Pemain baru seperti onyewu menggunakan nomor 5, huntelaar 11, Abate 20, dan lengkapnya seperti berikut :
1 - Nelson Dida
4 - Kaladze
5 - Oguchi Onyewu
7 - Alexandre Pato
8 - Rino Gattuso
9 - Filippo Inzaghi
10 - Clarence Seedorf
11 - Klaas Jan Huntelaar
12 - Christian Abbiati
13 - Alessandro Nesta
15 - Gianluca Zambrotta
16 - Mathieu Flamini
17 - Gianmarco Zigoni
18 - Marek Jankulovski
19 - Giuseppe Favalli
20 - Ignazio Abate
21 - Andrea Pirlo
22 - Marco Borriello
23 - Massimo Ambrosini
25 - Daniele Bonera
30 - Marco Storari
31 - Flavio Roma
33 - Thiago Silva
44 - Massimo Oddo
49 - Davide Di Gennaro
77 - Luca Antonini
80 - Ronaldinho

Hasil Liga inggris tengah pekan - Chelsea Bungkam Sunderland


Mantap..ancelotti terus bisa membawa chelsea menang..


Chelsea 3 - 1 Sunderland
Frank Lampard (61) Darren Bent (19)
Michael Ballack (52)
Deco de Souza (70)

Wolverhampton 1 - 0 Wigan Athletic
Andrew Keogh (6)

Chelsea untuk sementara memimpin klasemen Liga Inggris. Hasil tersebut didapat usai menundukkan Sunderland dengan skor 3-1.

Sebelumnya di pekan pertama akhir pekan lalu, The Blues sukses menundukkan Hull City dengan skor 2-1. Ditambah dengan kemenangan atas The Black Cats ini, Chelsea berhak memimpin klasemen dengan nilai enam. Sementara Sunderland tetap di posisi 10 dengan torehan nilai tiga.

Pada pertandingan di Stadium of Light, Rabu (19/8/2009) dinihari WIB, Chelsea tampil dengan sejumlah pemain andalannya semisal John terry, Frank Lampard dan Didier Drogba. Meski tampil menyerang, pasukan Carlo Ancelotti itu justru harus kebobolan lebih dulu.

Ketika laga memasuki menit 19, Kenwyne Jones, yang berada sedikit di luar kotak penalti, melepaskan sebuah tendangan. Bola tersebut lalu membentur badan John Terry.

Bola rebound tersebut kemudian jatuh di kaki Bent yang langsung melepaskan sebuah sepakan keras. Jala Petr Cech robek dan sunderland unggul 1-0.

Pada menit 22, Deco mendapatkan kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Namun sepakan gelandang asal Portugal ini dari sisi kanan belum menemui sasaran. Bola masih menyamping di sisi jala Marton Fulop.

Menit 39, Michael Ballack menyambut sebuah sepak pojok dengan sebuah sundulan. Sial baginya, bola berhasil disapu oleh Pihllip Bardsley di muka gawang. Bola pantulan langsung disambar oleh Jose Bosingwa, tetapi Fulop dengan sigap menepisnya.

Hingga turun minum tak ada lagi gol tercipta, Sunderland masih unggul 1-0.

Laga babak kedua memasuki menit 50. Sepakan Frank Lampard dari luar kotak penalti berhasil dihalau Fulop dan menghasilkan tendangan penjuru. Dari sepak pojok ini, Didier Drogba mendapatkan peluang emas lewat sundulannya. Namun, bola masih melambung di atas mistar gawang.

Namun dua menit kemudian, gawang Sunderland tak lagi selamat. Ballack sukses menyamakan kedudukan setelah menyambut sundulan dari Branislav Ivanovic. Gol ini sendiri diawali oleh sepak pojok yang dieksekusi Lampard.

