Paket Liburan Bali

Sewa Mobil -Driver -Tour di Bali

Promo Liburan ke Bali

Hasil seri a pekan ke 7 , Inter ke puncak, Milan masih memble


10/03 Bari 0 - 0 Catania
10/03 Internazionale 2 - 1 Udinese
10/04 Cagliari 1 - 2 Chievo Verona
10/04 Atalanta 1 - 1 AC Milan
10/04 Siena 0 - 0 Livorno
10/04 AS Roma 2 - 1 Napoli
10/04 Fiorentina 0 - 0 Lazio
10/04 Sampdoria 1 - 1 Parma
10/04 Bologna 1 - 3 Genoa

Ronaldinho tampil sebagai penyelamat AC Milan. Golnya pada menit 84 membuat laga antara Atalanta vs Milan berakhir dengan skor imbang 1-1.

Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Azzurri D'Italia, Minggu (4/10/2009) malam WIB, milan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Simone Tiribocchi di menit 21. Tetapi selanjutnya Atalanta bermain dengan 10 pemain sejak menit 40 setelah Ivan Radanovic dikartu merah wasit.

Usai beberapa peluang emas, Dinho akhirnya tampil sebagai penyelamat lewat golnya enam menit jelang laga usai. Sampai akhir pertandingan skor 1-1 tetap bertahan.

Dengan hasil ini, Atalanta berarti masih belum bisa meraih kemenangan sejak pekan pertama. Mereka pun tetap bertahan di posisi 19 klasemen sementara dengan raihan nilai tiga.

Sementara bagi Milan, kekalahan ini membuat mereka tak pernah menang dalam tiga laga terakhir di Seri A. Ditambah kekalahan dari FC Zurich di Liga Champions, posisi sang pelatih, Leonardo, bisa jadi kini semakin terancam.

Jalannya Pertandingan

Pertandingan berjalan sembilan menit Atalanta suadh memiliki peluang untuk mencetak gol. Simone Padoin mengirim umpan ke tiang jauh, di mana di sana berdiri Valdes. Nama terakhir langsung melepaskan sepakan voli, namun masih melebar di sisi jala Milan.

Maenit 18 Atalanta akhirnya menceploskan bola ke gawang Milan, tetapi wasit menganulir gol ini. Penyebabnya, Simone Tiribocchi terlebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Nesta.

Dua menit berselang giliran Milan yang menjebol gawang Atalanta lewat Klaas Jan Huntelaar. Tetapi penyerang asal Belanda itu terlebih dulu terperangkap offside dan gol tersebut juga dianulir. Skor masih 0-0.

Atalanta akhirnya meraih keunggulan pada menit 21. Tiribocchi, yang sebelumnya golnya dianulir, kali ini tidak menyia-nyiakan kesempatan. sepakannya dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Marco Storari. Atalanta 1, Milan 0.

Menit 40 Atalanta harus bermain dengan 10 orang setelah Ivan Radovanovic dikenai kartu kuning kedua. Kartu kuning keduanya ini dikeluarkan setelah dirinya dengan keras melanggar Alexandre Pato.

Babak pertama berakhir tanpa ada lagi gol tambahan. Tim tuan rumah memasuki ruang ganti dengan keunggulan satu gol atas Milan.

Babak kedua, tepatnya menit 73, Clarence Seedorf memiliki peluang untuk mencetak gol. Tetapi sepakannya masih terlalu lemah sehingga bisa dijinakkan oleh kiper Andrea Consigli.

Semenit berselang kombinasi antara Seedorf dan Ronaldinho nyaris membuahkan hasil. Bola kemudian diberikan kepada Alexandre Pato yang langsung melepaskan tendangan. Hasilnya? Bola masih membentur mistar gawang.

Milan akhirnya baru bisa menyamakan kedudukan enam menit menjelang laga usai. Ronaldinho tampil sebagai penyelamat Rossoneri setelah tendangan volinya tak mampu dibendung Consigli. Skor berubah menjadi 1-1.

Hingga akhir laga skor 1-1 tetap bertahan.

Susunan Pemain

Atalanta: Andrea Consigli, Thomas Manfredini, Maximiliano Pellegrino, Gyorgy Garics, Tiberio Guarente, Ivan Radovanovic, Valdes (Federico Peluso 74), Simone Padoin, Cristiano Doni (Fabio Ceserta 61), Simone Tiribocchi (Fabio Ceravolo 56).

AC Milan: Marco Storari, Giuseppe Favalli, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate, Gennaro Gattuso (massimo Ambrosini 67), Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini (Ronaldinho 45), Klaas Jan Huntelaar (Filippo Inzaghi 58), Alexandre Pato.


INTER MENANG
Inter Milan berhasil bangkit dari kekalahannya atas Sampdoria pekan lalu. Menjamu Udinese, Nerazzurri harus menunggu hingga injury time saat Wesley Sneijder mencetak gol kemenangan.

Bertanding di bawah dukungan suporter setianya di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (4/10/2009) dinihari WIB, Inter berharap dapat menghapus memori buruk saat disapu Sampdoria 0-1.

Hasilnya, Inter sempat unggul terlebih dahulu lewat gol Dejan Stankovic, tetapi tak lama kemudian dibalas oleh gol Antonio Di Natale. Gol Sneijder menjadikan Inter akhirnya menang 2-1.

Tiga angka ini membuat posisi Inter di klasemen terangkat ke posisi teratas dengan nilai 16. Posisi pasukan Jose Mourinho bisa disusul lagi oleh Sampdoria dan Juventus yang baru bertanding malam ini.

Jalannya pertandingan
Sempat berjalan lambat pada awalnya, tensi pertandingan langsung terangkat berkat gol Stankovic di menit 22. Menerima umpan terbosan Samuel Eto'o, tendangan keras Stankovic sukses merobek jala Udinese.

Akan tetapi Inter cuma punya waktu lima menit untuk merayakan gol itu. Menit 27, Di Natale dengan dingin mengecoh jebakan off-side dan dengan satu tendangan terarah mengubah skor jadi 1-1.

Tiga menit sebelum turun minum, Udinese bisa saja berbalik memimpin. Menerima bola dengan punggung menghadap gawang Inter, Alexis Sanchez dengan cepat membalikkan badan dan menembak, tetapi bola melejit ke langit.

Di babak kedua, Udinese terus saja mengancam Inter. Menit 51, Di Natale gagal menceploskan gol keduanya karena tendangannya dari jarak dekat masih melambung tinggi.

Menit 67, Inter mendapat peluang emas. Sebuah tendangan Stankovic bisa ditepis kiper Samir Handanovic dan bola rebound mengarah ke Sulley Muntari. Namun tendangan Muntari tak menemui sasaran karena melambung tinggi.

Pertandingan tinggal bersisa tiga menit, Eto'o menggiring bola sendirian dan menembak. Gol gagal tercipta karena Handanovic dengan lincah menepis si kulit bundar dengan kakinya.

Semenit kemudian, jantung pendukung Inter dibuat nyaris terhenti ketika Simone Pepe melepas umpan yang meloloskan Di Natale. Berhadapan satu lawan satu dengan kiper Julio Cesar, tendangan Di Natale terlalu lemah dan bisa ditangkap.

Inter terus berusaha mencari gol kemenangan dengan tekanan total. Di menit kedua injury time, sebuah tendangan Sneijder dari sisi kiri kotak penalti tak mampu ditahan Handanovic dan Inter pun berhak atas tiga angka.

Bari Seri
Dalam pertandingan yang telah diselesaikan sebelumnya, Bari ditahan tamunya, Catania. Bari pun melompat ke posisi 9 klasemen sementara, sedangkan Catania terpaku di peringkat 18.

Susunan pemain
Inter: Julio Cesar; Zanetti, Samuel, Lucio (Santon 88), Chivu; Stankovic, Cambiasso, Sneijder, Muntari (Suazo 72); Eto'o, Milito (Balotelli 25)

Udinese: Handanovic; Basta (Zapata 70), Domizzi, Coda, Lukovic; Sanchez, D'Agostino, Inler, Pepe (Pasquale 90); Flores (Corradi 75), Di Natale


SAMP GAGAL KE PUNCAK
Sampdoria gagal kembali ke puncak klasemen. Penyebabnya, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Parma, Minggu (4/10/2009) malam WIB.

Puncak klasemen saat ini dipegang oleh Inter Milan yang sehari lalu menang 2-1 atas Udinese. Andai Il Samp menang atas Parma hari ini, mereka bisa menempati lagi urutan teratas, yang sepekan silam menjadi milik mereka--usai meraih kemenangan 1-0 atas Inter.

Tetapi hasil 1-1 di Stadion Luigi Ferraris, kandang mereka sendiri, membuyarkan kesempatan tersebut. Sampdoria harus rela kembali menempati urutan dua. Mereka memang memiliki poin sama dengan Inter, 16, tetapi kalah selisih gol.

Sampdoria unggul terlebih dulu ketika pertandingan baru berjalan 23 menit. Giampaolo Pazzini yang pekan lalu menjadi pahlawan ketika melawan Inter, adalah pendulang golnya. Menerima assist Daniele Mannini, sundulannya membuat gawang tim tamu bobol.

Tetapi keunggulan tuan rumah hanya bertahan tujuh menit. Pada menit 30, umpan Nicola Amoruso langsung diterima Daniele Galloppa. Nama terakhir melepaskan sebuah sepakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang kemudian mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Meski lebih menguasai permainan, Soccernet mencatat Sampdoria menang penguasaan bola 51:49, tuan rumah tetap tak mampu menambah gol. Hasilnya skor 1-1 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

Roma Menang, Fiorentina Imbang

Sementara AS Roma yang dalam dua pekan terakhir tak pernah meraih kemenangan akhirnya sukses meraup tiga poin. Bertanding melawan Napoli di kandang sendiri, Stadion Olimpico, mereka menang dengan skor 2-1.

Pada laga tersebut, Roma tertinggal lebih dulu setelah Ezequiel Lavezzi menaklukkan kiper Julio Sergio di menit 25. Beruntung buat I Lupi, mereka memiliki Francesco Totti.

Kapten yang juga merupakan ikon klub itu dua kali membobol jala tim tamu, masing-masing pada menit 37 dan 63, untuk membuat Roma menang. Dengan hasil ini, Gialorossi naik ke posisi delapan klasemen dengan nilai 11.

Sementara Napoli, masih tetap bertahan di papan tengah. Mereka berada di posisi 14 dengan torehan nilai tujuh.

Salah satu penghuni empat besar, Fiorentina, juga gagal meraih kemenangan. Bermain di kandang sendiri, Stadion Artemio Franchi, mereka ditahan imbang tanpa gol oleh Lazio.

Hal ini membuat rentetan dua kemenangan beruntun--melawan Sampdoria dan Livorno--pupus. Tetapi posisi mereka di urutan empat tetap tak berubah. Pasukan Cesare Prandelli ini kini mengoleksi poin 14.

Dari kubu Lazio, hasil ini membuat mereka memperpanjang catatan tak pernah menang mereka menjadi lima laga. Gli Aquilotti pun tetap berada di urutan 10 dengan koleksi nilai sembilan.

Hasil Liga Inggris 3 dan 4 Oktober 2009,MU dan Spurs Seri, Pompey Akhirnya menang

Wolverhampton Wanderers 0 - 1 Portsmouth
Burnley 2-1 Birmingham
Hull City 2-1 Wigan Athletic
Bolton Wanderers 2-2 Tottenham Hotspur
Manchester United 2-2 Sunderland
Arsenal 6-2 Blackburn
Chelsea 2-0 Liverpool


Chelsea Ke Puncak
Chelsea kembali ke puncak klasemen Premiership berbekal kemenangan 2-0 atas Liverpool. Untuk tim tamu, ini melengkapi hasil buruk yang mereka tuai pada pekan ini.

Tiga angka untuk Chelsea di Stamford Bridge dipersembahkan oleh Nicolas Anelka dan Florent Malouda. Kedua gol tersebut lahir dari assist Didier Drogba. Poin penuh tersebut bikin The Blues naik ke posisi satu dengan poin 21, menggeser Manchester United yang kini ketinggalan dua angka.

Untuk Liverpool yang harus pulang dengan hampa angka, hasil ini melengkapi pekan yang buruk. Di midweek lalu, mereka baru saja ditekuk Fiorentina 0-2 di pentas Eropa. Dua kekalahan beruntun itu dituai Anfield Gang di laga tandang.

Liverpool kini tertahan di posisi lima dengan angka 15 dan berpeluang digeser Manchester City yang belum memainkan pertandingannya dan punya poin setara.

Jalannya Pertandingan

Pertarungan langsung berjalan dalam tempo tinggi di lini tengah. Liverpool lebih dulu merancang serangan dalam menguak celah di pertahanan Chelsea yang masih rapat.

Seiring waktu, Chelsea gantian lebih sering menekan kendati lini belakang Liverpool juga masih belum memperlihatkan kelemahan yang bisa dimanfaatkan.

Salah satu peluang Chelsea lahir pada menit 23, setelah Nicolas Anelka melepaskan umpan silang dari sayap kiri dengan Didier Drogba dan Michael Ballack menanti di muka gawang. Tapi tandukan masih lemah dan mudah dijinakkan Pepe Reina.

Lima menit berselang, ganti Michael Essien yang melepaskan umpan silang dan diteruskan Anelka. Reina berhasil menangkap bola seraya menjatuhkan badan.

Steven Gerrard menempatkan bola di luar kotak penalti pada menit 30 untuk melakukan tendangan bebas. Sial untuknya, laju bola masih terlalu melambung.

Ballack tak terjaga dan sukses menanduk bola hasil tendangan bebas Deco di menit ke-34, walau arahnya masih melambung. Inisiatif serangan untuk sementara relatif dipegang Chelsea, kendati Liverpool juga masih gigih mencari celah.

Chelsea lagi-lagi membuat pola serangan bagus pada menit 37, tapi Martin Skrtel masih bisa menghadang dan bola ke luar untuk sepak pojok. Dari tendangan sudut, Essien melepaskan tendangan yang masih bisa ditahan Reina.

Dirk Kuyt bisa memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Chelsea. Dia lantas mengirim bola ke Fernando Torres di depan gawang meski bola hasil tandukannya dengan mudah ditangkap Hilario. Lima menit menuju berakhirnya paruh pertama.

Alberto Riera membuat Hilario harus meregangkan tubuh menepis bola beberapa saat sebelum jeda. Usaha hasil tendangan bebas itu berbuah sepak pojok saja.

Tiga menit memasuki babak kedua, Kuyt menyodorkan bola di bawah tekanan pemain Chelsea. Gerrard menerima dan menembakkan bola, dengan hasil sedikit di atas mistar gawang Chelsea. Awal yang baik untuk tim tamu di paruh kedua.

Akhirnya gol lahir juga pada menit 60. Dari sebuah serangan cepat usai mencuri bola dari kaki Javier Mascherano, bola dikuasai Drogba di sisi kiri yang lantas melepaskan umpan ke muka gawang untuk disambut Anelka.

Masuknya Yossi Benayoun memberikan Liverpool nafas baru. Salah satu kontribusinya adalah menyodorkan bola ke Glen Johnson yang meneruskan dengan tembakan keras dari luar kotak penalti. Sial untuk dia, arahnya masih melambung. Upaya Torres dengan kepala tak lama berselang pun masih melebar.

Drogba memiliki peluang dari tendangan bebas di menit ke-77. Tapi arah bola masih sedikit melebar dari tiang gawang.

Lagi-lagi Liverpool gagal dalam serangannya. Pada menit 90, gawang Chelsea terus ditekan dan Torres akhirnya dapat menembakkan bola tanpa dihadang pemain lawan. Namun, bola masih melebar.

Kemenangan akhirnya dipastikan Chelsea di menit injury time. Dari tendangan bebas, Drogba menguasai bola dikawal ketat dua pemain Liverpool. Berhasil melewati hadangan, Drogba mengirim bola ke depan gawang di mana Florent Malouda sigap meneruskan si kulit bundar ke dalam gawang.

Liverpool memiliki peluang memperkecil ketinggalan tak lama berselang. Tapi sepakan Benayoun hanya bergulir perlahan melebar di sisi gawang.

Susunan Pemain:

Chelsea: Hilario, Ivanovic, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack, Essien, Lampard, Anelka, Deco (Malouda '76), Drogba.

Liverpool: Reina, Johnson, Carragher, Skrtel, Insua (Aurelio '83), Kuyt, Mascherano, Lucas (Babel '76), Riera (Benayoun '67), Gerrard, Torres


ARSENAL PESTA
Dua kali ketinggalan lebih dulu dari Blackburn Rovers, Arsenal lantas malah berpesta. 'Tim Gudang Peluru' menang dengan bikin enam gol, 6-2. Kian luar biasa karena keenam gol Arsenal dicetak oleh orang yang berbeda.

Steven Nzonzi bikin Arsenal ketinggalan cepat, namun Thomas Vermaelen berhasil menyamakan kedudukan. Tuan rumah kembali tertinggal lewat David Dunn, meski dengan cepat ini bisa dibalas Robin van Persie.

Beberapa saat sebelum jeda, Arsenal unggul untuk kali pertama lewat Andrei Arshavin. Di babak kedua, tiga gol ditambah lagi oleh Cesc Fabregas --yang tampil apik-- serta Theo Walcot dan Nicklas Bendtner yang dimasukkan di paruh kedua.

Jalannya Pertandingan

Tampil sebagai tuan rumah dalam partai, Minggu (4/10/2009), Arsenal dikejutkan gol Steven Nzonzi di menit ke-4. Berawal dari tendangan bebas di area pertahanan Rovers, kiper Paul Robinson mengirimkan bola jauh ke depan. Nzonzi sukses menanduk bola melewati kiper Vito Mannone.

Kedudukan berhasil disamakan para pemain Arsenal pada menit 17. Setelah menerima sodoran bola dari Cesc Fabregas, Thomas Vermaelen melepaskan tendangan dari luar kotak penalti yang tak kuasa dibendung Robinson. Skor pun jadi 1-1.

Fabregas lantas memiliki kesempatan untuk membuat timnya berbalik unggul di menit ke-23. Gawang Robinson diancamnya lewat sepakan keras yang susah payah dihadang sang kiper. Robin van Persie berusaha memanfaatkan bola muntah, tapi Robinson dengan sigap mengamankan.

Meski demikian, justru Rovers yang kemudian malah unggul lagi. Tak lama berselang usai usaha Fabregas, giliran David Dunn yang mencecar gawang Arsenal dari tendangan di dalam area penalti. Usahanya tak sia-sia karena kemudian Mannone harus memungut bola dari dalam gawangnya untuk kali kedua.

Arsenal tak mau terlalu lama ketinggalan. Pada menit 33, hanya tiga menit usai gol Dunn, Van Persie menceploskan bola untuk membuat skor kembali imbang, kali ini menjadi 2-2.

Andrei Arshavin kemudian membuat Arsenal berbalik unggul pada menit 37. Dari penetrasinya usai menerima umpan dari Fabregas, si pemain Rusia sukses mengirim bola melewati Robinson.

Semenit sebelum jeda, Fabregas sendiri yang membahayakan gawang Rovers lewat sundulan. Robinson kali ini masih bisa menghalau si kulit bundar masuk ke dalam gawangnya.

Kedua tim langsung saling serang di babak kedua. Martin Ollson melepaskan tendangan jarak jauh nan keras yang masih bisa ditangkis Mannone untuk membuahkan sepak pojok. Tak lama berselang, gantian Van Persie mengancam di ujung lapangan yang lain, kembali digagalkan kiper.

Fabregas akhirnya ikut urun gol juga. Pada menit 57, dia bekerjasama dengan Arshavin dan Rosicky sebelum akhirnya melepaskan tendangan keras dari tepi kotak penalti. Robinson tak berdaya melihat bola melesak masuk ke dalam gawangnya.

Dua menit berselang, Mannone berhasil menggagalkan tandukan Dunn ke gawang Arsenal. Disusul kemudian Rosicky luput mengarahkan bola untuk menguji Robinson di bawah mistar gawang Rovers. Laga masih ketat di antara dua tim ini.

Rovers nyaris menipiskan ketinggalan di menit ke-72. Tapi sepakan David Hoillet hanya kena tiang. Dalam serangan balik, Abou Diaby melepaskan tembakan yang masih melebar tipis.

Tak lama kemudian, gol lagi-lagi lahir. Adalah Theo Walcott yang mencetaknya setelah kreasi serangan balik yang melibatkan Arshavin dan Fabregas. Skor berubah jadi 5-2 di menit ke-75.

Nicklas Bendnter menutup pesta gol Arsenal di menit ke-89. Menerima bola lambung di sisi kiri lapangan, dia berlari ke tengah untuk mencari ruang tembak, melepaskan tendangan dan gol.

Susunan Pemain:

Arsenal: Mannone, Sagna, Vermaelen, Gallas, Clichy, Diaby, Fabregas (Ramsey '76), Rosicky (Walcott '69), Song Billong, Arshavin (Bendtner '76), Van Persie.

Blackburn: Robinson, Jacobsen, Givet, Olsson, Chimbonda, Emerton (Gamst Pedersen '55), Dunn (McCarthy '62, Hoilett '70), Nzonzi, Andrews, Diouf, Di Santo
SPURS SERI
- Posisi Tottenham Hotspur di papan atas Liga Inggris terancam tergusur. Kondisi itu tercipta setelah Spurs hanya mampu bermain imbang dengan Bolton Wanderers 2-2.

Tambahan satu poin ini membuat Robie Keane dkk naik satu peringkat ke posisi tiga dengan nilai 16. Namun posisi mereka sangat rawan tergusur oleh Liverpool dan Manchester City yang sama-sama mengoleksi 15 angka dan baru bermain pada besok Minggu dan Senin. Sedangkan bagi Bolton hasil ini mengangkat posisi mereka ke urutan 12 dengan nilai 8.

Bertanding di Reebok Stadium, Sabtu (3/10/09) malam WiB, Spurs mengawali pertandingan dengan tidak meyakinkan. Mereka bahkan sudah tertinggal di menit tiga setelah Ricardo Gardner yang memanfaatka bola rebound sukses menyarangkan bola di gawang Carlo Cudicini.

Setelah melakukan serangkaian serangan Spurs akhirnya bisa menyamakan kedudukan. Memanfaatkan umpan sundulan Peter Crouch, Niko Kranjcar sukses mencetak gol melalui tendangan voli di dalam kotak penalti di menit 34. Kedudukan bertahan sampai babak pertama berakhir.

Di babak kedua Spurs kembali tertinggal. Pada menit 69, Kevin Davies berhasil membuat Bolton unggul melalui sundulannya yang berada tepat di depan tiang jauh.

Empat menit berselang Spurs berhasil kembali menyamakan kedudukan. Dalam situasi tendangan penjuru Vedran Corluka berhasil memenangi duel udara dari pemain-pemain tuan rumah untuk membuat skor menjadi imbang 2-2.

Kedudukan bertahan sampai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.


Susunan pemain

Bolton: Jaaskelainen, Ricketts, Cahill, Knight, Samuel, Gardner, Muamba (McCann '74), Cohen, Lee (Klasnic '87), Kevin Davies, Taylor (Mark Davies '81)

Tottenham: Cudicini, Corluka, Huddlestone, Bassong, Assou-Ekotto, Lennon, Jenas, Palacios, Kranjcar, Keane ('68), Crouch


MU SERI
Manchester United membutuhkan gol bunuh diri Anton Ferdinand untuk menyelamatkan mereka dari kekalahan atas Sunderland. Laga itu akhirnya berkesudahan dengan skor 2-2.

Meski tampil di kandang sendiri, Stadion Old Trafford, Sabtu (3/10/2009), MU gagal memperlihatkan penampilan terbaiknya. Dua kali mereka tertinggal dan dua kali pula mereka menyamakan skor.

Sunderland unggul lebih dahulu lewat gol cepat Darren Bent. MU lantas memaksakan skor jadi 1-1 melalui gol Dimitar Berbatov. Kenwyne Jones membawa tim tamu kembali unggul sebelum gol bunuh diri Ferdinand menutup laga.