Chelsea akhirnya berbalik unggul ketika pertandingan memasuki menit 59. Usai Drogba dijatuhkan di kotak terlarang oleh George McCartney, tim tamu pun mendapatkan hadiah sepakan titik putih. Lampard yang menjadi eksekutornya tak menyia-nyiakan kesempatan ini. Tendangannya sukses membobol jala Fulop dan membuat skor berubah jadi 2-1.

Skor pun berubah menjadi 3-1 pada menit 68. Operan Michael Essien kepada Drogba diteruskan kepada Deco. Usai melewati satu pemain, nama terakhir kemudian melepaskan sepakan melengkung. Fulop tak mampu menhalaunya dan Chelsea pun memperlebar jarak dengan lawannya.

Hingga akhir laga, tak ada lagi gol tambahan. Chelsea pulang ke London dengan raihan tiga angka penuh.

Wigan Ditundukkan Wolverhampton

Sementara itu pada pertandingan lainnya di DW Stadium, tuan rumah Wigan Athletic harus menyerrah kepada tim promosi Wolverhampton Wanderers. Padahal selama pertandingan Wigan relatif lebih dominan dibandingkan sang lawan. Soccernet mencatat The Latics unggul penguasaan bola 67:33.

Hasil ini membuat Wigan, yang pada pekan pertama menang 2-0 atas Aston Villa, harus puas turun satu peringkat ke urutan enam. Hugo Rodallega cs mengoleksi poin tiga dari dua laga yang telah dijalani.

Sedangkan posisi Wolverhampton, yang ditekuk West Ham United 0-2 di pekan perdana, naik ke urutan 11 dengan koleksi nilai tiga. Wolves harus berterimakasih kepada Andrew Keogh yang menjadi pencetak gol tunggal dalam laga ini.

Gol Keogh tercipta pada menit keenam dengan diawali sebuah eksekusi set piece. Bola hasil umpan Nenad Milijas langsung disambut dengan sundulan olehnya sehingga membobol jala Wigan.

Susunan Pemain

Sunderland: Marton Fulop, Danny Collins, George McCartney, Phillip Bardsley, Lorik Cana, Lee Cattermole (Grant Leadbitter 62), Kieran Richardson (Andy Reid 84), Jordan Henderson, Darren Bent, Kenwyne Jones (Fraizer Campbell 62).

Chelsea: Petr Cech, John Terry, Branislav Ivanovic, Michael Essien, Ashley Cole, Jose Bosingwa, Deco (Andriy Shevchenko 87), Frank Lampard, Michael Ballack, Didier Drogba (Daniel Sturridge 84), Salomon Kalou (Florent Malouda 76).

Wigan Athletic: Chris Kirkland, Titus Bramble, Paul Scharner, Maynor Figueroa, Mario Melchiot, Michael Brown (Jason Scotland 62), Hendry Thomas, Jordi Gomez, Jason Koumas (Scott Sinclair 62), Charlie N'Zogbia, Hugo Rodallega.

Wolverhampton: Wayne Hennessey, Michael Mancienne, Jody Craddock, Stephen Ward, Richard Stearman, Nenad Milijas (David Jones 55), Karl Henry, David Edwards, Matthew Jarvis, Greg Halford (Andrew Surman 55), Andrew Keogh (Sam Vokes 81)

Hasil Liga Inggris / EPL Pekan pertama 2009/2010 - Chelsea Tundukkan Hull City, Arsenal bantai Everton


Ancelotti mengawali debut dengan kemenangan susah payah 2-1 atas hull city..
Drogba menjadi penyelamat dengan 2 golnya..
Bertanding di depan pendukungnya sendiri, Chelsea lebih dulu tertinggal saat Sthepen Hunt menjebol gawang Petr Cech di menit 26. Didier Drogba menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas 11 menit kemudian, sebelum menjadi penentu kemenangan dengan golnya di menit 92.