Hasil ini memang belum menggeser posisi MU di puncak klasemen sementara dengan nilai 19. Tetapi bila Chelsea yang akan menjamu Liverpool bisa memetik kemenangan, The Blues bisa kembali bertengger di atas.

Jalannya pertandingan
Laga baru berusia tujuh menit, MU sudah kebobolan. Lee Cattermole mengirim bola ke Bent yang setelah beberapa sentuhan melepaskan tendangan deras menyusur tanah yang berbuah gol. 1-0 bagi Sunderland.

Tersengat oleh gol itu, MU mencoba membalas. Tetapi permainan tanpa visi membuat tak satu pun peluang yang menghampiri mereka. Bahkan, praktis tak satu pun shot on goal tercipta.

Setelah babak pertama yang mengecewakan, manajer MU Sir Alex Ferguson mencoba meningkatkan tempo permainan dengan memasukkan Anderson untuk menggantikan Paul Scholes saat turun minum.

Agresivitas MU menghasilkan sebuah peluang di menit 50. Umpan silang mendatar Nani disodok Wayne Rooney, tetapi kiper Sunderland Craig Gordon memblok bola dengan kakinya.

Dari sana, gol MU akhirnya tercipta. Bola silang dilepas John O'Shea dan disambar Berbatov yang tak terkawal dengan sebuah tendangan gunting dan skor pun berubah jadi 1-1.

Namun kegembiraan MU tak bertahan lama karena pada menit 59, Jones mengembalikan keunggulan Sunderland. Dari bola lambung Andy Reid, Jones menyundul bola mendahului kiper Ben Foster yang menyerbu.

Rooney yang terisolasi mencoba memecah kebuntuan MU di menit 65. Menguasai bola di luar kotak penalti hasil sodoran Berbatov, Rooney melepaskan tendangan yang arahnya menyamping tipis.

Lima menit sebelum laga usai, MU diuntungkan ketika wasit mengusir Kieran Richardson. Mantan pemain MU itu mendapat kartu kuning kedua karena membuang bola saat sudah terjadi tendangan bebas.

Di menit pertama injury time, gol 'pertolongan' bagi MU akhirnya datang. Lewat sebuah kemelut, tendangan Patrice Evra berbelok arah karena membentur badan Ferdinand dan berbuah gol yang memaksa pertandingan berkesudahan 2-2.

Susunan pemain
MU: Foster; O'Shea, Evans, Vidic, Evra; Nani, Scholes (Anderson 46), Fletcher (Carrick 72), Welbeck (Valencia 72); Berbatov, Rooney

Sunderland: Gordon; Bardsley, Ferdinand, Turner, Richardson; Malbranque (McCartney 86), Cattermole, Cana, Reid (Henderson 74); Jones (Campbell 84), Ben


POMPEY AKHIRNYA MENANG
Tim terbawah Premier League, Portsmouth, akhirnya memetik kemenangan pertama mereka musim ini. Pompey sukses mencuri kemenangan saat melawat ke markas Wolverhampton Wanderers.

Hassan Yebda menjadi pahlawan kemenangan Portsmouth ketika mereka mengalahkan Wolves 1-0 dalam pertandingan di Stadion Molineux, Sabtu (3/10/2009).

Gol Yebda tercipta di babak pertama, tepatnya di menit 19. Dari tendangan sudut Kevin Prince Boateng, Yebda melompat dan menanduk bola tanpa bisa ditahan kiper Wolves, Wayne Hennessey.

Meski menang, posisi Portsmouth tetap tidak terangkat dari dasar klasemen karena nilai mereka baru menyentuh angka tiga. Tim yang satu strip di atas adalah Hull City, yang pada saat bersamaan juga menang.

Hull yang menjamu Wigan Athletic mengirim pulang tamunya itu dengan skor 2-1. Jan Vennegoor of Hesselink mencetak gol perdananya bagi Hull saat laga tepat berusia satu jam lewat tandukannya.

Delapan menit berselang, Hull menggandakan keunggulannya. Geovanni mencetak gol melalui sebuah tendangan voli memanfaatkan umpan matang yang dilepas Kamil Zayatte.

Wigan baru bisa membalas saat pertandingan tinggal tersisa tiga menit. Scott Sinclair mencetak gol hiburan bagi Wigan melalui sundulan memanfaatkan bola muntah yang lepas dari tangkapan kiper Boaz Myhill.

Sementara itu, Burnley mempertahankan rekor 100 persen saat bermain di kandang, Stadion Turf Moor. Di laga terakhir, Burnley sukses membekap Birmingham City dengan skor 2-1.

Steven Fletcher membuka skor bagi Burnley di menit 53. Mendapat umpan terobosan dari Tyrone Mears, Fletcher sukses menaklukkan kiper Joe Hart dengan penyelesaian akhirnya.

Menit 62, Burnley memperlebar jarak. Dimulai dengan umpan satu dua dengan David Nugent, Andre Bikey membawa tuan rumah memimpin 2-0 setelah tendangannya tak mampu dibendung Hart.

Birmingham baru bisa membalas di menit terakhir melalui Sebastian Larsson. Tendangan bebas penyerang Swedia itu menembus gawang Burnley yang dijaga Brian Jensen

hasil liga campion 30 september dan 1 oktober 2009, milan tumbang di tangan zurich

Bordeaux 1 - 0 Maccabi Haifa

Bayern Munich 0 - 0 Juventus

CSKA Moscow 2 - 1 Besiktas

Manchester United 2 - 1 VfL Wolfsburg

AC Milan 0 - 1 FC Zürich

Real Madrid 3 - 0 Marseille

FC Porto 2 - 0 Atlético Madrid

Apoel Nicosia 0 - 1 Chelsea


Rangkaian hasil buruk AC Milan terbawa juga ke Liga Champions. Bertanding di kandangnya sendiri, San Siro, Kamis (1/10/2009) dinihari WIB, Rossoneri dipermalukan FC Zurich 0-1.

Milan sesungguhnya mengawali perjuangan di Liga Champions dengan hasil memuaskan saat memetik kemenangan 2-1 atas Merseille di matchday I dua pekan lalu. Namun saat berlaga di kandang sendiri, Diavolo Rosso justru tak mampu menghidarkan diri dari kekalahan.

Hasil ini seakan melanjutkan catatan buruk Massimo Ambrossini cs di kompetisi domesti. Dari enam laga yang sudah dilewati musim ini di Seri A, Milan meraih dua kemenangan dua hasil imbang dan dua kali kalah.

Kembali ke Liga Champions, meski kalah atas Zurich, Milan belum tergusur dari posisi dua klaesemen Grup C dengan nilai tiga. Milan tertinggal tiga poin atas Real Madrid yang pada laga lain sukses menundukkan Marseille.

Jalannya Pertandingan

Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil sangat percaya diri. Kesempatan pertama membobol gawang lawan datang di menit tujuh saat umpan silang Ignazio Abate dari sisi kanan dibuang kiper Johnny Leoni dengan kakinya tepat di garis gawang.

Namun Dari sebuah serangan pertama tim tamu yang berjung tendangan sudut, Zurich malah mampu membuat gol indah di menit 10. Menusuk ke tengah kotak penalti tanpa kawalan, kapten Hannu Tihinen membelokkan bola dengan tumit kakinya saat menyongsong umpan corner kick dan mengubah kedudukan menjadi 1-0.

Enam menit setelah kebobolan Rossoneri punya peluang terbaiknya menyamakan kedudukan. Diawali pergerakan Clarence Seedorf di sisi kiri, gelandang Belanda itu langsung mengirim bola membelah dua pemain bertahan lawan pada Massimo Ambrosini yang kemudian menusuk dari sisi kotak penalti.

Umpan silang mendatar yang dilepaskan Ambrosini tepat mengarah ke Filippo Inzaghi di tiang jauh. Dengan kiper Leoni yang sudah mati langkah, Pippo sepertinya bakal menyamakan kedudukan. Namun bola yang diserobotnya sambil menjatuhkan diri gagal menyasar ke gawang yang sedang kosong.

Lini belakang Milan terlihat sangat rapuh saat menghadapi serangan Zurich. Salah satunya adalah tusukan Johan Vonlanthen di sisi kanan yang tak mampu dihalau Marek Jankulovski. Milan beruntung sepakan keras Xavier Margairaz tepat dari tepi kotak penalti saat menerima umpan dari Vonlanthen tersebut masih melayang tipis di atas sasaran.

Inzaghi, yang mencetak dua gol kemenangan Milan atas Marseille dua pekan lalu, nyaris kembali jadi bintang Diavolo Rosso. Namun kembali dia gagal melanjutkan menjadi gol sebuah umpan diagonal yang dilepaskan Abate, bola hasil sundulannya melenceng ke luar gawang Zurich.

Di sisa babak pertama Zurich setidaknya punya dua peluang menambah jumlah gol. Hanya kesigapan kiper Marco Storari saja yang tak membuat Milan mendapat malu lebih besar di jelang turun minum.

Memasuki babak kedua, Milan melakukan pergantian dengan memasukkan Ronaldinho untuk Seedorf dan Gianluca Zambrotta menggantikan Flamini.

Baru tiga menit babak kedua berjalan Pippo kembali punya peluang samakan kedudukan. Dari tendangan tak sempurna Ambrossini di luar kotak penalti, bola berputar pelan di kotak terlarang, Pippo yang berusaha menyambar si kulit bundar masih kalah cepat dari kiper Leoni.

Tekanan Milan ke arah Zurich juga datang dari Pato saat dia dapat umpan terobosan dari Dinho dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Namun bola yang dicungkil striker belia itu terlalu melebar dan akhirnya cuma membuahkan tendangan gawang.

Kejadian di menit 63 itu berulang satu menit berselang. Kali ini skenarionya diawali tendangan bebas Pirlo dan disambut sambaran kepala Pippo. Sial buat Milan, bola yang mengarah ke gawang ditepis oleh Leoni dengan tangan kirinya.

Keasyikan menyerang, gawang Storari nyaris jebol untuk kali kedua di menit 65. Memanfaatkan kelengahan barisan belakang Milan, Margariaz menusuk ke kotak penalti saat mengejar bola umpan terobosan. Namun skor 1-0 tak berubah lantaran sontekannya masih bisa dihadang Storari dengan kakinya saat keduanya berhadapan satu lawan satu.

Delapan menit sebelum bubaran Dinho mengirim umpan terukur pada Inzaghi di kotak penalti. Meski sukses mengontrol bola dengan dadanya, Pippo tak mampu melewati dua bek lawan yang mengawalnya, alhasil Milan tak dapat apa-apa dari prosesi tersebut.

CHELSEA MENANG
- Chelsea akhirnya memetik poin penuh setelah unggul tipis 1-0 atas Apoel Nicosia. Gol semata wayang The Blues di laga tersebut dicetak oleh Nicolas Anelka.

Kemenangan tersebut cukup bagi Chelsea untuk berada di puncak klasemen Grup dengan mengumpulkan enam poin dari dua laga. Sedangkan Nicosia harus puas berada di posisi ketiga setelah baru mengumpulkan satu poin

Pada pertandingan di GSP Stadium, Chelsea sempat kesulitan menghadapi pertahanan Nicosia yang rapat. Sebuah peluang akhirnya dimiliki oleh Chelsa namun tendangan Salomon Kalou dari dalam kotak penalti melebar.

Chelsea akhirnya unggul 1-0 di menit ke-19. Gol tersebut dicetak oleh Nicolas Anelka setelah memanfaatkan umpan Juliano Belletti. Striker Prancis ini menjebol gawang tuan rumah lewat sepakan kaki kanannya.

Meski telah unggul namun Chelsea masih tetap kesulitan mengembangkan permainan. Sementara Nicosia juga belum dapat melakukan serangan -serangan berbahaya ke gawang skuad besutan Carlo Ancelotti ini.

Namun, sebelum turun minum sebuah peluang dimiliki oleh tuan rumah. Sebuah sepak pojok di dapat oleh Nicoasia namun Christos Kontis gagal memanfaatkan peluang tersebut dan sundulannya masih terlalu tinggi.