Hasil ini jelas jadi start bagus buat kubu The Blues, yang digadang-gadang menjadi penantang terberat Manchester United dalam perebutan titel Premier League. Apalagi pekan kemarin John Terry cs berhasil menundukkan The Red Devils melalui adu penalti di ajang Community Shield.

Chelsea
No. NAME POS
1 Petr Cech (G)
26 John Terry (CD-L)
6 Ricardo Carvalho (CD-R)
12 John Mikel Obi (DM)
3 Ashley Cole (LB)
17 José Bosingwa (RB)
8 Frank Lampard (AM)
15 Florent Malouda (LM)
5 Michael Essien (RM)
39 Nicolas Anelka (CF-L)
11 Didier Drogba (CF-R)
Hull City
No. NAME POS
1 Boaz Myhill (G)
5 Anthony Gardner (CD-L)
6 Michael Turner (CD-R)
3 Andy Dawson (LB)
19 Steven Mouyokolo (RB)
20 George Boateng (CM-L)
22 Dean Marney (CM-R)
44 Seyi George Olofinjana (AM)
11 Stephen Hunt (LM)
15 Bernard Mendy (RM)
18 Caleb Folan (ST)


Chelsea Substitutions
Michael Ballack for John Mikel Obi (45)
Deco for Florent Malouda (69)
Salomon Kalou for Nicolas Anelka (79)

Hull City Substitutions
Nick Barmby for Dean Marney (44)
Kamel Ghilas for Stephen Hunt (69)
Marcio Geovanni for Bernard Mendy (78)

Match Stats
Chelsea Hull City
Shots (on Goal) 33(10) 8(2)
Fouls 14 16
Corner Kicks 12 4
Offsides 2 2
Time of Possession 69% 31%
Yellow Cards 1 2
Red Cards 0 0
Saves 1 8


Hasil Lain :
Arsenal 6 - 1 Everton
Cesc Fabregas (70) Louis Saha (90)
Cesc Fabregas (48)
William Gallas (41)
Eduardo da Silva (89)
Thomas Vermaelen (37)
Denilson Neves (26)

Fulham 1 - 0 Portsmouth
Bobby Zamora (13)
Final score Britannia Stadium
Burnley 0 - 2 Stoke
Ryan Shawcross (19)
Stephen Jordan (bd) (33)

Manchester City 2 - 0 Blackburn Rovers
Emmanuel Adebayor (3)
Stephen Ireland (90)

West Ham United 2 - 0 Wolverhampton
Mark Noble (22)
Matthew Upson (69)

Sunderland 1 - 0 Bolton Wanderers
Darren Bent (5)

Wigan Athletic 2 - 0 Aston Villa
Hugo Rodallega (31)
Jason Koumas (56)

EVERTON 1 - ARSENAL 6

Arsenal memperlihatkan kepada publik bahwa mereka belum layak dihapus dari daftar favorit juara Liga Inggris. Buktinya tersaji saat The Gunners menghancurkan Everton 6-1.

Dua dari setengah lusin gol Arsenal yang tercipta di Goodison Park, Minggu (16/8/2009) dinihari WIB, dicetak oleh Cesc Fabregas. Empat sisanya dibagi rata Denilson, Thomas Vermaelen, William Gallas dan Eduardo da Silva.

Sedangkan gol hiburan Everton dicetak oleh penyerangnya, Louis Saha. Gol itu tidak berarti banyak karena tercipta saat The Toffees sudah dalam posisi tertinggal 6-0 di menit terakhir.

Kemenangan besar ini menjadi bukti bahwa Arsenal harus tetap diperhitungkan. Di mata banyak pihak, The Gunners adalah tim empat besar yang dinilai paling terancam kekuatan baru bernama Manchester City.

Puncak klasemen sementara yang sempat dikuasai tiga klub secara bersamaan pun harus diserahkan kepada Arsenal yang mengantongi tiga angka dengan selisih gol surplus lima.

Jalannya pertandingan
Arsenal harus menunggu selama 26 menit sebelum berhasil mencetak gol pembuka. Adalah Denilson yang sukses merobek gawang Everton dengan tendangan kerasnya menyambut umpan sodoran Fabregas.

Gol kedua lahir pada menti 37. Dari sebuah tendangan bebas yang diambil Robin van Persie, Vermaelen yang tak terjaga menanduk bola masuk gawang Tim Howard dan membuat tim tamu menjauh, 2-0.

Tak terlalu lama setelahnya, hanya tiga menit, tandukan Gallas kembali menjebol gawang Howard. Gol ini juga berasal dari tendangan bebas yang dikirimkan Fabregas.

Hanya tiga menit setelah babak kedua dimulai, Arsenal menambah gol lagi. Fabregas mencetak gol dengan sebuah tendangan terukur menyelesaikan umpan sederhana dari Van Persie.

Masih belum puas dengan keunggulan 4-0, Arsenal menambahinya menjadi 5-0 di menit ke-70. Dari umpan kiper Manuel Almunia, Fabregas menggiring bola lebih dari separuh lapangan sebelum menjebol gawang Howard.

Everton memang benar-benar remuk kali ini. Phil Neville cs sangat kesulitan mengkreasikan serangan. Sekalinya kans datang di menit 76, sepakan Louis Saha melenceng dari sasaran.

Satu menit sebelum pertandingan usai, Arsenal mencetak gol keenam. Kerjasama apik Eduardo dengan Andrei Arshavin diakhiri yang terakhir ini dengan sodokan ringan yang membentur tiang.

Bola mental dengan mudah dilahap Eduardo yang berdiri bebas di dekatnya. Gol ini terasa spesial karena dicetak Eduardo di laga Liga Inggris pertamanya seusai cedera parah pada Februari 2008.

Everton akhirnya berhak mendapatkan penghiburan ketika Saha menyambar bola tendangan Steven Pienaar yang ditepis oleh Almunia. Skor akhir berkata Arsenal menang telak 6-1.

Susunan pemain
Everton: Howard; Hibbert (Rodwell 58), Lescott, Yobo, Baines; Osman (Gosling 58), Cahill, Neville, Pienaar; Jo (Saha 58), Fellaini

Arsenal: Almunia; Sagna, Vermaelen, Gallas, Clichy; Song Billong, Fábregas (Ramsey 72), Denilson, Arshavin; Van Persie (Eduardo 72), Bendtner (Eboue 62)


WIGAN PECUNDANGI VILLA

Roberto Martinez meraih hasil gemilang di laga debutnya bersama Wigan. The Latics dibawanya meraih kemenangan 2-0 atas tuan tumah Aston Villa, di pekan pertama Liga Inggris.

Dalam laga di Villa Park, Sabtu (15/8/09), dua gol Wigan dicetak oleh Rodallega dan Koumas. Dalam partai ini Latics untuk kali pertama bermain di bawah asuhan pelatih baru, Roberto Martinez di ajang Liga Primer.

Hasil ini terhitung mengejutkan lantaran musim lalu Villa duduk di posisi enam klasemen sementara Wigan cuma menyelesaikan musim di urutan 11. Namun kehilangan Gareth Barry, yang hijrah ke Manchester City, sepertinya banyak mempengaruhi kekuatan The Villans. Sementara Wigan justru terlihat mampu mencari jawaban atas kepergian Antonio Valencia ke Manchester United.

Jalannya pertandingan

Di awal babak pertama kedua tim tampak menjajaki kemampuan satu sama lain menyebabkan bola lebih banyak berkutat di lapangan tengah. Dalam laga yang disiarkan langsung oleh TV One ini, Wigan yang bertindak sebagai tim tamu malah lebih banyak menguasai bola.

Villa yang kesulitan menembus pertahanan Wigan, mencoba melakukan tembakan jarak jauh. Tuan rumah mendapat peluang melalui bidikan James Milner di menit 24, namun tembakannya masih dapat ditepis Chris Kirkland.