Sedangkan di babak kedua, Chelsea sempat memiliki peluang lewat Frank Lampard yang mendapatkan bola di kotak penalti. Sayang tendangannya masih melebar dari tiang gawang di menit ke-73.

Sementara Nicoasia bukannya tidak memiliki peluang. Pada menit ke-84,
Constantinos Charalambides menekan. Pinto mengirimkan umpan crossing namun sundulan Charalambides masih belum mengatasi Petr Cech.

Namun tidak ada gol lagi yang tercipta hingga akhir pertandingan. Chelsea pun patut bersyukur bisa meraih tiga poin penuh meski hanya menang tipis 1-0 di pertandingan tandang ini.

Susunan Pemain :

APOEL Nicosia: 22-Dionisios Chiotis; 7-Savvas Poursaitides, 24-Christos Kontis, 5-Boban Grncarov, 32-Altin Haxhi; 10-Constantinos Charalambides (20-Jean Paulista 85), 26-Nuno Morais, 33-Chrysostomos Michail (37-Mario Breska 80), 29-Nectarios Alexandrou (11-Kamil Kosowski 58); 23-Helio Pinto; 30-Nenad Mirosavljevic

Chelsea: 1-Petr Cech; 2-Branislav Ivanovic, 6-Ricardo Carvalho, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 21-Salomon Kalou (10-Joe Cole 80), 5-Michael Essien, 35-Juliano Belletti (20-Deco 68), 8-Frank Lampard, 15-Florent Malouda; 39-Nicolas Anelka



BAYERN SERI

Skor imbang 0-0 mengakhiri pertarungan antara Bayern Munich kontra Juventus. Hasil ini membawa Bayern tetap di puncak klasemen sementara Grup A, sedang Juventus melorot ke tangga ketiga.

Bayern menjamu Juve di Stadion Allianz Arena, Kamis (1/10/2009) dinihari WIB. Skor imbang tanpa gol membuat Franck Ribery dkk. tetap di puncak klasemen Grup A dengan poin empat. Sedangkan Juve yang baru mengkoleksi nilai dua harus turun ke tangga ketiga akibat disalip Bordeaux yang meraih kemenangan atas Maccabi Haifa.

Bagi Bianconeri, ini hasil seri kedua yang mereka petik setelah di matchday sebelumnya imbang 1-1 dengan Bordeaux.

Jalannya Pertandingan

Mengandalkan Arjen Robben dan Franck Ribery di sisi kanan dan kiri lapangan, Bayern langsung menekan begitu laga dimulai.

Kesempatan pertama Bayern Munich datang di menit keempat melalui sepakan Thomas Muller yang diarahkan ke tiang jauh. Namun bola hasil tendangan Mueller masih melenceng tipis dari sisi kanan gawang Juventus.

Menit ke-18, Juventus memiliki peluang. Namun tendangan dari luar kotak penalti yang dilepas Diego bisa ditangkap oleh kiper Hans Joerg Butt. Semenit setelahnya, Bayern punya peluang bagus lewat Franck Ribery. Usai mengelabui dua pemain belakang Juve, pemain Prancis ini kemudian melepaskan tendangan chip. Namun bola melayang tipis di atas gawang Gianluigi Buffon.

Memasuki menit ke-29, tuan rumah kembali mengancam. Berawal dari bola lambung Phillip Lahm, bola disambut tandukan Miroslav Klose. Namun si kulit bundar masih tipis di atas gawang Juve.

Tiga menit berselang. Joerg-Butt dengan sigap menyelamatkan gawang tuan rumah dengan menepis sepakan Mauro Camoranesi yang dilancarkan dari luar kotak terlarang. Menit ke-33, giliran Buffon yang unjuk kebolehan dengan mematahkan tendangan Klose.

Tendangan David Trezeguet di menit ke-39 juga masih menyamping di sisi kanan gawang Joerg-Butt.


Di akhir babak pertama, Bayern menarik keluar Robben akibat mengalami cedera dan digantikan oleh Ivica Olic.

Kedua tim mengakhiri babak pertama dengan skor kacamata.

Keluarnya Robben membuat penyerangan FC Hollywood tidak menggigit seperti di babak pertama.
Bayern memiliki peluang di menit ke-58. Berawal dari gebrakan Ribery di sisi kiri lapangan, gelandang asal Prancis itu kemudian menyodorkan bola ke arah Klose. Namun eksekusi yang dilancarkan pemain nasional Jerman itu kurang sempurna sehingga bola melenceng jauh dari sasaran.

Bayern memiliki peluang di menit ke-58. Berawal dari gebrakan Ribery di sisi kiri lapangan, gelandang asal Prancis itu kemudian menyodorkan bola ke arah Klose. Namun eksekusi yang dilancarkan Klose kurang sempurna sehingga bola melenceng jauh dari sasaran.

Sembilan menit menjelang bubaran, Juve memiliki kans melalui Vincenzo Iaquinta. Namun tendangan voli pemain bernomor punggung sembilan itu masih belum melenceng di sisi kiri gawang Bayern.

Hingga peluit akhir ditiupkan, kedua tim gagal mencetak gol. Kedudukan sama kuat 0-0 mengakhiri laga.


Susunan Pemain

Bayern Munich: Butt; Lahm, Van Buyten, Badstuber, Braafheid, Ottl, Schweinsteiger, Robben (Olic 44’), Ribery, Mueller, Klose (Gomez 74')

Juventus: Buffon; Grygera, Legrottaglie, Chiellini, Grosso, Melo, Camoranesi (Tiago 90'), Diego (Poulsen 60'), Marchisio, Iaquinta, Trezeguet (Amauri 73')

MADRID BERJAYA
Real Madrid kembali memperoleh kemenangan besar. Diwarnai dengan dikeluarkannya Souleymane Diawara, Los Blancos menggulung Marseille 3-0.

Hasil ini membuat Madrid kian kokoh di puncak klasemen Grup C dengan poin. Sedangkan di posisi dua terdapat AC Milan dengan koleksi poinnya yang masih tiga setelah di waktu bersamaan secara mengejutkan ditekuk FC Zurich 0-1.

Dalam laga yang berlangsung di Stadion Santiago Bernebeu, Kamis (1/10/09) dinihari WIB itu, Madrid menurunkan pemain-pemain terbaiknya sejak menit awal.

Cristiano Ronaldo membuka keunggulan Madrid di menit 57. Tak lama berselang Kaka menggandakannya melalui tendangan penalti di menit 61. Dua menit kemudian Ronaldo mencetak gol keduanya dan membuat Los Merengues untuk sementara unggul 3-0.

Dalam laga ini Marseille memperagakan permainan keras untuk meredam pergerakan Madrid. Tercatat mereka mendapat empat kartu kuning dan satu kartu merah. Sedangkan Madrid sama sekali tidak mendapat kartu.

Jalannya pertandingan

Madrid langsung mendominasi penguasaan bola sejak awal laga. Sedangkan Marseille lebih banyak menunggu di dareah pertahannanya sendiri.

Tim tamu yang mengandalkan counterattack sesekali membuat pendukungan tuan rumah cemas. Di menit tujuh Marseille mendapat peluang melalui tembakan jarah jauh Bruno Cheyrou yang hanya tipis di atas mistar gawang Madrid.

Marseille kembali mendapat peluang di menit 17. Stephane M'Bia yang dengan cerdik melewati dua pemain belakang Madrid namun bola yang diumpankan kepada Mamadou Niang dapat dipotong dengan cekatan oleh Iker Casillas.

Sejak itu Madrid lambat laun mulai bangkit dan menciptakan sejumlah peluang. Kedua tim saling berbalas menyerang.

Tercatat Kaka, Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo mendapat kesempatan namun masih dapat digagalkan Steve Mandanda dan barisan pertahanan Marseille.

Di menit 39 Madrid mendapat peluang emas. Memanfaatkan umpan matang dari Guti, Benzema melepaskan overheadkick dan hanya melengceng tipis di atas mistar yang Steve Mandanda. Skor bertahan sampai turun minum.

Di babak kedua Madrid langsung tampil menggebrak. Setelah mendapat sejumlah peluang Madrid akhirnya berhasil membuka keunggulan melalui gol Ronaldo di menit 58.

Menerima umpan terobosan dari Pepe, Ronaldo melepaskan tendangan kaki kiri yang bersarang di gawang Mandanda.

Setelah sukses membuka angka, Madrid semakin di atas angin. Marseille harus bermain dengan 10 orang sejak menit 60 setelah Diawara mendapat kartu kuning kedua karena mengganjal Ronaldo di dalam kotak penalti.

Selain mengusir Diawara, Wasit juga memberikan penalti kepada Madrid. Dan Kaka yang menjadi algojo tanpa kesulitan menyarangkan bola.

Unggul jumlah pemain, Madrid semakin menjadi-jadi. Ronaldo berhasil menuntaskan kerjasama apik antara Ia, Kaka dan Benzema untuk mencetak gol ketiga Madrid di menit 64.

Di menit 70 pendukung Madrid dibuat cemas dengan Ronaldo yang tampak mendapat cedera. Ia pun ditarik keluar dan digantikan Gonzalo Higuain.

Selanjutnya Madrid terus menggempur pertahanan Marseille. Sedangkan tim tamu yang sudah kalah jumlah pemain memilih untuk bertahan total dan menumpuk kekuatan di daerah pertahanannnya sendiri. Skor bertahan sampai pertandingan berakhir.



Susunan pemain
Madrid: Casillas, Pepe, Sergio Ramos (Garay '72), Gago, Kaka ('78), Ronaldo (Higuain '70), Benzema, Marcelo, Guti, Albiol, Xabi Alonso.

Marseille: Mandanda, Taiwo, Cheyrou, Lucho, Niang ('87), Mbia, Abriel (Rodriguez '62), Heize, Diawara, Morientes (Brandao '63), Bonnart.


PORTO SIKAT ATELTICO
Porto mampu memuaskan para pendukungnya di stadio Dragao. Mereka sukses meraih poin penuh setelah mengatasi Atletico Madrid dengan skor 2-0.

Hasil tersebut membuat Porto kini berada di posisi kedua klasemen Grup D dengan mengumpulkan tiga poin pertamanya dari dua laga. Sedangkan Atletico baru mengemas satu poin dan harus puas berada di posisi buncit.

Saat laga di Dragao Stadium, baik Porto dan juga Atletico sama-sama kesulitan untuk melakukan serangan. Shot on goal pertama dimiliki oleh Porto di menit ke-10 lewat Mariano Gonzalez namun masih melambung.

Sedangkan peluang dimiliki oleh Atletico di menit ke-19. Sergio Aguero mencoba memanfaatkan kelemahan lini belakang lawan sebelum melepaskan tembakan namun masih dapat digagalkan oleh kiper Helton.

Pada menit ke-43, Falcao menyodorkan bola kepada Mariano Gonzales dan berhasil menjebol gawang Atletico. Namun gol tersebut dianulir wasit karena dia lebih dulu tertangkap off side.

Di babak kedua, Atletico menambah tekanan. Pada menit ke-51, sebuah serangan dilakukan oleh Diego Forland dan Aguero ke Ujfalusi. Namun tembakan bek Atletico ini masih dapat digagalkan oleh Helton.

Satu menit kemudian giliran Juanito mengancam. Sayang sundulannya memanfaatkan sepak pojok masih berada di atas gawang. Namun Porto juga tidak tinggal diam dan mencoba balik menyerang.

Pada menit ke-63, sebuah peluang dimiliki oleh Porto tapi tendangan bebas Bruno Alves masih dapat ditip ke atas gawang oleh David de Gea. Kiper pengganti ini juga sempat menggagalkan tendangan Guarin.

De Gea masih harus bekerja keras untuk menggagalkan peluang Fernando Belluschi. Namun gawangnya Atletico akhirnya kebobolan juga oleh Falcao guna membawa Porto unggul 1-0 di menit ke-75.

Unggul 1-0 membuat Porto semakin bersemangat menekan. Pada menit ke-82, Rolando membuat tuan rumah unggul menjadi 2-0 setelah memanfaatkan bola pantul setelah sundulan Bruno Alves mengenai tiang gawang.

Sementara Atletico gagal menghadirkan serangan berbahaya menjelang akhir pertandingan. Skor 2-0 bagi Porto tetap tidak berubah hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Susunan Pemain:

Porto: 1-Helton; 13-Fucile, 14-Rolando, 2-Bruno Alves, 15-Alvaro Pereira; 7-Fernando Belluschi, 20-Tomas Costa (6-Fredy Guarin 67), 3-Raul Meireles; 11-Mariano Gonzalez (8-Diego Valeri 90+1), 9-Falcao (19-Ernesto Farias 88), 12-Hulk.

Atletico Madrid: 13-Roberto (43-David De Gea 26); 17-Tomas Ujfalusi, 22-Pablo Ibanez, 16-Juanito, 21-Luis Perea; 9-Jurado (19-Jose Antonio Reyes 79), 12-Paulo Assuncao, 23-Cleber Santana, 20-Simao Sabrosa (11-Maxi Rodriguez 70); 10-Sergio Aguero, 7-Diego Forlan

Hasil liga inggris pekan ke-7 - 26 september 2009, Chelsea tumbang,MU dan Liverpool menang

MU pimpin klasemen setelah chelsea tersingkir di tangan wigan..
liverpool mengintip di tempat ketiga..

Fulham 0 - 1 Arsenal
Robin van Persie (52)

Blackburn Rovers 2 - 1 Aston Villa
David Dunn (88) Gabriel Agbonlahor (3)
Christopher Samba (24)

Wigan Athletic 5 - 2 Chelsea
Hugo Rodallega (53) Didier Drogba (47)
Hugo Rodallega (53) Didier Drogba (47)
Paul Scharner (90)
Titus Bramble (16)
Titus Bramble (16)

Stoke 0 - 2 Manchester United
Dimitar Berbatov (62)
John O'Shea (77)

Liverpool 6 - 1 Hull
Steven Gerrard (61) Marcio Geovanni (15)
Fernando Torres (47)
Fernando Torres (28)
Fernando Torres (12)
Ryan Babel (90)
Ryan Babel (88)

Birmingham City 1 - 2 Bolton Wanderers
Kevin Phillips (84) Tamir Cohen (10)
Chung-yong Lee (86)

Tottenham Hotspur 5 - 0 Burnley
Robbie Keane (87)
Robbie Keane (77)
Robbie Keane (74)
Robbie Keane (18)
Jermain Jenas (33)

Portsmouth 0 - 1 Everton
Louis Saha (42)


MU KE PUNCAK

Manchester United untuk pertama kalinya di musim ini menduduki tampuk klasemen sementara Liga Inggris setelah anak-anak Old Trafford mengalahkan Stoke City 2-0 di Britannia Stadium, Sabtu (26/9/2009) malam WIB.

Puncak klasemen direbut MU juga dikarenakan Chelsea di saat bersamaan menyerah 1-3 dari tuan rumah Wigan Athletic. Itulah kekalahan pertama The Blues setelah memenangi enam pertandingan pertamanya di era manajer Carlo Ancelotti.

Kedua tim sama-sama memiliki 18 poin dari jumlah pertandingan yang sama, namun MU unggul sedikit dalam selisih gol. 'Setan Merah' memasukkan 17 gol dan kemasukan enam, sedangkan Chelsea mencetak 16 gol dan kebobolan enam.

Dimitar Berbatov menjadi pembuka jalan untuk kemenangan MU atas Stoke. Gol dari kaki striker Bulgaria itu mengakhiri deadlock selama satu jam.

Di menit 62 Darren Fletcher mengirim umpan terobosan ke sisi kiri kotak penalti Stoke, mengarahkannya pada Ryan Giggs. Begitu menerima bola, winger veteran itu langsung mengoper ke tengah dan Berbatov dengan mudah menceploskannya ke gawang Thomas Sorensen, walaupun diapit dua bek lawan.

Gol tersebut membuat MU tampak lebih tenang dalam melanjutkan dominasi permainan dan serangannya. Hasilnya, di menit 77 skuad Sir Alex Ferguson berhasil menambah gol dari sebuah set piece.

Dari tendangan bebas Giggs di sektor kiri pertahanan Stoke, John O'Shea berhasil menyundul bola dan menggetarkan jala Sorensen. Bek asal Republik Irlandia itu mengubah skor menjadi 2-0, sekaligus mencetak gol pertamanya dalam dua setengah tahun.

Susunan pemain
Stoke City: Thomas Sorensen, Abdoulaye Faye, Ryan Shawcross, Danny Collins, Robert Huth, Dean Whitehead (James Beattie 72), Glenn Whelan, Rory Delap, Liam Lawrence (Danny Pugh 86), Dave Kitson (Tuncay Sanli 72), Matthew Etherington

Man Utd: Ben Foster, Nemanja Vidic, Rio Ferdinand, Patrice Evra, John O'Shea, Paul Scholes (Michael Carrick 81), Darren Fletcher, Nani (Ryan Giggs 56), Antonio Valencia, Wayne Rooney (Michael Owen 80), Dimitar Berbatov


CHELSEA KALAH
Wigan - Catatan raihan poin sempurna yang ditorehkan Chelsea sejak awal musim terhenti sudah. Diwarnai dengan diusirnya, Peter Cech, The Blues menyerah dari tuan rumah Wigan 1-3.

Hasil ini membuat posisi puncak klasemen sementara Liga Inggris yang dalam beberapa pekan terakhir dimiliki Chelsea berpindah ke Manchester United yang di saat bersamaan menekuk Stoke City 2-0. 'Si Biru' melorot ke posisi dua karena kalah selisih gol.

Dalam pertandingan di DW Stadium, Sabtu (26/9/09) Chelsea tertinggal lebih dulu melalui gol Titus Bramble di menit 16. Skor bertahan sampai turun minum.

Chelsea berhasil mencetak gol penyeimbang di menit 47 melalui aksi Drogba yang berhasil menyelesaikan umpan mendatar dari Florent Malouda.

Namun lima menit berselang pendukung tuan rumah kembali bersorak riang setelah wasit Philip Dowd menghadiahi tuan rumah tendangan penalti. Dalam insiden itu Peter Cech dikeluarkan karena dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Rodallega.

Rodallega yang bertindak sebagai eksekutor tanpa kesulitan menaklukkan Henrique Hilario yang masuk menggantikan Malouda.

Namun penderitaan Chelsea rupanya belum berakhir. Paul Scharner sukses menambah angka bagi Wigan di menit 90 untuk mengunci kemenangan tuan rumah menjadi 3-1. Hasil ini bertahan sampai pertandingan berakhir.


Susunan pemain

Wigan: Kirkland, Melchiot, Boyce, Bramble, Figueroa, Thomas, Rodallega, Diame, N'Zogbia, Scharner, Scotland (King '85)

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Essien, Mikel (Belleti 45') , Malouda (Hilario '52), Lampard, Drogba, Anelka,


TORRES HATTRICK
Liverpool sukses membenamkan Hull City dengan skor telak 6-1, Sabtu(26/9/2009) malam WIB. Tiga gol Fernando Torres mewarnai pesta gol The Reds itu.

Dalam laga yang dihelat di Anfield, Torres mencetak gol-golnya tersebut pada menit 12, 28 dan 47. Hat-trick Torres itu membawa dirinya untuk sementara memimpin daftar topskorer Liga Inggris dengan total delapan gol.

Tiga gol Liverpool lainnya diciptakan oleh Steven Gerrard dan dua gol borongan Ryan Babel. Gol hiburan bagi Hull City dilesakkan Geovanni.

Dengan hasil ini, 'Si Merah' untuk sementara tetap berada di posisi ketiga klasemen dengan 15 poin dari tujuh laga. The Tigers terpuruk di urutan ke-19 dengan empat poin.

Jalannya pertandingan

Dua menit laga berjalan, Torres sudah dapat peluang meneruskan umpan terobosan Gerrard. Tapi, kiper Hull, Myhill, bergerak lebih cepat untuk mengamankan bola.

Torres membuka keunggulan timnya pada menit ke-12. Diawali crossing datar Albert Riera dari sisi kiri, bola pun diterima Torres. Dengan sekali kontrol, Torres dengan kaki kirinya menempatkan bola di tiang jauh gawang Hull.

Tiga menit berselang, Hull menyamakan kedudukan. Adalah Geovanni yang menjebol gawang Pepe Reina memanfaatkan bol hasil umpan sundulan Jan Venegoor of Hesselink di dalam kotak penalti yang gagal disapu dengan baik oleh Martin Skrtel.

Lucas pada menit ke-22 berkesempatan untuk mencetak gol. Namun tendangannya memaksimalkan umpan Insua masih terlalu lemah dan mudah ditangkap Myhill.

Liverpool kembali unggul pada menit ke-28, lagi-lagi melalui Torres. Setelah mendapat umpan Benayoun, Torres pun mengecoh tiga pemain Hull untuk kemudian dengan sontekan kaki kanannya menceploskan bola.

Di menit ke-40 Kuyt berpeluang untuk membawa Liverpool menjauh, namun sepakannya dari jarak dekat masih mengarah tepat ke pelukan Myhill. Skor 2-1 pun bertahan hingga babak pertama berakhir.

Torres menciptakan hat-trick pertamanya musim ini ketika babak kedua baru berusia dua menit. Lolos dari jebakan offside, ia berlari ke arah kotak penalti Hull. Setelah menipu seorang bek lawan, pemain berjulukan 'El Nino' ini melepaskan tendangan keras dengan kaki kirinya untuk merobek jala Myhill.

Di menit ke-57 Torres nyaris mencetak gol keempatnya andai saja sundulannya di dalam kotak penalti tak melayang di atas mistar gawang Hull.

Di menit ke-60, Gerrard memaksa Myhill memungut bola untuk keempat kalinya dalam laga ini. Sebuah tendangan melengkung dari sisi kanan pertahanan Hull merangsek masuk ke pojok kiri atas gawang Myhill.

Andriy Voronin gagal melesakkan gol pada menit ke-79 setelah tendangannya di dalam kotak penalti masih tak menemui sasaran. Begitu pun Riera tiga menit kemudian setelah tendangan kaki kiri melengkungnya masih melebar dari gawang Hull.

Glen Johnson pada menit ke-86 masih gagal menambah gol bagi Liverpool setelah tendangannya di dalam kotak penalti masih berada di menyamping.

Gol kelima pun hadir tiga menit jelang laga usai lewat Babel. Meneruskan umpan Kuyt dari sayap kiri, dengan sontekan kaki kanannya dengan mudah Babel menempatkan bola ke jala Myhill.

Di masa injury time, Liverpool menggenapkan kemenangannya jadi 6-1. Tendangan keras Riera di dalam kotak penalti membentur badan Babel dan Myhill yang berusaha menepis bola tak mampu mencegahnya.

Susunan pemain:

Liverpool: Reina, Insua, Carragher, Skrtel, Johnson, Leiva, Gerrard (Mascherano 73'), Benayoun (Voronin 76'), Riera, Kuyt, Torres (Babel 67').

Hull: Myhill, McShane, Sonko, Cooper, Dawson, Geovanni (Altidore 82'), Boateng, Kilbane (Marney 66'), Hunt, Hesselink (Cousin 63'), Ghilas


POMPEY MASIH MEMBLE
Sudah tujuh pertandingan dilakoni, belum satu poin pun diraih Portsmouth. Di laga terakhirnya, Sabtu (26/9/2009) malam WIB, anak-anak Pompey ditundukkan Everton 0-1 di kandang sendiri.

Portsmouth kehilangan angka lagi oleh gol tunggal Louis Saha tiga menit menjelang turun minum. Striker Prancis itu menaklukkan kiper David James lewat tendangan datar yang membungkam publik Fratton Park.

Perjuangan Portsmouth untuk menyamakan kedudukan selalu kandas di penyelesaian akhir. Yang paling dramatis adalah ketika sundulan keras Hassan Yebda di menit-menit terakhir masih bisa dihalau oleh seorang pemain Everton dari garis gawang.