Di menit 30 Hugo Rodallega membuat Wigan ungul dengan gol spektakulernya. Ia melepaskan tembakan voli jarak jauh yang menukik ke sudut kanan gawang yang tidak dapat dijangkau oleh Brad Friedel. Kedudukan 1-0 untuk Wigan.

Tertinggal, Villa mulai menaikkan tempo permainan dan membuat beberapa peluang. Namun skor tetap bertahan sampai wasit, Mark Clattenburg meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Kedua tim bermain lebih terbuka di babak kedua. Wigan berhasil menggandakan keunggulan melalui sontekan Jason Koumas di menit 56. Melalui sebuah skema serangan balik, Charles N'Zogbia melepaskan umpan kepada Koumas yang berlari di sisi kiri untuk diselesaikan menjadi gol.

Unggul dua angka, Wigan tetap main ngotot. Anak-anak asuhan Martinez ini memperagakan permainan efektif. Hal tersebut membuat Villa yang berusaha untuk mengejar ketertinggalan kesulitan memasuki jantung pertahanan tim tamu.

Di menit 88' Villa memperoleh peluang emas setelah Ashley Young yang sudah berhadapan dengan gawang kosong, tembakannya masih dapat diblok oleh pemain belakang Wigan. Skor tidak berubah sampai berakhirnya babak kedua.


Susunan pemain
Villa: Friedel, Davies, Cuellar, Shorey, Beye (Albrighton '69), Petrov, Delph (Sidwell '61), Young, Milner, Heskey, Agbonlahor (Delfouneso '77)

Wigan: Kirikland, Bramble, Scharner, Figueroa, Melchiot, Brown, Thomas, Gomez, Koumas (Won-hee Cho '90), N'Zogbia (Sinclair '69), Rodallega



Hasil Partai Persahabatan / Friendly Match , Brazil ,Argentina dan Spanyol menang, Italia seri


Hasil lengkap partai persahabatan tanggal 12 dan 13 agustus 2009
Korea Selatan 1 - 0 Paraguay
Singapore 1 - 1 China
Armenia 1 - 4 Moldova
Russia 2 - 3 Argentina
Czech Republic 3 - 1 Belgium
Oman 2 - 1 Saudi Arabia
Albania 6 - 1 Cyprus
South Africa 1 - 3 Serbia
Estonia 0 - 1 Brazil
Bulgaria 1 - 0 Latvia
DR Congo 1 - 2 Senegal
Hungary 0 - 1 Romania
Luxembourg 0 - 1 Lithuania
Malta 2 - 0 Georgia
Sweden 1 - 0 Finland
Ukraine 0 - 3 Turkey
Tunisia 0 - 0 Ivory Coast
Denmark 1 - 2 Chile
Austria 0 - 2 Cameroon
Ireland 0 - 3 Australia
Liechtenstein 0 - 3 Portugal
Montenegro 2 - 1 Wales
Poland 2 - 0 Greece
Bosnia-Herzegovina 2 - 3 Iran
Holland 2 - 2 England
Northern Ireland 1 - 1 Israel
Switzerland 0 - 0 Italy
Iceland 1 - 1 Slovakia
Algeria 1 - 0 Uruguay
Rep. of Macedonia 2 - 3 Spain


Argentina meraih kemenangan dalam laga persahabatan yang dihelat di kandang Rusia. Tampil dominan nyaris sepanjang pertandingan, Argentina menang dengan skor 3-2.

Pada laga yang dilangsungkan di Stadion Luzhniki, Rabu (12/8/2009) malam WIB, Argentina sempat tertinggal terlebih dulu di awal babak pertama. Namun gol Aguero di akhir babak pertama tampaknya menjadi momentum bagus bagi mereka.