Kekalahan ini membuat Pompey "setia" di dasar klasemen sementara. Dalam kondisi ini biasanya manajer akan dalam tekanan. Paul Hart, yang sudah memimpin Portsmouth sejak 9 Februari 2009, harus bekerja lebih keras lagi untuk memperbaiki performa tim asuhannya, jika tak ingin posisinya diutak-atik lagi oleh sang pemilik klub, Sulaiman Al Fahim.

Sementara itu Everton memetik kemenangan tandang pertamanya di musim ini setelah dua yang pertama selalu kalah. Skuad arahan David Moyes ini telah mengantongi sembilan angka dari enam pertandingan.

Susunan pemain
Portsmouth: David James, Marc Wilson, Younes Kaboul, Aaron Mokoena (Hassan Yebda 73), Tal Ben-Haim, Anthony Vanden Borre, Kevin-Prince Boateng, Jamie O'Hara, Michael Brown (Nwankwo Kanu 82), Tommy Smith (Danny Webber 90), Aruna Dindane

Everton: Tim Howard, Sylvain Distin, Joseph Yobo, Leighton Baines, Johnny Heitinga, Marouane Fellaini, Tim Cahill, Jack Rodwell, Steven Pienaar (Diniyar Bilyaletdinov 60), Leon Osman (Tony Hibbert 75), Louis Saha (Jo 90)

Hasil seri a pekan ke 4 , Juve,inter,milan,roma menang..H

HNapoli 0 - 0 Udinese
Juventus 2 - 0 Livorno
Cagliari 1 - 2 Internazionale
Chievo Verona 3 - 1 Genoa
Sampdoria 4 - 1 Siena
Bari 4 - 1 Atalanta
Catania 1 - 1 Lazio
AC Milan 1 - 0 Bologna
Parma 1 - 0 Palermo
AS Roma 3 - 1 Fiorentina

MILAN ATASI BOLOGNA
AC Milan menang atas Bologna 1-0 lewat gol tunggal Clarence Seedorf. Sementara Sampdoria memimpin klasemen Seri A setelah mengalahkan Siena 4-1.

Pada laga di San Siro, Minggu (20/9/2009), Milan mampu mengamankan tiga poin. Pelatih Leonardo patut berterima kasih kepada Seedorf yang mencetak gol kemenangan di menit ke-75.

Hasil tersebut membuat I Rossoneri berada di posisi kedelapan dengan mengumpulkan tujuh poin. Sementara pimpinan klasemen Seri A sementara diambil alih oleh Sampdoria.

Il Samp baru saja memetik kemenangan besar 4-1 atas Siena di Stadio Ferraris. Marco Padalino menyumbangkan dua gol dan gol lainnya dicetak oleh Angelo Palombo dan Daniele Mannini.

Kini Sampdoria mengumpulkan 12 poin atau sama dengan Juventus. Namun Il Samp unggul dalam selisih gol dari skuad besutan Ciro Ferrara sehingga mereka berhak memimpin klasemen.

Sementara Genoa tetap berada di posisi keempat setelah dikalahkan Chievo 1-3. Sedangkan Lazio hanya meraih satu poin setelah ditahan seri 1-1 oleh tuan rumah Catania


JUVE PIMPIN KLASEMEN

Juventus masih memperpanjang rekor 100 persen kemenangannya. Kemenangan 2-0 atas Livorno membuat Bianconeri belum terkalahkan di musim ini.

Dua gol Juve dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Vincenzo Iaquinta dan Claudio Marchisio. Hasil itu membuat skuad besutan Ciro Ferrara memimpin klasemen dengan 12 poin.

Pada laga di Olimpico, Turin, Minggu (20/9/2009) dinihari WIB, Livorno punya peluang lebih dulu. Namun Francesco Tavano gagal memanfaatkan peluangnya sebelum digagalkan Buffon.

Setelah itu Juve mulai balik menekan. Mauro German Camoranesi mencoba mengancam gawang Livorno namun masih gagal setelah tendangannya masih melebar.

Meski demikian, Camoranesi berperan penting tercipta gol pertama bagi Juve. Ia melepaskan crossing kotak penalti sehingga disambut oleh Iaquinta dengan sundulan di menit ke-8.

Tertinggal 0-1 membuat Livorno mencoba bangkit namun Buffon mampu menggagalkan usaha Antonio Candreva. Sementara usaha David Trezeguet menekan gawang Livorno masih melebar.

Juve justru semakin unggul atas tamunya ini. Claudio Marchisio membuat Juve unggul 2-0 setelah menyelesaikan dengan baik umpan passing Camoranesi di menit ke-30.

Livorno masih mencoba memberikan perlawanan. Namun Buffon masih terlalu tangguh di bawah mistar gawang setelah menggagalkan peluang Cristiano Lucarelli dan juga Francesco Tavano.

Sementara Trezeguet gagal memperbesar kemenangan La Vecchia Signora setelah tendangan tertahan tiang gawang. Satu lagi peluang striker Prancis ini berada di atas mistar gawang.

Livorno masih sempat memberikan tekanan. Namun skor 2-0 bagi kemenangan Juve tetap tidak tergoyahkan hingga wasit meniupkan peluit panjang.

Sementara di pertandingan lainnya Napoli dan Udinese bermain imbang tanpa gol.

Susunan Pemain :

Juventus: Buffon; Grygera, Grosso, Chiellini, Legrottaglie; Poulsen, Camoranesi (Marrone 72), Marchisio; Giovinco (De Ceglie 60); Trezeguet (Amauri 80), Iaquinta

Livorno: De Lucia; Miglionico, Diniz, Pieri, Moro; Mozart (A Filippini 46), Raimondi, Pulzetti; Candreva; Lucarelli (Danilevicius 62), Tavano (Cellerino 69)


INTER MENANG, MAURINHO KARTU MERAH
Diego Milito mencetak dua gol saat membawa Inter Milan mengatasi Cagliari 2-1. Namun pelatih Jose Mourinho mendapat kartu merah dalam pertandingan tersebut.

Inter mendapatkan perlawanan ketat saat bertandang ke Stadio Sant'Elia, Minggu (20/9/2009). I Nerazzurri tertinggal lebih dulu setelah Cagliari mendapatkan hadiah penalti.

Wasit menunjuk titik putih setelah Douglas Maicon dinyatakan melakukan pelanggaran kepada Matri di menit ke-16. Jeda yang menjadi eksekutor akhirnya melakukan tugasnya dengan baik.

Inter sempat kesulitan menghadapi tuan rumah di babak pertama. Mourinho akhirnya melakukan pergantian di babak kedua guna mempertajam serangan skuadnya.

Hasilnya cukup mumpuni. Di menit ke-51, Milito berhasil menyamakan kedudukan setelah melakukan penyelesaian yang baik setelah menggiring bola ke kotak penalti.

Empat menit kemudian, Milito membuat Inter balik memimpin menjadi 2-1. Dia berhasil lolos dari jebakan off isde sebelum mencukil bola dari sudut sempit ke dalam gawang lawang.

Namun kemenangan Inter sedikit terganggu. Pelatih Mourinho mendapatkan kartu kuning kedua karena memprotes wasit setelah Mario Balotelli dijatuhkan pemain lawan.

Hasil 2-1 bagi kemenangan Inter tetap tak berubah hingga akhir pertandingan. Kemenangan tersebut membuat Inter berada di peringkat ketiga dengan mengumpulkan 10 poin.

Susunan Pemain :

Cagliari: Marchetti; Marzoratti, Astori, Canini, Agostini; Biondini (Lazzari 67), Conti, Dessena; Cossu (Larrivey 92), Jeda; Matri (Nene' 76)

Inter: Julio Cesar; Maicon, Cordoba, Lucio, Santon (Balotelli 46); Zanetti, Cambiasso (Thiago Motta 46) (Chivu 65), Stankovic; Sneijder; Milito, Eto'o


TOTTI INSPIRASI ROMA
- AS Roma sukses menaklukkan Fiorentina 3-1. Sang kapten Francecso Totti menjadi inspirasi kemenangan Il Lupi dengan mencetak dua gol dan satu asists.

Kemenangan ini membuat posisi Roma mulai merangkak naik ke peringkat ke-11 dengan enam poin. Ini juga adalah kemenangan kedua Roma di tangan pelatih barunya, Claudio Ranieri.

Pada laga di Olimpico, Senin (21/9/2009)dinihari, Totti mencetak gol pembuka di menit ke-27. Gol itu dicetak dari titik penalti setelah Mirko Vucinic dijatuhkan pemain lawan.

Tak beberapa lama kemudian, Totti berhasil mencetak gol dari jarak lima meter. Namun gol tersebut dianulir karena wasit melihat Il Capitano Roma ini lebih dulu off side.

Meski demikian, gol Totti di menit ke-32 tidak terbantahkan lagi. Totti yang tidak terjaga di kotak penalti sukses melepaskan tendangan keras ke dalam gawang Fiorentina.

Pada menit ke-41, Daniele De Rossi memperbesar kemenangan Roma menjadi 3-0. De Rossi sukses menyelesaikan umpan crossing cantik yang dilepaskan oleh Totti dengan sundulannya.

Sementara Fiorentina sempat memberikan perlawanan di akhir pertandingan. Pada menit ke-84, Alberto Gilardino mencetak gol ke gawang Roma setelah Perrotta gagal membuang bola liar.

Susunan Pemain :

Roma: Julio Sergio; Cassetti, Burdisso, Juan (Mexes 76), Riise; Taddei, De Rossi, Pizarro (Faty 69), Perrotta; Totti, Vucinic (Okaka 58)

Fiorentina: Frey; Comotto, Gamberini, Dainelli, Pasqual; Zanetti, Montolivo (Donadel 68); Santana (Jorgensen 61), Mutu (Jovetic 61), Marchionni; Gilardino


Hasil liga inggris 20 september 2009- Liverpool dan Arsenal Menang


Thomas Vermaelen terus mencatat performa gemilang bersama arsenal..dia mencetak 2 gol melawan Wigan, sementara torres berhasil mencetak 2 gol untuk liverpool..OWEN memenangkan MU di derby Manchester..Sedangkan Chelsea Terus Melaju

Chelsea 3 -0 Tottenham Hotspur

Wolverhampton - - - Fulham

Manchester United 4 - 3 Manchester City


West Ham United 2 - 3 Liverpool
Carlton Cole (45) Fernando Torres (75)
Alessandro Diamanti (29) Fernando Torres (20)
Dirk Kuyt (41)

Hull 0 - 1 Birmingham City
Gary O'Connor (75)

Bolton Wanderers 1 - 1 Stoke
Matthew Taylor (89) Dave Kitson (53)

Arsenal 4 - 0 Wigan Athletic
Cesc Fabregas (90)
Thomas Vermaelen (49)
Thomas Vermaelen (25)
Emmanuel Eboue (59)

Everton 0 - 0 Blackburn Rovers
Villa Park
Aston Villa 2 - 0 Portsmouth
Gabriel Agbonlahor (43)
James Milner (34)

Burnley 3 - 1 Sunderland
Graham Alexander (13) Darren Bent (39)
David Nugent (86)
David Nugent (67)

Arsenal memetik kemenangan besar setelah memukul Wigan Athletic 4-0. Pada pertandingan tersebut Thomas Vermaelen menyumbangkan dua gol bagi The Gunners.

Arsenal mencoba bangkit setelah dipekan sebelumnya dikalahkan oleh Manchester City. Tampil di depan para pendukungnya The Gunners sukses menang empat gol tanpa balas.

Kemenangan tersebut tentu saja mendongkrak posisi Arsenal ke peringkat keenam dengan sembilan poin. Sedangkan Wigan berada di posisi ke-13 dengan enam poin.

Pada pertandingan di stadion Emirates, Sabtu (19/9/2009), The Gunners langsung menekan. Sebuah peluang Robin Van Persie dan juga Eduardo masih belum juga tepat pada sasaran.

Sementara Emmanuel Eboue mendapatkan kartu kuning di menit ke-22. Ia mencoba memegang bola di kotak penalti saat mencoba menjangkau umpan silang Eduardo.

Namun, para suporter The Gunners akhirnya bisa bersorak. Pada menit ke-25, Vermaelen akhirnya sukses menjebol gawang Wigan lewat sundulannya memanfaatkan sebuah sepak pojok.