'Tim Tango' bangkit di babak kedua dan hasilnya dua gol tambahan berhasil mereka lesakkan ke jala Rusia. Tim tuan tumah pun akhirnya hanya mampu menipiskan kedudukan 12 menit menjelang laga usai.

Berlaga di hadapan suporter sendiri, Rusia tampil menggebrak sejak awal pertandingan. Hasilnya ketika pertandingan memasuki menit 17, mereka langsung meraih keunggulan lewat sepakan Igor Semshov.

Gol tersebut tercipta melalui operan-operan cepat di lini tengah. Pada akhirnya sebuah umpan terobosan pun dikirimkan kepada Semshov di sisi kanan. Dari sudut sempit, ia melepaskan sebuah tendangan kaki kanan yang cukup keras dan bola pun bersarang di jala Argentina.

Tertinggal satu gol, Argentina meningkatkan serangan mereka ke pertahanan 'Tim Beruang Merah'. Namun pasukan arahan Diego Maradona ini baru bisa mencetak gol satu menit menjelang turun minum.

Umpan Maxi Rodriguez dari sisi kiri sempat dibuang oleh bek Rusia. Namun bola jatuh di kaki Sergio Aguero. Dengan satu sepakan voli keras, Aguero menghujamkan bola ke jala Igor Akinfeev. Skor pun berubah menjadi 1-1.

Argentina tak perlu waktu lama untuk membalikkan keadaan. Masuknya Lisandro Lopez di awal babak kedua ternyata memberikan berkah tersendiri bagi 'Tim Tango'. Satu menit selepas jeda, penyerang milik Olympique Lyon ini langsung membuat Argentina unggul 2-1.

Argentina makin tak terbendung. Usai gol kedua tersebut mereka semakin gencar melakukan tekanan kepada Rusia. Pada menit 67, Jesus Datolo membuat Maradona bersorak-sorak kegirangan dari pinggir lapangan.

Gol ketiga Argentina itu diawali oleh aksi individu Aguero yang membawa bola sampai ke depan kotak penalti Rusia. Usai menahan bola sejenak dan mengecoh seorang bek, ia mengirim operan ke sisi kirinya, di mana Datolo berdiri. Dengan satu sepakan kaki kiri, ia pun menghujamkan bola ke pojok gawang Rusia.

Tak mau menerima malu di hadapan pen dukung sendiri, Rusia berusaha bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Alhasil mereka pun mampu memperkecil ketinggalan pada menit 78 lewat sebuah tendangan bebas.

Free kick yang dieksekusi oleh Roman Pavlyuchenko itu membentur pagar betis pemain-pemain Argentina dan membuat arah bola berbelok. Kiper Mariano Andujar yang sudah sedikit bergerak ke arah kiri pun terlambat bereaksi sehingga jalanya pun bobol.

Namun hingga pertandingan berakhir, Rusia tak kunjung mencetak gol penyama kedudukan. Alhasil Argentina pun meraih kemenangan dengan skor 3-2.

Cuma satu gol yang disarangkan Brasil ke gawang Estonia saat kedua tim berhadapan di laga persahabatan. Yang menjadi penentu kemenangan Tim Samba adalah bintang mereka di Piala Konfederasi, Luis Fabiano.

Turun dengan kekuatan terbaiknya, Brasil sempat dibuat kesulitan oleh tuan rumah. Gol semata wayang skuad besutan Dunga baru bisa dilesakkan Fabiano saat laga babak pertama tinggal tersisa dua menit.

Buat Fabiano, gol ini makin menegaskan eksistensinya sebagai salah satu striker terbaik Brasil saat ini. Pesepakbola yang masih terikat kontrak bersama Sevilla itu menjadi bintang saat Brasil menjuarai Piala Konfederasi bulan lalu, saat itu dia membuat lima gol yang menjadikannya top skorer turnamen tersebut.