Arsenal masih banyak menghadirkan serangan lewat Van Persie dan Eduardo ke gawang Wigan di babak pertama. Namun sampai turun minum kedudukan tetap tak berubah 1-0 bagi Arsenal.

Babak kedua, The Gunners kembali menekan. Serangan-serangan yang dibangun oleh skuad besutan Arsene Wenger akhirnya membuahkan hasil di menit ke-49.

Vermaelen kembali menjebol gawang Wigan. Bek internasional Belgia ini dengan baik melepaskan tendangan melambung kaki kirinya setelah mendapatkan umpan dari Eboue di menit ke-49.

Pada menit ke-59 The Gunners sudah unggul 3-0. Gol ini dicetak Eduardo lewat tendangan keras kaki kanannya setelah usaha pertamanya lewat tendangan kaki kirinya mengenai tiang.

Menjelang akhir pertandingan Arsenal unggul 4-0. Gol tersebut dicetak oleh Cesc Fabregas setelah dia meneruskan umpan Nicklas Bendtner di depan gawang Wigan.

Pada pertandingan lainnya, Aston Villa juga sukses meraih poin penuh usai mengatasi Portsmouth 2-0. Gol Villa dicetak oleh James Milner dari titik penalti dan Gabriel Agbonlahor.

Susunan pemain:

Arsenal: Mannone, Sagna, Vermaelen, Gallas, Clichy, Eboue (Rosicky 73), Diaby (Ramsey 66), Fabregas, Song Billong, Eduardo (Bendtner 73), Van Persie.

Wigan: Kirkland, Boyce, Bramble, Melchiot, Figueroa, Thomas, Koumas (Scharner 57), N'Zogbia, Gomez (Scotland 57), Diame, Rodallega (Sinclair 87)



LIVERPOOL PETIK POIN PENUH
Liverpool akhirnya mengatasi West Ham United 3-2. Fernando Torres menjadi bintang kemenangan The Reds setelah mencetak dua gol ke gawang lawan.

The Reds harus bersusah payah mengatasi West Ham. Setelah West Ham sempat menahan mereka 2-2 di babak pertama akhirnya gol Torres membuat skuad besutan Rafael Benitez memenangi laga ini.

Kemenangan tersebut membuat Liverpool sementara berada di posisi ketiga klasemen LIga Inggris dengan 12 poin. Sedangkan The Hammer berada di posisi ke-14 dengan empat poin.

Pada pertandingan di Upton Park, Sabtu (19/9/2009) West Ham United langsung menekan. Sebuah peluang dimiliki Zavon Hines namun sepakannya mengenai tiang sebelum diamankan oleh Pepe Reina.

Namun, The Kop mencoba bangkit. Sebuah serangan dibangun Insua dan peluang dimiliki Yossi Benayoun. Namun tendangannya terlalu lemah sehingga dapat diamankan kiper Robert Green.

Sementara tercatat dua peluang yang dimiliki oleh Torres masih melebar. Meski demikian striker internasional Spanyol ini akhirnya mampu juga menjebol gawang West Ham di menit ke-20.

Ia membawa bola dari sayap kiri menusuk ke kotak penalti. Meski sempat dibayang-bayangi pemain lawan namun Torres mampu menjebol gawang West Ham leat tendangan kaki kanannya.

Namun pada menit ke-28 West Ham mendapatkan hadiah penalti. Wasit menyatakan Jamie Carragher melakukan pelanggaran kepada Hines di kotak penalti dan memberikannya kartu kuning.

Sementara Alessandro Diamanti yang menjadi eksekutor akhirnya melakukan tugasnya dengan baik. Sementara Reina terkecoh sehingga bola mulus menembus gawangnya dan skor menjadi 1-1.

Namun Dirk Kuyt membuat Liverpool unggul 2-1 di menit ke-41. Ia menjebol gawang Green setelah meneruskan bola di depan gawang hasil sundulan Steven Gerrard yang menyambut sebuah sepak pojok.

Meski demikian West Ham dapat menyamakan kedudukan. Adalah Carlton Cole yang sukses menaklukkan Reina lewat sundulannya setelah menyambut sepak pojok di akhir babak pertama.

Di babak kedua, pertandingan berlangsung cukup alot. Kedua tim sama sama mencoba saling menyerang. Namun Liverpool akhirnya yang mampu kembali memimpin di menit di menit ke-75.

Torres kembali menjebol gawang West Ham. Ia memanfaatkan sebuah crossing Ryan Babel sebelum menyambutnya dengan sundulan kerasnya ke kiri bawah gawang West Ham.

Pertandingan masih tetap berjalan ketat. Namun hingga akhir pertandingan tak ada gol lagi yang masuk ke dalam gawang dan skor 3-2 bagi Liverpool bertahan hingga akhir pertandingan.

Susunan pemain :

West Ham: Green, Upson (Gabbidon 25), Ilunga, Tomkins, Parker, Noble, Faubert, Behrami (Kovac 27), Cole, Alessandro Diamanti (Dyer 65), Hines

Liverpool: Reina, Johnson, Insua, Carragher, Skrtel, Gerrard, Benayoun (Aurelio 85), Mascherano, Lucas, Torres (Riera 90+2), Kuyt (Babel 60)

CHELSEA SUKSES

Chelsea akhirnya menang telak 3-0 atas Tottenham Hostpur. Kemenangan tersebut membuat The Blues tetap kokoh di puncak klasemen Premier League.

Chelsea masih membuktikan bahwa mereka masih tetap perkasa dari Spurs. Tiga gol Chelsea di laga ini masing-masing dicetak oleh Ashley Cole, Michael Ballack dan Didier Drogba.

Hasil ini membuat The Blues masih memimpin klasemen dengan meraih 18 poin atau unggul tiga poin dari Manchester United. Sementara Spurs berada di posisi keempat dengan 12 poin.

Pada pertandingan di Stamford Bridge, Minggu (20/9/2009), Chelsea membuka peluang untuk meraih poin penuh. Hingga turun minum skuad besutan Carlo Ancelotti ini masih memimpin 1-0.

Gol tersebut terjadi di menit ke-32. Cole dengan baik menjebol gawang Spurs dengan sundulannya setelah menyambut crossing rendah dari Didier Drogba.

Meskipun sering melakukan serangan namun skor 1-0 bertahan hingga turun minum. The Blues baru menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Michael Ballack di menit ke-58

Berawal dari usaha Drogba melepaskan tendangan namun digagalkan oleh Cudicini. Bola lepas disambut Frank Lampard dan diteruskan ke Ballack sebelum diselesaikan menjadi gol.

Pertandingan tersebut sempat terhenti beberapa menit setelah Sebastien Bassong terjatuh setelah berbenturan dengan Anelka. Ia akhirnya mendapatkan perawatan medis dan ditarik keluar.

Sementara di kubu Chelsea, Drogba harus ditandu keluar. Striker Chelsea ini merasa sakit pada kakinya saat melepaskan tendangan ke gawang Spurs saat mendapatkan umpan dari Anelka.

Chelsea masih terus melancarkan serangan. Sebuah peluang Salomon Kalou masih mengenai tiang gawang sebelum membentur tubuh Cudicini di saat pertandingan memasuki menit ke-88.

Di akhir pertandingan Peter Croch yang masuk menjadi pemain pengganti sempat menjebol gawang Cech. Namun gol itu dianulir karena wasit menganggapnya telah lebih dulu off side.

Susunan Pemain:

Chelsea: Cech, Bosingwa, Carvalho, Terry, Ashley Cole, Ballack (Mikel Obi 63), Essien, Lampard, Malouda, Anelka (Borini 90), Drogba (Kalou 85).

Tottenham: Cudicini, Corluka, King (Hutton 48), Bassong(Kranjcar 82), Assou-Ekotto, Lennon, Jenas, Huddlestone, Palacios, Defoe (Crouch 67), Keane.


MU MENANGI DERBY
Manchester United akhirnya memenangi laga seru derby Manchester. Gol Michael Owen di akhir pertandingan membawa MU menaklukkan Manchester City 4-3.

MU harus bekerja keras untuk meraih poin penuh setelah mendapatkan perlawanan ketat dari City. Namun The Red Devils akhirnya keluar sebagai pemenang setelah terjadi tujuh gol di Old Trafford.

Owen menjadi pahlawan kemenangan bagi MU setelah Darren Fletcher mencetak dua gol dan satu gol lagi dari Wayne Rooney. Sedangkan di kubu City dua gol disumbangkan oleh Craig Bellamy dan satu gol dari Gareth Barry.

Kemenangan dalam derby Manchester tersebut membuat MU sementara berada di puncak klasemen Premier League dengan mengumpulkan 15 poin. Sedangkan City yang sebelumnya belum pernah kalah, berada di posisi kelima dengan 12 poin.

Pada laga di Old Trafford, Minggu (20/9/2009), MU sudah unggul lebih dulu saat pertandingan baru berjalan dua menit. Rooney dengan tenang menceploskan bola ke gawang City setelah mendapatkan umpan dari Patrice Evra.

Sedangkan di menit ke-13, Dimitar Berbatov mencoba melepaskan tendangan lambungnya dari luar kotak penalti. Namun usaha striker internasional Bulgaria ini masih melambung di atas mistar gawang.

Pada menit ke-16, Gareth Barry menyamakan kedudukan. Berawal dari Tevez mendapat bola dari Ben Foster di sisi kanan kotak penalti. Bola diumpan ke Gareth Barry dan diteruskan gawang MU yang sudah tanpa kiper.

Sementara Rio Ferdinand tampaknya tidak menyadari datang Tevez yang mencoba merebut bola dari Foster. Sementara Nemanja Vidic yang ada di depan gawang gagal menjangkau bola yang dilepaskan oleh Barry.

Para pemain MU tampak kesulitan untuk melakukan serangan di kotak penalti lawan. Para pemain City cukup disiplin mengamankan pertahanannya. Sementara Tevez dan Craig Bellamy terus mencoba menggedor pertahanan MU.

Pada menit ke-37, sebuah usaha dilakukan oleh Ryan Giggs lewat tendangan bebasnya ke kotak penalti City. Namun Berbatov belum dapat memanfaatkan kesemptan itu sundulannya masih berada di atas mistar gawang.

Sebuah peluang emas di miliki oleh Tevez di menit ke-44 setelah mendapatkan bola ke di depan gawang. Namun mantan pemain MU ini masih kurang beruntung setelah bola hasil sepakannya tertahan tiang gawang.

Menjelang akhir pertandingan City masih menekan namun sepakan Lescott setelah mendapatkan bola pantul dari hasil tendangan bebas, masih melambung di atas gawang MU. Skor tetap tak berubah 1-1

Di awal babak kedua, MU kembali memimpin. Darren Fletcher berhasil menjebol gawang City lewat sundulannya setelah memanfaatkan crossing Giggs di menit 49. Fans MU di Old Trafford bersorak menyambut gol itu

MU terus menekan sebuah usaha Giggs lewat tendangannya masih dapat digagalkan Given dengan tangannya. Namun City mampu melakukan serangan cepat dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit ke-52.

Setelah mendapatkan umpan dari Tevez, Bellamy mencoba menekan dari sisi kiri luar kotak dan akhirnya melepaskan tendangan lambung ke gawang MU. Sedangkan Fosters sudah tak kuasa untuk menjangkaunya.

Serangan-serangan masih terus diusahankan oleh para pemain MU. Sebuah sepakan Park Ji Sung masih meleset dari target, sedangkan sundulan keras Berbatov hasil sepak pojok masih dapat dibendung Given.

Pada menit ke-68, kembali sundulan Berbatov masih dapat digagalkan kiper City. Given pantas mendapatkan acungan jempol kini tendangan Giggs yang berhasil digagalkannya dan hanya menjadi sepak pojok.

Di menit ke-77, Alex Ferguson menggantikan Berbatov dengan Michael Owen. MU akhirnya unggul 3-2 dan Fletcher kembali mencetak gol lewat sundulannya setelah menyambut tendangan bebas Giggs.

Anderson sempat mengancam gawang City. Namun City kembali menyamakan kedudukan setelah Bellamy menjebol gawang MU. Ia dengan cepat membawa bola tersebut ke kotak penalti dan melepaskannya dari sudut sempit.

Gol tersebut berawal dari blunder yang dilakukan oleh Ferdinand yang mencoba mencukil bola melewati Bellamy. Namun bola malah didapat oleh Bellamy dan dengan cepat pemain tersebut menusuk ke pertahanan MU.

Luar biasa, Owen akhirnya menjadi pahlawan bagi MU. Setelah mendapatkan bola dari Giggs, Owen yang masuk sebagai pemain pengganti, dengan cepat menceploskan bola menaklukkan Given di saat waktu sudah memasuki injury time.

Susunan pemain:

MU: Foster, O'Shea, Ferdinand, Vidic, Evra, Park (Valencia 62), Anderson (Carrick 90), Fletcher, Giggs, Berbatov (Owen 77), Rooney

City: Given, Richards, Lescott, Toure, Bridge, Wright-Phillips, Barry, De Jong (Petrov 83), Ireland, Bellamy, Tevez


Jadwal dan Prediksi Liga Itaia 2009/2010 - Milan siap bangkit lagi, kalahkan Bologna

JADWAL LIGA ITALIA
Senin, 21/09/2009
Stadio Olimpico
AS Roma - - - Fiorentina


Minggu, 20/09/2009
Stadio Angelo Massimino
Catania - - - Lazio
San Siro
AC Milan - - - Bologna
Stadio San Elia
Cagliari - - - Inter
Stadio Marc Antonio Bentegodi
Chievo - - - Genoa
Stadio Luigi Ferraris
Sampdoria - - - Siena
San Nicola
Bari - - - Atalanta
Stadio Ennio Tardini
Parma - - - Palermo
Stadio Olimpico Grande Torino
Juventus - - - Livorno


Sabtu, 19/09/2009
San Paolo
Napoli - - - Udinese

JUVE VS LIVORNO
Akhir pekan ini, Juventus akan terjun ke Seri A dengan kondisi pincang usai sejumlah pemain absen akibat cedera. Namun, allenatore Ciro Ferrara tidak khawatir dengan keadaan yang tengah menimpa pasukannya.

Juventus akan menjamu tim papan bawah Livorno dalam laga lanjutan Seri A, Minggu (20/9/2009) dinihari WIB. Sang tamu merupakan lawan yang selalu ditaklukkan Bianconeri dalam empat perjumpaan terakhir.

Dalam dua perjamuan terakhir, Juve menang masing-masing dengan skor 3-0 dan 5-1.

Itu artinya Livorno di atas kertas merupakan lawan yang bisa ditaklukkan La Vecchia Signora. Namun, jalan untuk mewujudkan ambisi itu cukup terjal.

Pasalnya, Juve akan melakoni laga ini dengan kondisi pincang. Di antara pemain yang absen terdapat Diego yang menjadi nyawa permainan tim Zebra sejauh ini. Tanpa Diego, Juve ditahan Bordeaux 1-1 di Liga Champions tengah pekan lalu.

"Saya tidak khawatir dengan cedera yang melanda kami. Kondisi ini saya ambil aspek positifnya. Para pemain cadangan selalu siap ketika mereka diperlukan," tukas Ferrara seperti dilansir dari ESPNSTAR.com.

"Saya berharap kami bisa tampil lebih garang dan tidak mempedulikan posisi Livorno di klasemen sementara saat ini," lanjut pelatih Juve sejak akhir musim lalu itu.

Dalam kondisi pincang, Ferrara mengingatkan pasukannya bahwa poin penuh merupakan wajib hukumnya. "Kami tak boleh kehilangan poin. Sebab, musim lalu kami sering sekali mengalami hal ini," tuntasnya


MILAN VS BOLOGNA
Sempat ciamik di awal musim, performa AC Milan melempem sesudahnya. Kini ketika Rossoneri sedang berada dalam kondisi mental yang tinggi, momentum bagus tak ingin mereka lewatkan.

Milan akan menjamu Bologna dalam lanjutan kompetisi Seri A pada Minggu (20/9/09) waktu setempat. Massimo Ambrosini dkk tentu membidik poin penuh guna memperbaiki peringkatnya di klasemen sementara yang terseok di urutan 10.

Dalam laga itu Milan akan mendapat suntikan moral berharga pasca sukses membekuk tuan rumah Marseille 2-1 di ajang Liga Champions pada tengah pekan ini.

Filippo Inzaghi, pemain yang memborong sepasang gol Diavolo Rosso di laga tersebut berharap timnya dapat melanjutkan momentum bagus dengan meraih kemenangan dari Bologna.

Ia tidak mau Milan kembali tampil angin-anginan seperti saat dihantam Inter Milan 0-4 dan ditahan imbang Livorno tanpa gol setelah membekuk Siena 2-1 di laga perdana.

"Sekarang yang kami butuhkan adalah kesinambungan. Milan harus dapat bertahan dari hari ke hari dan dapat berkembang, " tuturnya di Sportal.it

"Kami memulai dengan bagus kemudian kami mengalami langkah mundur di laga derby dan bermain tak cukup bagus di Leghorn. Sekarang kami telah pulih dan ingin tetap di jalur ini," sambungnya.

INTER VS GENOA
Lewat kerjasama apik dan permainan kolektif Genoa berhasil menundukkan Slavia Praha di Europa League. Ditambah hasil 100% di Seri A, Rossoblu mengklaim kalau mereka lebih baik dari Inter Milan.

Dua gol yang dilesakkan Albert Zapater dan Giuseppe Sculli di paruh pertama pertandingan memberi Genoa kemenangan 2-0 saat menjamu Praha dinihari tadi. Hasil tersebut melanjutkan tiga kemenangan yang mereka raih di tiga laga perdana Seri A dan mengantar Marco Rossi dkk memuncaki klasemen sementara Seri A.

Rangkaian hasil tersebut jelas membanggakan tim besutan Gian Piero Gasperini itu. Presiden Klub, Enrico Preziosi bahkan dengan pede-nya menyebut Genoa lebih baik dibanding sang peraih scudetto, Inter Milan.

"Kemarin saya berada di San Siro, dan buat saya mereke kehilangan kerjasama permainan seperti yang kami miliki saat ini. Sacara individual kami tak punya pemain berkelas yang fenomenal, tapi kami adalah tim yang sempurna," ungkap dia di FootballItalia.

Meski mengaku puas Preziosi memperingatkan skuadnya unruk tidak cepat terlena. Namun dia juga menolak anggapan yang menyebut kalau sukses yang didapat klubnya hanya kebetulan semata atau keberuntungan di awal musim.

"Pertandingan pertama berakhir bagus, tapi apa yang sudah kami dapat tak bisa dijadikan acuan saat ini. Kami butuh untuk terus bekerja keras. Saya ingin mengarisbawahi kalau hasil yang kami dapat saat ini bukan turun begitu saja dari langit. Itu adalah hasil kerja bertahun-tahun dan juga hasil pengorganisasian," pungkas dia.

Jadwal dan Prediksi Liga Inggris 2009/2010 : DERBY MANCHESTER panas

JADWAL PEKAN KE-6 LIGA INGGRIS 2009/2010

Selasa, 22/09/2009
Stamford Bridge
Chelsea - - - Tottenham Hotspur


Minggu, 20/09/2009
Goodison Park
Everton - - - Blackburn Rovers
Molineux Stadium
Wolverhampton - - - Fulham
Old Trafford
Manchester United - - - Manchester City


Sabtu, 19/09/2009
Upton Park
West Ham United - - - Liverpool
Reebok Stadium
Bolton Wanderers - - - Stoke
KC Stadium
Hull - - - Birmingham City
Villa Park
Aston Villa - - - Portsmouth
Emirates Stadium
Arsenal - - - Wigan Athletic
Turf Moor
Burnley - - - Sunderland



CHELSEA VS TOTTENHAM
Manajer Chelsea Carlo Ancelotti mengaku kagum terhadap penampilan Tottenham Hotspur sejauh ini. Bagaimana pandangan Don Carletto tentang Spurs dan siapa pemain yang ia waspadai?

Chelsea akan menjamu Spurs Minggu (20/9/2009) malam WIB. Kemenangan selain akan memperkokoh posisi pasukan 'London Biru' di puncak klasemen sementara, juga bakal menjaga rekor 100 persen selalu meraih poin penuh.

Kesempatan untuk mewujudkan hal itu cukup terbuka. Pasalnya, Tottenham memiliki catatan kurang baik di Stamford Bridge.

The Lilywhites terakhir kali menekuk The Blues di Stamford Bridge terjadi hampir 20 tahun silam. Di Liga Primer musim lalu, kedua tim bermain imbang 1-1.

Ancelotti tak jumawa dengan fakta ini. "Sepengetahuan saya, tak ada tim yang tak terkalahkan. Chelsea juga termasuk salah satu tim itu," ujar Ancelotti seperti dikutip dari AFP.

Bahkan manajer berkebangsaan Italia itu kagum dengan pencapaian Spurs sejauh ini. "Saya menyaksikan penampilan terakhir Tottenham dan mereka memulai laga dengan sangat baik. Saya terkejut karena mereka bisa tampil sangat baik ketika menghadapi Liverpool dan Manchester United," lanjut Ancelotti.

Ada dua pemain yang mendapat perhatian khusus dari pembesut berjuluk Don Carletto itu. "Di barisan depan, Jermain Defoe adalah striker yang sangat berbahaya dan Aaron Lennon sangat cepat," tuntasnya. Ancelotti bukan orang pertama dari kubu tim London Barat yang menyatakan kekaguman kepada Spurs. Sebelumnya, para pemain Chelsea juga menyatakan pujiannya terhadap tim dari London Utara itu.


MAN U VS MAN CITY
- Meski sering terlibat perang kata-kata dan menyindir Manchester City, namun manajer Manchester United Sir Alex Ferguson masih memberikan apresiasi tinggi pada Mark Hughes.

Bagi Ferguson, Hughes merupakan murid sekaligus rival. Hughes yang ketika itu masih bermain, menjadi anak buah Ferguson di Manchester United.

Kini, Fergie dan Sparky sudah sama-sama menangani sebuah tim. "Ironis", karena sang murid saat ini menangani Manchester City, rival sekota MU.

City dengan kekuatan uangnya berusaha untuk menyaingi pencapaian MU. Sejumlah pemain bintang pun diboyong ke City of Manchester. Sebuah kebijakan yang dicibir Ferguson.

Dalam laga Liga Primer musim ini, pasukan Hughes mencatat hasil apik yakni selalu meraih kemenangan. Sementara armada Ferguson sudah pernah kalah satu kali.

Akhir pekan ini, Hughes bersama pasukan City-nya akan bertamu ke rumah Ferguson di Old Trafford. Menjelang laga itu, kedua manajer yang memiliki hubungan guru-murid itu saling melontarkan kata-kata perang urat syaraf.

Meski sempat mengatakan City merupakan tim yang congkak, namun Ferguson tidak serta merta membenci Hughes. Sir Alex masih memberikan penghormatannya kepada Sparky.

"Hughes melakukan pekerjaannya dengan luar biasa ketika menangani Blackburn. Padahal, saat itu sumber daya yang dimilikinya sangat terbatas," kata Ferguson seperti dikutip dari AFP.

"Hughes sangat memahami bahwa akan tiba waktu yang tepat bagi untuk mencari klub lain yang memiliki kekuatan dan sejarah yang lebih baik dibanding Blackburn Rovers. Kini, ia telah menghabiskan uang cukup banyak untuk belanja pemain dan ia bisa mencapai hasil maksimal," lanjut manajer asal Skotlandia itu.

Ferguson menyadari bahwa sang "murid" menghadapi tekanan yang cukup kuat di City. Pasalnya, Hughes harus menanggung beban sebagai nahkoda dari tim sarat bintang yang harus dituntut tampil sempurna di setiap waktu. Meski begitu, Sir Alex yakin bahwa Hughes mampu mengatasi semuanya.

"Anda harus menang. Itulah target yang membuat beberapa dari manajer di kompetisi ini merasa ngeri. Namun saya yakin Hughes menyadari konsekuensi tersebut," tuntasnya.

Mau Liburan ke Bali ? Paket Liburan ke Bali