Meski cuma 1-0, kemenangan ini bisa jadi bekal Brasil untuk menghadapi Argentina ada Kualifikasi Piala Dunia 2010 pada 5 September mendatang. "Tim Tango" pada pertandingan sebelumnya menang 3-2 saat menjalani laga persahabatan dengan Rusia.

Setelah kesulitan menembus pertahanan Estonia, Brasil sedikit mendapat bantuan saat mencetak golnya. Mendapat bola mental yang gagal dibuang dengan sempurnah oleh bek lawan saat menghalau sepakan Kaka, tendangan Fabiano gagal diantisipasi kiper Sergei Pareiko.

Di babak kedua, Dunga memutuskan menarik keluar Kaka dan Robinho demi memberi kesempatan pada pemain lainnya. Keputusan tersebut berpengaruh pada performa Tim Samba yang perlahan mulai ditekan lawannya.

Saat usaha Estonia menyamakan kedudukan tak kunjung membuahkan hasil, mereka justru harus kehilangan salah satu pemainnya. Dmitri Kruglov diusir wasit dari lapangan setelah memprotes kartu kuning yang dia dapat usai menekel Daniel Alves di menit 86.

Punya beberapa kesempatan bikin gol di menit tersisa, Estonia tetap tak mampu menjebol gawang Cesar. Skor 1-0 bertahan hingga laga usai.

Menurunkan tim yang relatif sama dengan tim yang gagal di Piala Konfederasi, Italia harus menelan hasil tak memuaskan menghadapi Swiss. Kedua tim bermain imbang 0-0.

Pelatih Italia Marcelo Lippi hanya menyisipkan dua pemain anyar dalam line up pertandingan yang dilangsungkan di St Jakob Stadion, Basel, Kamis (13/8/2009) dinihari WIB, yakni Claudio Marchisio and Domenico Criscito.

Sementara, bek veteran Fabio Cannavaro resmi menjadi pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk Italia. Bek Juventus itu menjadi starter dan mencatat caps ke-127-nya bagi Azzurri.

Italia mendapat kans berharga saat pertandingan baru berjalan tujuh menit. Umpan dari Mauro Camoranesi diteruskan dengan tendangan lemah dari Alberto Gilardino dapat diamankan dengan baik oleh kiper Swiss, Diego Benaglio.

Cristcito bermain cukup baik dalam laga debtunya ini. Bahkan, di menit ke-13, bek Genoa ini menyambar sepak pojok dengan kepalanya, tetapi Benaglio menjatuhkan dirinya untuk mengamankan gawang.

Tak sampai dua menit, giliran Marchisio yang mengetes Benaglio. Sebuah tendangan keras pemain Juventus itu memaksa Benaglio menepis, tetapi wasit justru hanya memberikan tendangan gawang bagi Swiss.

Peluang terbaik di babak pertama justru jadi milik Swiss. Di menit 35, Tranquillo Barnetta menghajar bola dengan kaki kirinya dan si kulit bundar menghajar mistar gawang Gianluigi Buffon.

Di tiga menit pertama babak kedua, ancaman masih datang dari kubu tuan rumah. Sebuah tendangan bebas yang dieksekusi oleh Gokhan Inler melayang tipis di atas gawang Italia.

Dalam menit-menit berikutnya, Italia masih menguasai permainan, tetapi mereka kesulitan menembus pertahanan ketat Swiss. Sementara Swiss mencoba mengintip peluang melalui counter attack.

Menit ke-79, sebuah umpan silang dari Gaetano D'Agostino diteruskan oleh sesama pemain pengganti, Simone Pepe. Sayang bagi Italia, sundulan Ppe masih menyamping dari gawang Benaglio.

Hingga marka 90 menit terlewati, tetap tidak ada gol tercipta dari kedua kubu dan skor kacamata alias 0-0 pun menjadi kesimpulan akhir pertandingan persahabatan ini.

Susunan pemain
Swiss: Benaglio; Degen (Schwegler 69), Senderos, Grighting, Magnin (Ziegler 86); Padalino (Derdiyok 83), Huggel, Inler, Barnetta (Vonlanthen 79); Frei (Streller 69), N'Kufo (Hakan Yakin 69)

Italia: Buffon; Zambrotta (Santon 46), Cannavaro, Chiellini, Criscito (Grosso 73); Camoranesi (Pepe 31), Pirlo (D'Agostino 61), Palombo, Marchisio; Gilardino (Iaquinta 46), Rossi (Quagliarella 61)

Hanya lima menit. Itulah waktu yang dibutuhkan Spanyol untuk membalikkan ketertinggalan 0-2 menjadi kemenangan 3-2 dalam laga persahabatan menghadapi Makedonia.

Menurunkan kekuatan terbaiknya, minus Cesc Fabregas yang dicadangkan, Spanyol nyaris dipermalukan oleh tuan rumah Makedonia dalam laga yang dilangsungkan di Stadion Philip II, Skopje, Kamis (13/8/2009) dinihari WIB.

Spanyol dikejutkan oleh gol Makedonia pada menit ketujuh. Lolos dari jebakan off-side, Goran Pandev menyelesaikan umpan terobosan Ilco Naumoski dengan gol yang membuat Makedonia memimpin 1-0.

Para pendukung tuan rumah bersorak kian gembira saat Pandev mencetak gol kedua di menit 32. Penyerang Lazio itu mengecoh Carles Puyol sebelum merobek gawang Pepe Reina untuk kali kedua.

Memasuki babak kedua, pelatih Spanyol Vicente del Bosque mencoba melakukan perubahan dengan memasukkan Fabregas, Sergio Busquets dan Albert Riera. Salah satu pemain yang ditarik adalah David VIlla.

Perubahan itu tak percuma karena baru enam menit laga di-restart, Spanyol sukses memperkecil ketinggalan. Umpan silang Xavi dengan mudah disontek oleh Fernando Torres untuk jadi gol.

Spanyol kian menjadi-jadi dalam tempo lima menit. Pada bilangan menit ke-55, tendangan Fabregas mental ke tiang gawang dan Gerard Pique dengan tenang menyodok bola yang menjadikan kedudukan seimbang 2-2.

Kemenangan akhirnya menjadi milik Spanyol tak sampai semenit kemudian. Riera dengan cepat menusuk kotak penalti dan dengan dingin menjebol gawang Makedonia dan skor pun berubah jadi 3-2 untuk keunggulan Spanyol.

Usai gol, Riera terlihat menunjukkan tangannya ke udara. Tampaknya, aksi perayaan gol itu dipersembahkan oleh kapten Espanyol Dani Jarque yang baru saja meninggal dunia.

Berada dalam posisi unggul membuat para pemain Spanyol tenang. Penguasaan bola mereka meningkat, tetapi masih tidak sanggup menghadirkan peluang-peluang berkadar emas.

Kekurangtenangan penyerang Dani Guiza gagal membuat Spanyol memperlebar kemenangan di menit 81. Tinggal berhadapan dengan kiper Tome Pacovski, tendangan Guiza bisa dimentahkan Pacovski.

Wasit pun akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dengan Spanyol berhak atas kemenangan 3-2.

Susunan pemain:
Makedonia: Nikoloski (Pacovski 67); Mitreski, Sedloski (Lazarevski 46), Noveski (Mojsov 57), Popov; Sumulikoski, Georgievski (Grozdanovski 61), Despotovski (Tasevski 67), Naumoski (Ivanovski 58); Stojkov, Pandev

Spanyol: Reina (Diego Lopez 67); Arbeloa, Pique, Puyol, Capdevila; Cazorla (Fabregas 46), Xavi (Marchena 71), Alonso (Busquets 46), Silva; Torres (Guiza 63), Villa (Riera 46)

Mau Liburan ke Bali ? Paket Liburan ke Bali